ADAKITANEWS, Kediri – Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, M. Hadi Setiawan atau yang akrab disapa Cak Hadi, menggelar kegiatan sosialisasi bertema “Bijak Bermedia Sosial sebagai Upaya Mencegah Penyebaran Hoaks dan Memperkuat Kerukunan Sosial” di Hotel Lotus Garden Kediri, Rabu (22/7/2026).
Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 125 warga yang berasal dari tujuh kecamatan di Kediri, serta jajaran kader Partai Golkar.
Dalam pemaparannya, politisi Partai Golkar ini menyoroti dampak ganda dari penggunaan media sosial yang tidak terkontrol. Menurutnya, tanpa filter yang baik, media sosial memiliki daya rusak yang luar biasa—mulai dari memicu keretakan rumah tangga, merusak ketentraman masyarakat, hingga mengancam keutuhan berbangsa dan bernegara.
“Kita sudah sering mendengar, banyak yang rumah tangganya hancur karena media sosial. Ditipu oleh orang yang baru dikenal, dan lain sebagainya. Begitulah bahayanya media sosial jika tanpa filter,” ujar Cak Hadi.
Cak Hadi juga kembali mengingatkan terkait peristiwa kerusuhan satu tahun silam, yang diketahui menyebabkan banyak kerugian. Ia menilai, hal tersebut salah satunya juga disebabkan oleh hasutan-hasutan yang dengan cepat menyebar melalui media soaial.
Pria yang juga merupakan Sekretaris Fraksi Golkar DPRD Provinsi Jawa Timur tersebut tidak memungkiri bahwa pelaksanaan program pemerintah saat ini masih belum sepenuhnya sempurna. Namun, ia mengingatkan agar masyarakat tidak mudah terhasut oleh berbagai narasi propaganda di media sosial yang sengaja dihembuskan untuk merongrong pemerintah dan memecah belah persatuan.
Meski memiliki sisi gelap, Cak Hadi menegaskan bahwa media sosial juga menyimpan potensi besar untuk membawa dampak positif apabila dimanfaatkan secara bijak. Salah satunya sebagai sarana gotong royong dan penyambung aspirasi masyarakat.
“Media sosial juga bisa berperan untuk saling menolong. Ada warga yang butuh bantuan, dilaporkan oleh RT, hingga akhirnya dapat ditangani dengan baik. Kalau kita manfaatkan untuk kebaikan, media sosial ini sangat bermanfaat,” jelasnya.
Lebih lanjut, Cak Hadi mendorong warga agar bersikap kritis serta aktif mengawasi lingkungan sekitar. Ia meminta masyarakat untuk tidak ragu merekam atau memfoto jika menemukan kejanggalan maupun pelanggaran di lapangan untuk dilaporkan kepada wakil rakyat.
“Njenengan adalah orang yang paling mengetahui kondisi lingkungan. Jika menemukan kejanggalan atau pelanggaran, silakan rekam, foto, dan sampaikan kepada kami anggota dewan agar bisa mendapat perhatian dan penanganan dari pemerintah,” tambahnya.
Menghadapi derasnya arus informasi di ruang digital, Cak Hadi berpesan agar masyarakat senantiasa melakukan verifikasi dan konfirmasi melalui kanal-kanal tepercaya sebelum mempercayai atau menyebarkan suatu isu.
“Kita harus bijak bermedia sosial. Jangan lupa, kalau kita suka menebar keburukan, maka keburukan itu akan selalu menyertai kita. Sebaliknya, jika kita suka menyebar kebaikan, maka insyaAllah kebaikan akan selalu menyertai kita,” pungkasnya.(*)











