ADAKITANEWS, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, sebagai Menteri Perindustrian di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Kamis (1/10/2026).
Sarmuji mengemban amanah baru untuk menggantikan Agus Gumiwang Kartasasmita, yang sebelumnya telah memegang posisi sebagai Menteri Perindustrian sejak Oktober 2019 pada era pemerintahan Joko Widodo serta berlanjut pada Oktober 2024 di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo.
Pengesahan pengangkatan Sarmuji didasarkan pada Keputusan Presiden Nomor 104/P Tahun 2026. Keputusan tersebut dibacakan secara resmi oleh Deputi Bidang Administrasi Aparatur Kementerian Sekretariat Negara, Nanik Purwanti, dalam rangkaian prosesi pelantikan.
“Dengan rahmat Tuhan Yang Maha Esa, Presiden Republik Indonesia menimbang dan seterusnya, mengingat dan seterusnya, memutuskan, menetapkan dan seterusnya, kesatu mengangkat sebagai Menteri dan Wakil Menteri Negara Kabinet Merah dalam sisa masa jabatan periode tahun 2024-2029, Muhammad Sarmuji sebagai Menteri Perindustrian,” ujar Nanik.
Sarmuji sendiri merupakan figur politikus senior dari Partai Golkar yang telah malang melintang di dunia politik selama lebih dari dua puluh tahun. Rekam jejak organisasinya bermula dari gerakan mahasiswa, di mana ia pernah diamanahi posisi sebagai Ketua HMI Cabang Jember untuk periode 1998-1999, sebelum kemudian naik menjadi Ketua Bidang Partisipasi Pembangunan Nasional PB HMI pada rentang tahun 2000-2002.
Kariernya di struktur partai berlambang pohon beringin terus menanjak, mulai dari Sekretaris Jenderal Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) pada 2006-2010 hingga bertugas sebagai staf ahli Fraksi Partai Golkar di DPR dari 2007 hingga 2014. Di samping pengabdian politiknya, ia juga memiliki pengalaman profesional di dunia swasta, di antaranya pernah berkarier sebagai konsultan di PT Himais Optima pada 2002-2010 serta menduduki kursi komisaris di PT Manggala Karya Cipta pada 2008-2014 dan PT Eco Sejahtera pada 2011-2014.
Lahir di Surabaya pada 10 Juni 1974, Sarmuji menamatkan studi sarjananya di Fakultas Ekonomi Universitas Jember pada tahun 2000, lalu melanjutkan pendidikan tingkat magister bidang Ilmu Administrasi Bisnis di Universitas Indonesia hingga lulus tahun 2006.
Pada ranah legislatif, ia sukses mengamankan kursi sebagai anggota DPR RI sejak Pemilu 2014 mewakili daerah pemilihan Jawa Timur VI yang mencakup wilayah Kabupaten Blitar, Kabupaten Kediri, Kabupaten Trenggalek, serta Kabupaten Tulungagung. Kepercayaan rakyat tersebut kembali berlanjut lewat perolehan suara pada Pemilu 2019 dan Pemilu 2024, di mana ia aktif bertugas di Fraksi Partai Golkar serta terlibat dalam berbagai perumusan kebijakan strategis yang berkaitan dengan mitra kerja Komisi VI DPR.(*)











