• Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
adakita.news
Advertisement
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
adakita.news
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
adakita.news
No Result
View All Result
Home Gaya Hidup Kuliner

Jaga Kualitas dan Nama Baik, Pemkab Jombang Resmi Tiadakan KenDuren Wonosalam 2026

RedaksibyRedaksi
19 Februari 2026
Jaga Kualitas dan Nama Baik, Pemkab Jombang Resmi Tiadakan KenDuren Wonosalam 2026

Baca Juga

Jaring Inovasi Generasi Muda, Disporapar Jombang Buka Pendaftaran Pemuda Pelopor 2026

Warga Ploso Jombang Desak Rumah Kelahiran Bung Karno Segera Ditetapkan Sebagai Cagar Budaya

Mas Dhito Salurkan Bantuan Benih dan Traktor untuk Petani Ngadiluwih

ADAKITANEWS, Jombang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang secara resmi memutuskan untuk meniadakan festival tahunan KenDuren Wonosalam pada tahun 2026. Keputusan ini diumumkan dalam pertemuan bersama Forkopimcam dan seluruh kepala desa se-Kecamatan Wonosalam di Pendopo Kecamatan Wonosalam, Selasa (18/2/2026).

Informasi tersebut disampaikan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) sekaligus Kepala Bapperida Kabupaten Jombang, Hartono, S.Sos., M.M., didampingi Camat Wonosalam, Yudha Asmara, S.STP., M.E. Pemkab Jombang juga telah melakukan sosialisasi secara luas melalui kanal digital resmi pemerintah daerah.

Hartono menjelaskan bahwa faktor utama peniadaan ajang tersebut adalah kondisi cuaca yang tidak menentu, yang berdampak signifikan pada hasil panen durian di wilayah Wonosalam. Selain volume buah yang menurun drastis, kualitas durian yang dihasilkan saat ini dinilai belum memenuhi standar unggulan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

“Menjaga marwah Durian Wonosalam jauh lebih penting daripada sekadar perayaan. Kami hanya ingin menyuguhkan kualitas terbaik bagi para pengunjung. Langkah ini diambil demi menjaga kepercayaan publik terhadap event akbar tahunan ini,” tegas Hartono.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa keputusan sulit ini merupakan bentuk komitmen pemda dalam menjaga ekosistem pertanian serta keberlanjutan ribuan pohon durian di Wonosalam. Memaksakan pelaksanaan festival dengan kualitas buah yang kurang prima dikhawatirkan justru akan merusak citra durian Wonosalam sebagai salah satu varietas unggulan di Jawa Timur.

Kendati KenDuren 2026 ditiadakan, Hartono mengajak masyarakat untuk melihat kebijakan ini sebagai momentum bagi alam untuk memulihkan diri secara alami agar hasil panen di masa depan lebih maksimal.

“Ini adalah investasi jangka panjang. Saya mengajak masyarakat untuk tetap optimistis dan mendoakan agar cuaca kembali bersahabat, sehingga bumi Wonosalam kembali pulih dengan limpahan berkah-Nya,” tambahnya.

Pihaknya berharap pada tahun mendatang, KenDuren Wonosalam dapat kembali digelar dengan skala yang lebih megah dan kualitas durian yang jauh lebih istimewa. Jeda ini diharapkan dapat memperkuat kebersamaan masyarakat dalam menyongsong kembalinya pesta rakyat tersebut di masa depan.(*)

Tags: Berita JombangDisporapar JombangDurian Jawa TimurDurian WonosalamjombangKabupaten JombangKenDuren Wonosalam 2026Pariwisata JombangPertanianWonosalam

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending Minggu Ini

Dugaan Penganiayaan di Lapas Kediri Berlanjut ke Komisi XIII DPR RI

Dugaan Penganiayaan di Lapas Kediri Berlanjut ke Komisi XIII DPR RI

3 Juni 2026
“Biar Gak Gabut”: Esensi Sekolah dan Ketegasan Orang Tua Saat Anak Minta Bawa Gawai Pasca-Ujian

“Biar Gak Gabut”: Esensi Sekolah dan Ketegasan Orang Tua Saat Anak Minta Bawa Gawai Pasca-Ujian

3 Juni 2026
Perkuat Ukhuwah, Golkar Kabupaten Kediri Bagikan 500 Paket Daging Kurban

Perkuat Ukhuwah, Golkar Kabupaten Kediri Bagikan 500 Paket Daging Kurban

30 Mei 2026
Pengamat Soroti Kritik Ari Yusuf Amir yang Dinilai Bangun Persepsi Negatif terhadap Penegakan Hukum

Pengamat Soroti Kritik Ari Yusuf Amir yang Dinilai Bangun Persepsi Negatif terhadap Penegakan Hukum

28 Mei 2026
Dorong Penguatan Industri, OJK Catat Kinerja Positif BPR-BPRS Nasional dan Daerah Kediri

Dorong Penguatan Industri, OJK Catat Kinerja Positif BPR-BPRS Nasional dan Daerah Kediri

2 Juni 2026

Untuk Anda

Lindungi Anak Korban Kekerasan, Wali Kota Vinanda Pastikan Pemulihan Fisik dan Psikis Berjalan Maksimal
Nasional

Lindungi Anak Korban Kekerasan, Wali Kota Vinanda Pastikan Pemulihan Fisik dan Psikis Berjalan Maksimal

16 April 2026
Pantau Malam Takbir, Bupati Warsubi Pastikan Keamanan Jombang Kondusif Jelang Idulfitri
Nasional

Pantau Malam Takbir, Bupati Warsubi Pastikan Keamanan Jombang Kondusif Jelang Idulfitri

21 Maret 2026
adakita.news

PT. Adakita Aksara Media - ©2026

Informasi

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial

PT. Adakita Aksara Media - ©2026