• Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
adakita.news
Advertisement
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
adakita.news
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
adakita.news
No Result
View All Result
Home Hukum & Kriminal

PWI Jatim Tegas Sikapi Pencatutan Nama Wartawan, PWI Bojonegoro Laporkan Dugaan Pungli ke Polisi

RedaksibyRedaksi
19 Desember 2025
PWI Jatim Tegas Sikapi Pencatutan Nama Wartawan, PWI Bojonegoro Laporkan Dugaan Pungli ke Polisi

Baca Juga

Jaga Independensi, Dewan Pers Larang Wartawan dan Media Minta THR ke Instansi Pemerintah Maupun Swasta

Perkuat Empati di Bulan Ramadan, PWI Pusat Gelar Buka Bersama dan Santunan Yatim Piatu

Momentum HPN 2026, Dewan Pers dan Organisasi Media Teken Deklarasi 8 Poin Perkuat Kedaulatan Pers Nasional

ADAKITANEWS, Surabaya – Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur, Lutfil Hakim, menyatakan sikap tegas terhadap aksi pencatutan nama organisasi wartawan yang dilakukan oknum tidak bertanggung jawab untuk meminta sejumlah uang kepada kepala desa di wilayah Kabupaten Bojonegoro hingga Tuban. Sikap ini diambil sebagai bentuk komitmen menjaga marwah profesi wartawan agar tetap bersih, profesional, dan berintegritas.

Pernyataan tegas tersebut disampaikan menyusul laporan resmi yang dibuat PWI Kabupaten Bojonegoro ke Polres Bojonegoro terkait dugaan praktik pungutan liar (pungli) berkedok wartawan. Laporan itu diterima kepolisian pada Rabu (17/12/2025).

“Tangkap saja, itu merusak marwah profesi wartawan,” tegas Ketua PWI Jawa Timur, Lutfil Hakim, Kamis (18/12/2025).

Pria yang akrab disapa Cak Item itu menilai tindakan premanisme yang dibungkus atribut media dan mengatasnamakan profesi wartawan telah mencoreng citra pers profesional. Ia meminta aparat kepolisian bertindak tegas dan serius dalam menangani kasus tersebut.

“Itu preman berkedok media. Ringkus saja, Pak Polisi. Sudah sangat meresahkan,” tandasnya.

Cak Item juga mengimbau masyarakat, instansi pemerintahan, maupun pihak swasta agar lebih selektif dan berani melakukan klarifikasi apabila didatangi orang yang mengaku sebagai wartawan. Menurutnya, langkah klarifikasi penting untuk mencegah praktik pemerasan berkedok jurnalistik.

“Tanyakan identitasnya secara lengkap. Media dan orangnya terdaftar di Dewan Pers atau tidak. Jangan ragu untuk klarifikasi,” pungkasnya.

Sebelumnya, PWI Kabupaten Bojonegoro secara resmi melaporkan dugaan pencatutan nama PWI oleh oknum yang mengaku sebagai wartawan dan anggota PWI. Oknum tersebut diduga meminta sumbangan kepada sejumlah kepala desa untuk kegiatan akhir tahun dengan nominal bervariasi, mulai Rp1,5 juta hingga Rp2 juta. Permintaan itu disampaikan melalui pesan singkat dengan mencatut nama dan atribut PWI.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, beberapa desa di Kabupaten Bojonegoro menjadi korban, di antaranya Desa Tondomulo, Desa Panjang, dan Desa Kedungadem. Dalam sejumlah pesan WhatsApp, pelaku juga mencatut foto-foto kegiatan PWI Jawa Timur dan PWI Tuban untuk meyakinkan calon korban.

Ketua PWI Kabupaten Bojonegoro, Sasmito Anggoro, menjelaskan bahwa laporan telah disampaikan ke Satreskrim Polres Bojonegoro dan diterima langsung oleh Kaur Bin Opsnal (KBO) Satreskrim, Iptu Dasmono. Dalam laporan tersebut, PWI Bojonegoro turut menyerahkan sejumlah bukti awal berupa tangkap layar percakapan, foto kartu identitas pers, serta kuitansi bukti pembayaran.

