• Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
adakita.news
Advertisement
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
adakita.news
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
adakita.news
No Result
View All Result
Home Budaya

TACB Jombang Tegaskan Bung Karno Lahir di Ploso 6 Juni 1902, Sebut Tulisan Tangan Raden Soekeni Jadi Bukti Kuat

Hari Agung Putra PamungkasbyHari Agung Putra Pamungkas
6 Juni 2026
TACB Jombang Tegaskan Bung Karno Lahir di Ploso 6 Juni 1902, Sebut Tulisan Tangan Raden Soekeni Jadi Bukti Kuat

Baca Juga

Tegaskan Sejarah, Warga Ploso Jombang Terbitkan Maklumat Kelahiran Bung Karno di Desa Rejoagung

Resmi Dibuka, Disporapar Jombang Jaring 15 Pemuda Pelopor Terbaik Tahun 2026

Jaring Inovasi Generasi Muda, Disporapar Jombang Buka Pendaftaran Pemuda Pelopor 2026

ADAKITANEWS, Jombang – Pemerhati sejarah sekaligus anggota Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Jombang, Arif Yulianto, kembali menegaskan bahwa Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno atau Bung Karno, lahir di Ploso pada 6 Juni 1902.

Penegasan tersebut disampaikan bertepatan dengan peringatan hari kelahiran Bung Karno, Sabtu (6/6/2026). Menurut pria yang akrab disapa Cak Arif itu, salah satu bukti sejarah terkuat mengenai tanggal kelahiran Bung Karno berasal dari dokumen tulisan tangan ayah kandungnya, Raden Soekeni Sosrodihardjo.

“Ayah Bung Karno menyatakan sendiri bahwa Bung Karno lahir 1902, bukan 1901,” ujar Cak Arif.

Menurutnya, dokumen tersebut memiliki nilai historis yang sangat kuat karena ditulis langsung oleh orang tua yang mengetahui secara pasti peristiwa kelahiran anaknya.

“Itu dokumen tertulis, sebagai sumber sejarah yang kuat. Apalagi dari pernyataan orang tua Bung Karno sendiri. Pihak yang paling mengetahui kelahiran anak di dunia adalah orang tua,” tegasnya.

Cak Arif menjelaskan, data tanggal, bulan, dan tahun kelahiran yang tercantum dalam dokumen tersebut juga sejalan dengan arsip resmi saat Bung Karno mendaftar kuliah di Technische Hoogeschool (THS), yang kini dikenal sebagai Institut Teknologi Bandung (ITB). Dalam dokumen pendaftaran tersebut, Bung Karno tercatat lahir pada 6 Juni 1902.

“Itu data yang dikeluarkan oleh lembaga resmi yakni THS/ITB,” katanya.

Terkait lokasi kelahiran Bung Karno di Ploso, Cak Arif menerangkan bahwa ayah Bung Karno mendapat penugasan sebagai guru Sekolah Ongko Loro di Ploso sejak 28 Desember 1901. Saat itu, wilayah tersebut masih berada dalam administrasi Karesidenan Surabaya.

Selama menjalankan tugas, keluarga Raden Soekeni menetap di Ploso sekitar enam tahun sebelum akhirnya pindah ke Sidoarjo pada 1907.

“Setelah itu, ayah Bung Karno pindah lagi ke Sidoarjo pada tahun 1907. Data-data SK penugasan Raden Soekeni ini telah diulas dalam buku Ida Ayu Nyoman Rai Ibu Bangsa karya Profesor Nurinwa dan kawan-kawan yang terbit tahun 2012,” jelasnya.

Selain dokumen keluarga dan arsip pendidikan, Cak Arif menyebut masih banyak sumber lain yang memperkuat keyakinan bahwa Bung Karno lahir di Ploso pada tahun 1902. Sumber-sumber tersebut antara lain cerita tutur keluarga ayah angkat Bung Karno dari Situs Persada Soekarno Kediri, memori kolektif masyarakat Ploso, hingga berbagai artefak sejarah yang masih dapat ditelusuri hingga saat ini.

“Ndalem Pojok Kediri bercerita tentang Kek Suro saksi kelahiran Bung Karno. Mbok Suwi yang momong bayi Soekarno, Bung Karno kecil ngajinya di Langgar Panggung Kedungturi dan lain sebagainya, ini sudah ketemu artefaknya,” ungkapnya.

Menurut Cak Arif, hingga kini masih banyak warga Ploso yang menyimpan cerita turun-temurun mengenai rumah kelahiran Bung Karno, masa kecilnya, hingga sosok-sosok yang pernah dekat dengan keluarga Presiden pertama RI tersebut.

“Banyak warga Ploso yang bisa bercerita tentang rumah kelahiran, sekolah, tentang Mbok Suwi dan lain sebagainya,” pungkasnya.(*)

Tags: Arif YuliantoBerita JombangBung KarnoHari Lahir Bung KarnoNdalem Pojok KediriPloso JombangRaden Soekeni SosrodihardjoSejarah IndonesiaSitus Persada SoekarnoTACB Jombang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending Minggu Ini

Diberhentikan Sepihak, 12 Ketua RT di Desa Duwet Kediri Gelar Aksi Protes dan Bentangkan Spanduk Kekecewaan

Diberhentikan Sepihak, 12 Ketua RT di Desa Duwet Kediri Gelar Aksi Protes dan Bentangkan Spanduk Kekecewaan

11 Agustus 2026
Pelatihan Ekraf Disbudpar Jatim di Kediri, Cak Hadi Borong 200 Kg Telur Peternak

Pelatihan Ekraf Disbudpar Jatim di Kediri, Cak Hadi Borong 200 Kg Telur Peternak

15 Agustus 2026
Melampaui Target RPJMN 2029, Indeks Literasi Keuangan Indonesia 2026 Tembus 69,57 Persen

Melampaui Target RPJMN 2029, Indeks Literasi Keuangan Indonesia 2026 Tembus 69,57 Persen

13 Agustus 2026
Ribuan Santri Ponpes Wali Barokah Kediri Gelar Upacara Peringatan HUT Ke-81 RI

Ribuan Santri Ponpes Wali Barokah Kediri Gelar Upacara Peringatan HUT Ke-81 RI

18 Agustus 2026
Aplikasi Access by KAI Mengalami Gangguan, Daop 7 Madiun Sampaikan Permohonan Maaf dan Sediakan Alternatif Pembelian Tiket

Aplikasi Access by KAI Mengalami Gangguan, Daop 7 Madiun Sampaikan Permohonan Maaf dan Sediakan Alternatif Pembelian Tiket

11 Agustus 2026

Untuk Anda

Libur Sekolah 2026, Volume Penumpang KAI Daop 7 Madiun Melonjak Tajam hingga Tembus Puluhan Ribu
Travel

Libur Sekolah 2026, Volume Penumpang KAI Daop 7 Madiun Melonjak Tajam hingga Tembus Puluhan Ribu

26 Juni 2026
Apresiasi TMMD ke-127, Kades Gadungan: Akses Jalan dan Sanitasi Percepat Kesejahteraan Warga
Nasional

Apresiasi TMMD ke-127, Kades Gadungan: Akses Jalan dan Sanitasi Percepat Kesejahteraan Warga

10 Maret 2026
adakita.news

PT. Adakita Aksara Mediatama - ©2026

Informasi

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan

Follow Us

No Result
View All Result
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial

PT. Adakita Aksara Mediatama - ©2026