ADAKITANEWS, Kediri – Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, menegaskan pentingnya pelaksanaan pembangunan daerah yang cepat, tepat, responsif, dan efektif saat memimpin jalannya Apel Pagi di Halaman Balai Kota Kediri, Senin (22/6/2026).
Menurut Vinanda, ekspektasi dan tuntutan masyarakat terhadap performa kinerja birokrasi pemerintah saat ini semakin tinggi. Oleh karena itu, setiap program yang dirancang tidak boleh sekadar menjadi pajangan di atas kertas, melainkan harus mampu memberikan manfaat nyata dan dirasakan langsung oleh publik.
“Saat ini pembangunan daerah dituntut untuk dilaksanakan dengan cepat dan tepat. Apalagi masyarakat juga semakin membutuhkan kehadiran pemerintah untuk bisa bekerja dengan cepat, tepat, responsif, dan efektif. Serta hasilnya betul-betul dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya.
Wali kota yang akrab disapa Mbak Wali ini menekankan bahwa seluruh program kerja pemerintah tidak boleh mandek dan terjebak pada pemenuhan aspek administratif semata. Output dari anggaran yang digelontorkan harus benar-benar mewujud pada perubahan positif di tengah kehidupan masyarakat.
Kendati menuntut adanya akselerasi di lapangan, ia mengingatkan agar percepatan pelaksanaan program tersebut wajib dibarengi dengan ketepatan tata kelola administrasi serta kepatuhan terhadap aspek hukum. Seluruh jajaran perangkat daerah diwajibkan memastikan regulasi, payung hukum, dan dokumen pendukung telah klir serta lengkap sebelum program dieksekusi.
“Selain itu setiap program harus memiliki target yang jelas serta dievaluasi secara berkala. Sehingga tidak hanya menjadi formalitas, melainkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara tepat dan efektif,” tegas wali kota termuda tersebut.
Dalam arahannya di depan ratusan ASN, Vinanda juga memberikan catatan tebal mengenai pentingnya komunikasi dan koordinasi yang solid antarorganisasi perangkat daerah (OPD). Dirinya menyatakan bahwa keberhasilan visi pembangunan daerah mustahil dicapai oleh ego satu instansi saja, melainkan memerlukan rajutan sinergi lintas sektoral yang kuat.
Secara blak-blakan, Vinanda meminta seluruh kepala OPD dan jajarannya untuk segera mengesampingkan ego sektoral yang selama ini kerap menjadi kerikil penghambat jalannya roda program pembangunan di Kota Kediri.
“Jangan sampai ego sektoral justru menghambat pelaksanaan program. Saya berharap kita dapat menjalankan pembangunan daerah dengan baik, cepat, dan tepat,” pungkasnya.
Melalui komitmen penguatan koordinasi dan kolaborasi pentaheliks antarperangkat daerah ini, Pemerintah Kota Kediri membidik sasaran agar berbagai program pembangunan strategis dapat berjalan lebih optimal, akuntabel, serta mampu menjawab tantangan kebutuhan masyarakat secara efektif dan berkelanjutan.(*)











