adakita.news
Advertisement
  • Nasional
    • Desa Kita
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
adakita.news
  • Nasional
    • Desa Kita
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
adakita.news
No Result
View All Result
Home Gaya Hidup

Awal Musim Hujan di Jawa Timur Diprediksi Mundur Hingga Desember 2026

Dhita SeptiadarmabyDhita Septiadarma
18 Oktober 2026
Awal Musim Hujan di Jawa Timur Diprediksi Mundur Hingga Desember 2026

Baca Juga

KAI Daop 7 Madiun Sampaikan Permohonan Maaf Atas Keterlambatan Kereta Dampak Gempa Yogyakarta

Jawa Timur Diguncang Gempa M 6,4 Dini Hari, Getaran Terasa Hingga Jawa Tengah dan Jabar

KAI Daop 7 Madiun Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Potensi Cuaca Ekstrem

ADAKITANEWS, Kediri – Masyarakat di wilayah Jawa Timur dan sebagian besar Pulau Jawa diimbau untuk bersiap menghadapi musim kemarau yang masih akan berlangsung hingga satu bulan ke depan. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan bahwa awal musim hujan di wilayah tersebut baru akan dimulai pada akhir tahun, tepatnya Desember 2026.

Pundurnya awal musim hujan ini bukan hanya terjadi di Jawa. BMKG mencatat sebanyak 61,8% wilayah di Indonesia diperkirakan mengalami masa transisi musim hujan yang lebih lambat atau mundur jika dibandingkan dengan kondisi klimatologis normalnya.

BMKG merinci tahapan masuknya musim hujan secara bertahap di seluruh wilayah nusantara mulai Oktober hingga Desember 2026 sebagai berikut:

Pada Oktober 2026, musim hujan mulai menyapa wilayah utara dan barat Indonesia, meliputi Aceh Besar bagian utara, sebagian Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Lampung, Jawa Barat, serta sebagian wilayah Kalimantan, Sulawesi Tengah, Maluku Utara, dan Papua.

Lalu November 2026, hujan mulai meluas ke sebagian wilayah Sumatera, Jawa, Kalimantan, Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), sebagian kecil Nusa Tenggara Timur (NTT), Sulawesi, hingga Maluku dan Papua Selatan.

Selanjutnya Desember 2026, musim hujan resmi merata di wilayah sebagian besar Pulau Jawa (termasuk Jawa Timur), Bali, NTB, NTT, Sulawesi, Maluku Utara, Maluku, dan Lampung.

Dari sisi intensitas, mayoritas wilayah Indonesia (69,76%) diprediksi mengalami akumulasi curah hujan musiman pada kategori normal. Meski demikian, BMKG mengingatkan adanya ancaman cuaca ekstrem, di mana 18,55% wilayah berpotensi mengalami curah hujan di atas normal (lebih basah), dan 11,69% wilayah berada di kategori bawah normal (lebih kering).

Puncak musim hujan periode 2026–2027 terbagi dalam tiga gelombang utama, yakni Desember 2026 terjadi di 36,94% wilayah Indonesia. Januari 2027  terjadi di 25,68% wilayah. Februari 2027 terjadi di 16,79% wilayah.

Selain datang lebih lambat, durasi musim hujan kali ini juga diperkirakan berlangsung lebih singkat dari biasanya di 51,9% wilayah Indonesia. BMKG mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk mengoptimalkan penyesuaian aktivitas serta meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi. Masyarakat dapat terus memantau pembaruan peringatan dini dan informasi iklim terkini melalui kanal resmi BMKG.

Tags: Bencana HidrometeorologibmkgCuaca Jawa TimurMusim Hujan 2026Prakiraan Iklim

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending Minggu Ini

Marak Jual Pertalite Mahal di Medsos, 6 Pengecer BBM di Bali Ditangkap Polisi

Marak Jual Pertalite Mahal di Medsos, 6 Pengecer BBM di Bali Ditangkap Polisi

16 Oktober 2026
Rincian Lengkap Mutasi Pejabat Eselon 2, 3, dan 4 Pemkot Kediri yang Dilantik Wali Kota Vinanda Prameswati

Rincian Lengkap Mutasi Pejabat Eselon 2, 3, dan 4 Pemkot Kediri yang Dilantik Wali Kota Vinanda Prameswati

2 September 2026
Berjuang dengan Pembiayaan Mandiri, Dua Atlet Jatim Borong 4 Medali di PESONAS II NTT 2026

Berjuang dengan Pembiayaan Mandiri, Dua Atlet Jatim Borong 4 Medali di PESONAS II NTT 2026

17 Oktober 2026
Peringati Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur, Pemkot Kediri Tegaskan Komitmen Pembangunan Berkelanjutan

Peringati Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur, Pemkot Kediri Tegaskan Komitmen Pembangunan Berkelanjutan

12 Oktober 2026
Tingkatkan Pengelolaan Arsip Digital, Pemkot Kediri Gelar Bimtek Aplikasi Srikandi

Tingkatkan Pengelolaan Arsip Digital, Pemkot Kediri Gelar Bimtek Aplikasi Srikandi

14 Oktober 2026

Untuk Anda

Dinkes Kota Kediri Gelar Sosialisasi BIAS 2026, Siapkan Imunisasi Gratis untuk Ratusan Siswa SD/MI
Kesehatan

Dinkes Kota Kediri Gelar Sosialisasi BIAS 2026, Siapkan Imunisasi Gratis untuk Ratusan Siswa SD/MI

28 Juli 2026
Penerbangan Dibatalkan Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau, Maskapai Sediakan Pengembalian Dana Penuh untuk Penumpang Bandara Dhoho
Travel

Penerbangan Dibatalkan Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau, Maskapai Sediakan Pengembalian Dana Penuh untuk Penumpang Bandara Dhoho

7 September 2026
adakita.news

PT. Adakita Aksara Mediatama - ©2026

Informasi

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer/Klausula
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial

PT. Adakita Aksara Mediatama - ©2026