• Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
adakita.news
Advertisement
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
adakita.news
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
adakita.news
No Result
View All Result
Home Nasional

Jelang Idul Adha, Ponpes Wali Barokah Kediri Siap Terapkan Prinsip Kurban Sehat dan Halal

Rochmatullah KurniawanbyRochmatullah Kurniawan
25 Mei 2026
Jelang Idul Adha, Ponpes Wali Barokah Kediri Siap Terapkan Prinsip Kurban Sehat dan Halal

Baca Juga

Buka Pendaftaran Ketua PK Dapil 1 dan 2, Golkar Kediri Gelar Muscam Senin Depan

Solusi Putus Rantai Kemiskinan, Dinsos Kota Kediri Mulai Jaring Calon Siswa Sekolah Rakyat

Gelar Social Riding, Mas Dhito Sambangi Rumah Mbah Minem Penjual Bunga di Ngadiluwih

ADAKITANEWS, Kediri – Pondok Pesantren (Ponpes) Wali Barokah Kota Kediri menghadiri sosialisasi bertajuk “Berkurban Sehat dan Halal” yang diselenggarakan DPW LDII Jawa Timur di Gedung Serba Guna Sabilurrosyiddin, Surabaya, Sabtu (23/5/2026).

Kegiatan yang menggandeng Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) itu digelar menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Sosialisasi difokuskan pada pembekalan penerapan prinsip ASUH (Aman, Sehat, Utuh, dan Halal) dalam pelaksanaan kurban di lingkungan lembaga keagamaan maupun masyarakat.

Kehadiran perwakilan Ponpes Wali Barokah dalam forum tersebut menjadi bentuk komitmen pesantren untuk menyelaraskan praktik ibadah dengan regulasi kesehatan modern yang ditetapkan pemerintah.

Perwakilan Ponpes Wali Barokah, Ustaz H. Widirto Ismail, mengatakan materi sosialisasi mengenai higienitas pangan dan kelayakan hewan kurban sangat penting untuk diterapkan saat pelaksanaan penyembelihan hewan kurban di lingkungan pondok.

“Sebagai lembaga pendidikan Islam yang setiap tahun rutin mengelola hewan kurban para santri dan warga, Ponpes Wali Barokah berkomitmen penuh untuk menerapkan prinsip ASUH ini secara ketat,” ujarnya.

Menurutnya, menjaga kualitas kurban tidak hanya berkaitan dengan keabsahan hukum fikih, tetapi juga memastikan daging yang dibagikan kepada santri dan masyarakat benar-benar sehat, bersih, dan aman dikonsumsi.

“Kami selaku Tim Pemotongan Hewan di pondok siap mentransfer ilmu dari Dinas Peternakan dan BPJPH ini kepada para santri dan panitia kurban di pondok,” imbuhnya.

Ketua DPW LDII Jawa Timur, H. Moch. Amrodji Konawi, dalam sambutannya menekankan pentingnya menyatukan aspek religius dan klinis dalam pelaksanaan kurban. Menurutnya, panitia kurban tidak hanya harus memahami syariat, tetapi juga memperhatikan manajemen risiko penyakit hewan.

“Warga LDII dan pesantren umumnya telah memahami kriteria sahnya hewan kurban secara syariat. Namun, untuk memastikan pemenuhan aspek klinis kesehatannya, kita membutuhkan sinergi dan pendampingan teknis dari pemerintah melalui dinas terkait,” tuturnya.

Untuk mendukung standardisasi pelaksanaan kurban, sosialisasi tersebut juga melibatkan Juru Sembelih Halal (JULEHA) Jawa Timur dan Forum Komunikasi Kesehatan Islam Indonesia (FKKI).

Dalam sesi pemaparan, Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur, Iswahyudi, menyampaikan pihaknya menerjunkan lebih dari 5.000 petugas kesehatan hewan selama Idul Adha tahun ini. Petugas tersebut bertugas melakukan pemeriksaan ante-mortem atau sebelum penyembelihan dan post-mortem setelah penyembelihan.

Iswahyudi juga mengapresiasi keterlibatan aktif pondok pesantren dan organisasi kemasyarakatan Islam dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, pemerintah memberikan pengecualian penyembelihan hewan kurban di luar fasilitas resmi saat Idul Adha dengan tetap berada di bawah pengawasan petugas kesehatan hewan.

“Khusus momentum Idul Adha, undang-undang memberikan pengecualian sehingga penyembelihan boleh dilakukan di lingkungan masyarakat atau pondok pesantren, asalkan pelaksanaannya tetap berada di bawah pemantauan dan pengawasan petugas kesehatan hewan setempat,” pungkasnya.

Melalui partisipasi aktif dalam sosialisasi ini, Ponpes Wali Barokah Kota Kediri siap menjadi salah satu pelopor lembaga pendidikan keagamaan yang mandiri, higienis, dan profesional dalam pengelolaan ibadah kurban Idul Adha 1447 Hijriah.(*)

Continue Reading
Tags: Berita KediriBPJPHDinas Peternakan JatimHewan KurbanIdul Adha 2026JulehaKota KediriLDII JatimPonpes Wali Barokah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending Minggu Ini

Buka Pendaftaran Ketua PK Dapil 1 dan 2, Golkar Kediri Gelar Muscam Senin Depan

Buka Pendaftaran Ketua PK Dapil 1 dan 2, Golkar Kediri Gelar Muscam Senin Depan

23 Mei 2026
Rinnegan Terkuat dalam Dunia Shinobi! Mata Legendaris dengan Kekuatan Dahsyat di Anime Naruto

Rinnegan Terkuat dalam Dunia Shinobi! Mata Legendaris dengan Kekuatan Dahsyat di Anime Naruto

20 Mei 2026
Siapakah Istri Monkey D. Luffy? Berikut Kandidatnya

Siapakah Istri Monkey D. Luffy? Berikut Kandidatnya

23 Mei 2026
Resmi Jadi Anggota KONI Pusat, PB ORADO Siap Cetak Atlet Domino Berprestasi Nasional

Resmi Jadi Anggota KONI Pusat, PB ORADO Siap Cetak Atlet Domino Berprestasi Nasional

21 Mei 2026
Warga Ploso Jombang Desak Rumah Kelahiran Bung Karno Segera Ditetapkan Sebagai Cagar Budaya

Warga Ploso Jombang Desak Rumah Kelahiran Bung Karno Segera Ditetapkan Sebagai Cagar Budaya

19 Mei 2026

Untuk Anda

Gus Qowim Lepas Ratusan Jamaah Haji Kota Kediri Kloter 115
Nasional

Gus Qowim Lepas Ratusan Jamaah Haji Kota Kediri Kloter 115

6 Mei 2026
Ketua DPP LDII Rubiyo Raih Indonesian Breeder Award 2025 untuk Dampak Sosial
Ekonomi

Ketua DPP LDII Rubiyo Raih Indonesian Breeder Award 2025 untuk Dampak Sosial

4 Desember 2025
adakita.news

PT. Adakita Aksara Media - ©2026

Informasi

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial

PT. Adakita Aksara Media - ©2026