ADAKITANEWS, Madiun – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun terus memperkuat kualitas prasarana guna menjamin keselamatan dan kenyamanan perjalanan kereta api.
Upaya ini diwujudkan melalui program penggantian bantalan rel secara berkelanjutan yang dilakukan di sejumlah titik strategis jalur perlintasan.
Pekerjaan terbaru difokuskan pada petak jalan antara Stasiun Geneng hingga Stasiun Ngawi yang berlangsung sejak Selasa (7/4/2026) hingga Rabu (8/4/2026).
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menjelaskan bahwa pemilihan jenis bantalan dilakukan secara cermat demi mencapai efisiensi dan keamanan maksimal.
KAI menggunakan kombinasi bantalan beton dan sintetis yang masing-masing memiliki keunggulan spesifik untuk karakteristik jalur yang berbeda.
“Bantalan beton digunakan di jalur utama karena daya tahannya tinggi terhadap beban berat dan lebih ekonomis dalam jangka panjang,” ujar Tohari.
Sementara itu, bantalan sintetis diaplikasikan di area jembatan karena sifatnya yang fleksibel, mampu meredam getaran, serta tahan terhadap bahan kimia.
Tohari mencatat bahwa sepanjang tahun 2025, pihaknya telah berhasil merealisasikan penggantian 1.707 batang bantalan jembatan sintetis atau mencapai target 100 persen.
Untuk tahun 2026, KAI mematok target penggantian bantalan beton sebanyak 7.920 batang, dengan realisasi hingga awal April mencapai 1.649 batang.
“Kami optimistis program penggantian bantalan beton ini dapat terealisasi sepenuhnya atau 100 persen hingga akhir tahun 2026 nanti,” imbuhnya.
Penggunaan material sintetis juga menjadi bagian dari komitmen perusahaan terhadap keberlanjutan lingkungan karena mengurangi ketergantungan pada kayu alami.
Material ini dinilai lebih ramah lingkungan, dapat didaur ulang, serta mampu mengurangi polusi suara atau kebisingan saat kereta api melintas di jembatan.
Langkah inovatif ini tidak hanya meningkatkan faktor keselamatan, tetapi juga memberikan kenyamanan lebih bagi para penumpang kereta api.
KAI Daop 7 Madiun memastikan akan terus melakukan pemeliharaan prasarana secara konsisten untuk menjaga keandalan infrastruktur perkeretaapian.
Dengan infrastruktur yang andal, diharapkan seluruh perjalanan kereta api di wilayah Daop 7 tetap aman dan selamat sampai ke stasiun tujuan.(*)













