ADAKITANEWS, Kediri – Sebanyak 129 warga Kota Kediri menerima Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) untuk memperbaiki rumah agar menjadi lebih layak huni. Penyerahan bantuan dilakukan oleh Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati bersama Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur M. Hadi Setiawan dan Ketua DPD Partai Golkar Kota Kediri Sudjono Teguh di Kantor DPD Partai Golkar Kota Kediri, Jumat (23/10/2026).
“Hari ini kita bersama Partai Golkar memberikan bantuan BSPS. Bantuan ini merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat, salah satunya melalui DPR RI. Alhamdulillah, sebelumnya kita telah mengusulkan bantuan dan saat ini bantuan tersebut diberikan kepada 129 penerima manfaat,” ujar Vinanda.
Mbak Wali, sapaan akrab Vinanda, menyebut penyaluran bantuan tersebut mencerminkan kepedulian dan solidaritas melalui kerja sama berbagai pihak, mulai dari tingkat Kota Kediri, Provinsi Jawa Timur, hingga pusat. Di tingkat kota, upaya tersebut melibatkan Sudjono Teguh dan jajaran Partai Golkar. Sementara di tingkat provinsi, dukungan disampaikan melalui M. Hadi Setiawan yang bertugas sebagai anggota DPRD Jawa Timur. Adapun di tingkat pusat, terdapat peran Sarmuji selaku Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar yang juga menjabat Menteri Perindustrian.
“Alhamdulillah, melalui komunikasi serta dukungan berbagai pihak, hari ini ada 129 penerima bantuan perbaikan rumah yang diupayakan bagi masyarakat Kota Kediri,” ungkapnya.
Vinanda menjelaskan, rumah bukan sekadar bangunan fisik, melainkan tempat keluarga menjalankan aktivitas sehari-hari, tumbuh dan berkembang, serta mendidik anak-anak. Karena itu, penyediaan hunian yang layak menjadi salah satu upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Melalui program BSPS, kondisi rumah penerima manfaat diharapkan menjadi lebih baik sehingga keluarga dapat tinggal di hunian yang aman, sehat, dan nyaman. Vinanda juga berharap ke depan tidak ada lagi warga Kota Kediri yang tinggal di rumah tidak layak huni.
“Ketika saya turun ke beberapa wilayah, masih banyak masyarakat Kota Kediri yang rumahnya tidak layak huni. Kita semua berupaya agar ke depan tidak ada lagi masyarakat Kota Kediri yang rumahnya tidak layak huni. Karena hunian yang tidak layak juga berpotensi menimbulkan masalah kesehatan,” jelasnya.
Kepada para penerima manfaat, Vinanda berpesan agar bantuan digunakan sesuai peruntukannya untuk memperbaiki rumah dengan tetap memperhatikan kualitas hasil pekerjaan. Dengan begitu, bantuan diharapkan tidak hanya memperbaiki kondisi fisik bangunan, tetapi juga mendukung peningkatan kualitas hidup keluarga penerima.
Vinanda menambahkan, penyerahan bantuan tersebut berlangsung dalam suasana peringatan HUT ke-62 Partai Golkar. Sejalan dengan tema “Golkar Bersama Rakyat: Karya Nyata, Rakyat Sejahtera”, ia berharap kehadiran partai tersebut dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat.
“Semoga bantuan ini membawa manfaat dan keberkahan bagi keluarga. Terima kasih atas kepedulian dan dukungan semua pihak. Semoga semangat solidaritas dan gotong royong ini terus kita jaga untuk mewujudkan Kota Kediri semakin MAPAN,” imbuhnya.
Sementara itu, Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur M. Hadi Setiawan mengatakan bantuan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara eksekutif dan legislatif. Menurutnya, Partai Golkar berperan menyalurkan aspirasi masyarakat yang kemudian diperjuangkan melalui lembaga legislatif, mulai dari DPRD hingga DPR RI, agar dapat diwujudkan dalam bentuk kebijakan yang manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat.
Cak Hadi menjelaskan, setiap penerima manfaat memperoleh bantuan sebesar Rp20 juta. Dana tersebut terdiri atas Rp17,5 juta untuk pembelian material bangunan dan Rp2,5 juta untuk biaya jasa perbaikan rumah.
“Jadi, Insyaallah, selain ini, Mbak Wali bersama kita para aspirator berupaya agar bisa lebih bermanfaat untuk Kota Kediri. Apa yang bisa kita usahakan akan kita lakukan. Hari ini daerah mengalami pengurangan dana transfer, maka kita harus berpikir keras bagaimana agar kesejahteraan masyarakat tetap terjaga dan tidak mengalami penurunan,” jelasnya.(*)











