• Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
adakita.news
Advertisement
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
adakita.news
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
adakita.news
No Result
View All Result
Home Nasional

Ponpes Wali Barokah Kediri Siap Jadi Penjaga Gawang Kebudayaan Nusantara, Terinspirasi Paparan Fadli Zon

Rochmatullah KurniawanbyRochmatullah Kurniawan
10 April 2026
Ponpes Wali Barokah Kediri Siap Jadi Penjaga Gawang Kebudayaan Nusantara, Terinspirasi Paparan Fadli Zon

Baca Juga

TIMPORA Lakukan Sidak Administratif di Ponpes Wali Barokah, Dokumen Santri WNA Dinyatakan Lengkap

Jelang Idul Adha, Ponpes Wali Barokah Kediri Terima Sapi Kurban dari Wapres Gibran Rakabuming

Jelang Idul Adha, Ponpes Wali Barokah Kediri Siap Terapkan Prinsip Kurban Sehat dan Halal

ADAKITANEWS, Kediri – Pondok Pesantren (Ponpes) Wali Barokah Kota Kediri menegaskan komitmennya dalam menjaga aset budaya dan sejarah peradaban Islam di Indonesia.

Langkah ini sejalan dengan arahan Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon mengenai kebudayaan sebagai soft power bangsa dalam Munas X LDII, Kamis (9/4/2026).

Fadli Zon mengungkapkan bahwa Indonesia adalah bangsa Mega Diversity dengan kekayaan budaya tak benda yang luar biasa dari ribuan suku bangsa.

Budaya menurutnya bukan sekadar warisan masa lalu, melainkan kekuatan pendorong (driving force) utama untuk masa depan peradaban dunia.

Wakil Ketua Ponpes Wali Barokah, Agung Riyanto, menyambut positif visi tersebut dan menegaskan posisi pesantren sebagai penjaga tradisi luhur bangsa.

“Bagi kami, pesantren adalah penjaga gawang kebudayaan nusantara melalui penanaman nilai rukun, kompak, dan kerja sama kepada santri,” ujar Agung.

Agung menilai dakwah dan kebudayaan merupakan dua unsur yang saling menguatkan dalam membangun karakter bangsa yang bertoleransi tinggi.

Sementara itu, Sekretaris Ponpes Wali Barokah Daud Soleh menekankan pentingnya bukti arkeologis masuknya Islam ke Nusantara sejak abad ke-7 Masehi.

Daud menyebut narasi sejarah tersebut memperkuat jati diri santri untuk berkontribusi aktif dalam menciptakan perdamaian dunia.

Di lingkungan Ponpes Wali Barokah, kebudayaan seperti seni pencak silat telah lama diintegrasikan sebagai bagian dari pendidikan karakter santri.

Pesantren memiliki tanggung jawab besar untuk memperkuat literasi budaya agar generasi muda tetap memiliki identitas bangsa di tengah arus globalisasi.

Pihak pesantren juga berencana mengangkat nilai “29 Karakter Luhur” sebagai bagian dari budaya unggulan Islam Nusantara melalui platform digital.

Media edukatif seperti film dan konten kreatif akan digunakan untuk mempromosikan nilai-nilai kebaikan tersebut kepada khalayak yang lebih luas.

Melalui sinergi ini, Ponpes Wali Barokah berharap kebudayaan dapat menjadi bagian integral dalam setiap langkah dakwah dan kehidupan bermasyarakat.

Kontribusi pesantren dalam menjaga budaya diharapkan mampu memperkuat posisi Indonesia sebagai episentrum peradaban dunia yang damai dan mandiri.(*)

Tags: Fadli ZonInfo KediriKarakter BangsaKebudayaan NusantaraMenteri KebudayaanMunas X LDIIPonpes Wali BarokahSejarah Islam Indonesia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending Minggu Ini

Ribuan Warga Dawung Gelar Genduri Akbar Bersih Desa, Cak Hadi Ajak Rawat Tradisi dan Kerukunan

Ribuan Warga Dawung Gelar Genduri Akbar Bersih Desa, Cak Hadi Ajak Rawat Tradisi dan Kerukunan

12 Juli 2026
Kemenag Kota Pontianak dan Yayasan Karya Dua Anyam Integrasikan Literasi Keuangan di Bimwin Calon Pengantin

Kemenag Kota Pontianak dan Yayasan Karya Dua Anyam Integrasikan Literasi Keuangan di Bimwin Calon Pengantin

6 Juli 2026
KAI Daop 7 Madiun Layani 428 Ribu Penumpang Selama Libur Sekolah 2026, Stasiun Kediri Masuk Dua Besar Tertinggi

KAI Daop 7 Madiun Layani 428 Ribu Penumpang Selama Libur Sekolah 2026, Stasiun Kediri Masuk Dua Besar Tertinggi

12 Juli 2026
Ajang Tarung Juara Sejati Siap Digelar di GOR Jayabaya, Wadah Resmi Salurkan Bakat dan Dongkrak Wisata

Ajang Tarung Juara Sejati Siap Digelar di GOR Jayabaya, Wadah Resmi Salurkan Bakat dan Dongkrak Wisata

14 Juli 2026
KAI Daop 7 Madiun Larang Pembakaran Jerami di Dekat Rel, Bisa Picu Hentian Luar Biasa Kereta Api

KAI Daop 7 Madiun Larang Pembakaran Jerami di Dekat Rel, Bisa Picu Hentian Luar Biasa Kereta Api

14 Juli 2026

Untuk Anda

Tingkatkan Transparansi, KAI Daop 7 Madiun Optimalkan Layanan Pengaduan SP4N-LAPOR! Selama Masa Mudik
Nasional

Tingkatkan Transparansi, KAI Daop 7 Madiun Optimalkan Layanan Pengaduan SP4N-LAPOR! Selama Masa Mudik

15 Maret 2026
Jombang Petakan Arah Pembangunan 2027: Fokus Integrasi Industri-Pertanian dan Alokasi Prioritas Kecamatan
Nasional

Jombang Petakan Arah Pembangunan 2027: Fokus Integrasi Industri-Pertanian dan Alokasi Prioritas Kecamatan

11 Februari 2026
adakita.news

PT. Adakita Aksara Media - ©2026

Informasi

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial

PT. Adakita Aksara Media - ©2026