ADAKITANEWS, Kediri – Anggota Komisi B DPRD Provinsi Jawa Timur yang juga Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Kediri, M. Hadi Setiawan atau yang akrab disapa Cak Hadi, menghadiri kegiatan Genduri Akbar dalam rangka Bersih Desa di Desa Dawung, Kecamatan Ringinrejo, Kabupaten Kediri, Sabtu (11/7/2026) malam.
Ritual adat yang menjadi agenda tahunan tersebut disambut antusias oleh ribuan warga setempat. Mereka memadati area pelataran acara dengan membawa aneka macam tumpeng sebagai ekspresi rasa syukur bersama. Geliat perekonomian di lokasi juga terasa semarak dengan hadirnya puluhan pelaku UMKM serta pedagang kaki lima yang ikut mengais rezeki.
Dalam pidato sambutannya, Cak Hadi mengutarakan bahwa Genduri Akbar ini esensinya merupakan wujud ketakwaan dan rasa terima kasih segenap elemen masyarakat kepada Allah SWT atas segala limpahan nikmat yang telah dikecap. Ia menilai adat Bersih Desa ini merupakan warisan luhur yang bernilai tinggi sehingga wajib dipertahankan oleh generasi penerus.
“Kegiatan hari ini merupakan wujud rasa syukur kita bersama kepada Allah SWT. Ini adalah ajaran leluhur yang harus selalu kita teruskan dan pelihara sebagai bentuk rasa syukur atas kemerdekaan, kebebasan, kesehatan, rezeki, serta berbagai rahmat yang telah Allah SWT berikan kepada kita,” kata Cak Hadi.
Lebih lanjut, legislator asal Kediri ini memanjatkan doa agar momen sakral ini menjadi wasilah turunnya keberkahan dan kemakmuran yang melimpah bagi seluruh penghuni Desa Dawung.
“Semoga melalui pertemuan malam ini Allah SWT menambah rahmat-Nya kepada kita semua, memberikan umur yang panjang dan bermanfaat, rezeki yang melimpah, serta penuh berkah. Semoga Allah juga menjaga Desa Dawung selalu dalam keadaan baik, dilimpahi rahmat dan rezeki, serta seluruh warganya hidup rukun,” ujarnya berharap.
Di hadapan ribuan pasang mata, Cak Hadi juga menitipkan pesan penting mengenai krusialnya merawat sendi-sendi persatuan serta kekompakan bertetangga. Ia mengingatkan apabila muncul riak perbedaan pandangan atau ketidakpuasan di tengah masyarakat, hendaknya hal tersebut diselesaikan lewat ruang dialog yang sehat dan santun guna menghindari gesekan fisik.
“Kerukunan dan kebersamaan harus selalu kita jaga. Kalau ada hal yang belum memuaskan, sampaikan dengan cara yang baik, jangan anarkis, karena yang akan merasakan kerugiannya adalah kita semua,” ucapnya memungkasi arahan.
Selain Cak Hadi, acara juga dihadiri oleh Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Kediri, Subagiyo, Kepala Desa Dawung, serta jajaran perangkat Desa hingga perwakilan Forkopimcam.(*)











