ADAKITANEWS, Kediri – Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin menekankan pentingnya peran strategis kader Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dalam memperkuat ketahanan keluarga dan masyarakat. Hal tersebut ditegaskannya saat menghadiri Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 di Ruang Joyoboyo Balai Kota Kediri pada Senin (10/8/2026).
Pria yang akrab disapa Gus Qowim ini melayangkan apresiasi tinggi atas dedikasi dan pengabdian tanpa lelah para kader PKK yang konsisten bergerak di garda terdepan masyarakat. Menurutnya, para kader tidak hanya fokus mengurus rumah tangga sendiri, tetapi juga aktif membawa perubahan positif bagi keluarga-keluarga lain di Kota Kediri.
“Senang sekali rasanya, pada kesempatan ini saya berada di tengah-tengah perempuan-perempuan yang luar biasa, yang mengabdikan hidupnya untuk keumatan. Para penggerak perubahan yang tidak hanya memikirkan keluarganya sendiri, tapi juga keluarga yang lain yang ada di Kota Kediri. Atas nama pemerintah, sekali lagi kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya,” tuturnya.
Gus Qowim menilai kekuatan utama PKK terletak pada kedekatan hubungan emosional para kader dengan warga. Pendekatan dari rumah ke rumah (door-to-door) yang rutin dilakukan menjadi kunci dalam mendorong terwujudnya lingkungan masyarakat yang sehat, mandiri, dan sejahtera.
Di tengah kompleksitas tantangan zaman—mulai dari isu stunting, ketahanan pangan, kesehatan lingkungan, hingga penguatan ekonomi keluarga—Gus Qowim mengimbau seluruh elemen untuk semakin mempererat tali kolaborasi.
“Sebagaimana pesan Mbak Wali setiap apel, yaitu memperkuat sinergi dan kolaborasi. Tidak mungkin kita bisa menuju kepada kebaikan, kecuali kita harus bergandeng tangan, dan berkolaborasi dengan semua pihak,” katanya.
Lebih lanjut, ia menggarisbawahi pentingnya pelaksanaan setiap program PKK yang terukur dengan berpatokan pada pemetaan data riil di lapangan, sehingga intervensi yang dilakukan tepat sasaran dan solutif.
“Program PKK di Kota Kediri harus berbasis data lapangan, konkret, tepat sasaran, dan kreatif di dalam menjawab kebutuhan masyarakat,” tegasnya.
Mengikuti perkembangan era modern, Gus Qowim turut mendorong transformasi digital di tubuh organisasi. Pemanfaatan teknologi digital dan media sosial dinilainya krusial sebagai sarana edukasi serta percepatan penyebaran informasi positif.
“Di era media sosial dan platform digital, harus menjadi alat PKK untuk mengedukasi, seperti tadi sudah diluncurkan, yaitu SIM PKK. Yang kemudian mampu mengedukasi lebih sempurna, menginspirasi lebih lengkap, dan mempercepat penyebaran informasi positif. Serta kader PKK ini bisa menjadi kader yang adaptif dan kompeten,” ujarnya.
Melalui perayaan HKG PKK ke-54 ini, ia berharap semangat inovasi dan sinergi terus menyala demi mencetak keluarga Kota Kediri yang sehat, cerdas, produktif, serta harmonis.
Pada momentum perhelatan tersebut, turut diserahkan sederet penghargaan bagi pemenang Lomba Cipta Desain Seragam Batik Khas TP PKK Kota Kediri, Lomba Cipta Jingle “Cinta Anak Cinta Keluarga”, serta Lomba Cerdas Cermat Pokja IV.
Apresiasi khusus juga dianugerahkan kepada para kader yang telah mengabdi secara konsisten selama 15 tahun, yakni Wiwit Sri Wahyuni (Sekretaris TP PKK Kecamatan Pesantren), Wiwik Ratnawati (Sekretaris TP PKK Kecamatan Pesantren), dan Pujiati (Sekretaris Pokja I TP PKK Kelurahan Mojoroto).
Selain itu, penghargaan atas keberhasilan implementasi 10 Program Pokok PKK tingkat kelurahan berhasil disabet oleh Kelurahan Sukorame, Banaran, dan Semampir.(*)