“Laporan ini kami buat sebagai bentuk perlindungan terhadap nama baik organisasi dan untuk mencegah jatuhnya korban lebih banyak, khususnya para kepala desa. Ini adalah komitmen kami menjaga marwah profesi,” ujar Sasmito.

Ia menegaskan, PWI Bojonegoro tidak akan mentolerir segala bentuk penyalahgunaan nama organisasi untuk kepentingan pribadi. Selain merugikan korban secara materi, tindakan tersebut juga berpotensi merusak kepercayaan publik terhadap insan pers.

PWI Bojonegoro berharap aparat kepolisian segera menindaklanjuti laporan tersebut dan mengajak para kepala desa maupun masyarakat yang merasa dirugikan agar tidak ragu melapor. Selain itu, Sasmito mengimbau agar setiap permintaan yang mengatasnamakan PWI selalu dikonfirmasi langsung kepada pengurus resmi.

“Jika ragu, silakan klarifikasi. Kami terbuka dan siap menjelaskan. Jangan sampai ada lagi yang dirugikan oleh ulah oknum-oknum seperti ini,” tegasnya.(*)

Tags: Cak ItemDesa KedungademDesa PanjangDesa TondomuloDewan PersDugaan PemerasanIntegritas PersIptu DasmonoKabupaten BojonegoroKabupaten TubanKlarifikasi WartawanLutfil HakimMarwah Profesi WartawanPolres BojonegoroPreman Berkedok MediaPungli Berkedok WartawanPWI BojonegoroPWI Jawa TimurSasmito AnggoroSatreskrim Polres Bojonegoro

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending Minggu Ini

Perkuat Konsolidasi, DPD Golkar Kabupaten Kediri Resmi Tetapkan Ketua PK Baru Hasil Muscam

Perkuat Konsolidasi, DPD Golkar Kabupaten Kediri Resmi Tetapkan Ketua PK Baru Hasil Muscam

1 Mei 2026
Pecah Rekor! Okupansi Kereta Api Tembus 150 Persen pada Puncak Arus Balik Lebaran 2026

Pecah Rekor! Okupansi Kereta Api Tembus 150 Persen pada Puncak Arus Balik Lebaran 2026

24 Maret 2026
Matangkan Konsep Sport Tourism, Pemkot dan KONI Kediri Bidik Tuan Rumah Porprov Jatim 2029

Matangkan Konsep Sport Tourism, Pemkot dan KONI Kediri Bidik Tuan Rumah Porprov Jatim 2029

1 Mei 2026
Kemenkes dan M. Sarmuji Sosialisasikan Imunisasi di Kediri untuk Tangkal Hoaks

Kemenkes dan M. Sarmuji Sosialisasikan Imunisasi di Kediri untuk Tangkal Hoaks

5 Mei 2026
Peringati Hari Posyandu Nasional, Mbak Wali Tinjau Implementasi Posyandu 6 SPM di Burengan

Peringati Hari Posyandu Nasional, Mbak Wali Tinjau Implementasi Posyandu 6 SPM di Burengan

29 April 2026

Untuk Anda

KA BIAS Daop 7 Madiun Layani 180.810 Penumpang di Triwulan I
Nasional

KA BIAS Daop 7 Madiun Layani 180.810 Penumpang di Triwulan I

19 April 2026
Cegah Kecelakaan Jelang Lebaran, KAI Daop 7 Madiun Persempit Perlintasan Sebidang di Tulungagung
Nasional

Cegah Kecelakaan Jelang Lebaran, KAI Daop 7 Madiun Persempit Perlintasan Sebidang di Tulungagung

18 Februari 2026
adakita.news

PT. Adakita Aksara Media - ©2026

Informasi

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial

PT. Adakita Aksara Media - ©2026