ADAKITANEWS, Jombang – Pemerintah Kabupaten Jombang melalui Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) resmi membuka pendaftaran Seleksi Pemuda Pelopor Tahun 2026. Ajang tahunan ini dijadwalkan berlangsung mulai 8 Juni hingga 9 Juli 2026 mendatang sebagai wadah bagi generasi muda yang memiliki inovasi, dedikasi, dan karya nyata yang bermanfaat bagi masyarakat.
Kepala Disporapar Jombang, Nur Evva Maylia, S.STP., M.M., melalui Kepala Bidang Kepemudaan, Dian Yunitasari, menyampaikan bahwa program Pemuda Pelopor merupakan agenda rutin untuk menjaring pemuda berprestasi yang mampu menjadi agen perubahan di daerah. Para pemenang nantinya berkesempatan mewakili Kabupaten Jombang pada ajang tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Republik Indonesia.
“Kami akan membuka pendaftaran calon peserta Pemuda Pelopor 2026 mulai 8 Juni sampai 9 Juli 2026 mendatang. Ini adalah kesempatan bagi pemuda Jombang yang memiliki karya nyata untuk berkompetisi,” ujar Dian Yunitasari saat dikonfirmasi awak media.
Pada seleksi tahun ini, terdapat lima bidang kepeloporan yang dapat dipilih peserta, yakni bidang pendidikan, pangan, inovasi teknologi, sumber daya alam (SDA), lingkungan dan pariwisata, serta seni budaya. Dari masing-masing bidang tersebut, dewan juri akan memilih tiga pemenang terbaik yang berhak mendapatkan uang pembinaan, sehingga total terdapat 15 pemuda pelopor terbaik tingkat Kabupaten Jombang.
Salah satu sosok inspiratif yang berhasil membuktikan keberhasilan program ini adalah Alina Dini Adriani, pemuda asal Desa Panglungan, Kecamatan Wonosalam. Perempuan yang merintis usaha rumah tangga sejak lima tahun lalu itu sukses meraih Juara 1 Pemuda Pelopor Kabupaten Jombang Tahun 2025 pada kategori pangan.
Alina menceritakan, proses seleksi diawali dengan pendaftaran daring dan penyusunan proposal. Setelah lolos verifikasi berkas, dewan juri akan melakukan verifikasi lapangan (fact finding) untuk melihat langsung dampak nyata di masyarakat, dilanjutkan dengan presentasi karya kepeloporan sebelum penetapan pemenang. Atas pencapaiannya, Alina mengajak generasi muda Jombang lainnya untuk tidak ragu ikut mendaftar.
“Sebagai generasi muda pantang menyerah, terus berinovasi untuk maju. Ayo ikut daftar di Pemuda Pelopor 2026, catat tanggalnya dan siapkan diri serta berkasnya untuk mendaftar,” ajak Alina.
Dalam proses penilaian, tim juri akan menitikberatkan pada lima aspek utama dengan bobot yang berbeda. Kemampuan kepemimpinan menjadi aspek terbesar dengan bobot 30 persen, disusul inovasi dan kreativitas 20 persen, pengabdian kepada masyarakat 20 persen, kemampuan komunikasi 15 persen, serta kemampuan kerja sama sebesar 15 persen.
Adapun persyaratan utama bagi calon peserta antara lain merupakan Warga Negara Indonesia (WNI) berusia 16 hingga 30 tahun per 28 Oktober 2026, berdomisili resmi di Kabupaten Jombang, memiliki karya nyata yang berkualitas, serta telah menjalankan kegiatan kepeloporan minimal selama satu tahun.
Secara teknis, berkas administrasi yang wajib dilampirkan meliputi proposal kegiatan, pasfoto ukuran 4×6 sebanyak dua lembar, fotokopi ijazah terakhir, fotokopi KTP, sertifikat atau piagam pendukung, dokumentasi foto kegiatan, serta tautan video kepeloporan berdurasi maksimal lima menit yang telah diunggah ke media sosial.
Proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui tautan resmi https://bit.ly/Pemudapeloporjombang2026. Berdasarkan lini masa yang dirilis, tahapan seleksi administrasi dan verifikasi berkas akan dilaksanakan pada 1 Juli 2026, disusul pelaksanaan seleksi lanjutan pada 10 Juli 2026, dan pengumuman pemenang pada Agustus 2026. Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi pihak panitia melalui nomor kontak 082143889847 atau 085645506767.
“Kami mengundang seluruh pemuda Jombang yang memiliki prestasi dan karya nyata di bidang kepeloporan untuk segera mendaftarkan diri. Jangan lewatkan kesempatan ini untuk menjadi agen perubahan di daerah kita,” pungkas Dian.(*)











