ADAKITANEWS, Madiun – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun mendukung program stimulus transportasi yang diberikan pemerintah melalui Kementerian Perhubungan RI dengan menghadirkan potongan tarif sebesar 30 persen untuk perjalanan kereta api kelas ekonomi komersial selama periode liburan sekolah 2026.
Program tersebut ditujukan untuk meningkatkan mobilitas masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui sektor pariwisata, perdagangan, UMKM, pendidikan, hingga kunjungan keluarga.
Pelaksana Harian (Pelakhar) Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, melalui keterangan resmi yang disampaikan Pelakhar Manager Humas Daop 7 Madiun, Lusi Rini Hidayati, mengatakan kebijakan diskon ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memberikan kemudahan akses transportasi bagi masyarakat selama masa liburan sekolah.
“Program diskon transportasi ini merupakan bagian dari stimulus yang diberikan Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan untuk mendorong mobilitas masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi. KAI menyambut baik kebijakan tersebut dengan menyediakan tarif yang lebih terjangkau bagi pelanggan yang akan melakukan perjalanan selama liburan sekolah,” ujar Lusi.
Diskon sebesar 30 persen berlaku untuk kereta api kelas ekonomi komersial. Pemesanan tiket sudah dapat dilakukan mulai 6 Juni 2026 melalui seluruh kanal resmi penjualan KAI, termasuk aplikasi Access by KAI, untuk periode keberangkatan 20 Juni hingga 5 Juli 2026.
Sejumlah kereta api yang berangkat dari wilayah Daop 7 Madiun maupun melintasi wilayah tersebut masuk dalam program diskon, antara lain KA Malabar, Mutiara Selatan, Sancaka, Gaya Baru Malam Selatan, Singasari, Brantas, Wijayakusuma, Bangunkarta, Kertanegara, Malioboro Ekspres, Logawa, Jayakarta, Matarmaja, Pasundan, Sangkuriang, Ranggajati, Madiun Jaya, dan Majapahit.
Menurut Lusi, momentum liburan sekolah selalu menjadi salah satu periode dengan tingkat mobilitas masyarakat yang tinggi. Kondisi ini dinilai mampu memberikan dampak positif terhadap pergerakan ekonomi di berbagai daerah yang dilayani jaringan kereta api.
“Mobilitas masyarakat selama liburan sekolah diyakini akan memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata, perdagangan, pelaku UMKM, serta berbagai aktivitas ekonomi daerah yang tumbuh seiring meningkatnya kunjungan masyarakat,” jelasnya.
Ia menambahkan, jaringan layanan kereta api yang menghubungkan berbagai kota memberikan alternatif transportasi yang aman, nyaman, selamat, dan efisien. Program diskon ini juga diharapkan dapat membantu masyarakat menikmati perjalanan liburan dengan biaya yang lebih terjangkau.
Adapun syarat dan ketentuan program diskon tersebut antara lain berlaku khusus untuk kereta api ekonomi komersial, tidak dapat digabungkan dengan reduksi maupun diskon lainnya, serta tidak berlaku pada tarif khusus. Tiket yang dibeli dengan tarif diskon tetap dapat dibatalkan maupun diubah jadwalnya sesuai ketentuan yang berlaku.
KAI juga mengingatkan masyarakat untuk segera merencanakan perjalanan sejak dini karena program hanya berlaku selama kuota tiket dan tarif diskon masih tersedia.
“Melalui program ini, masyarakat dapat menikmati perjalanan yang lebih hemat selama liburan sekolah. Kami mengajak pelanggan untuk merencanakan perjalanan sejak dini dan memanfaatkan berbagai kemudahan layanan KAI untuk mendukung pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, selamat, dan tepat waktu,” pungkas Lusi.(*)











