ADAKITANEWS, Kediri – Sebanyak 160 calon jemaah haji (CJH) asal Kabupaten Nganjuk untuk musim haji 2027 menjalani pengurusan dokumen paspor di Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Kediri selama dua hari, yakni Rabu hingga Kamis (9–10/9/2026).
Layanan khusus yang dipusatkan di Graha Adiwinata, Kantor Imigrasi Kediri, Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri ini digelar guna memberikan kemudahan, ketertiban, dan kenyamanan bagi para calon jemaah.
Pada hari pertama pelaksanaan, Rabu (9/9/2026), terdapat 81 CJH yang terlayani. Layanan dilanjutkan pada Kamis (10/9/2026) untuk 79 CJH sisanya.
Pemilihan lokasi di Graha Adiwinata bertujuan menyediakan tempat yang memadai sehingga pemrosesan paspor haji tidak mengganggu alur pelayanan reguler bagi masyarakat umum. Panitia membagi kedatangan jemaah ke dalam beberapa sesi waktu agar tidak terjadi antrean maupun penumpukan di lokasi.
Sebagai bentuk pelayanan humanis, Imigrasi Kediri melengkapi area pendaftaran dengan beragam fasilitas pendukung, mulai dari penyediaan kudapan, minuman, makanan kotak, hingga kursi roda bagi jemaah lansia atau yang membutuhkan.
Kegiatan ini merupakan bentuk realisasi hasil koordinasi antara Kantor Imigrasi Kediri bersama Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Nganjuk pada 1 September 2026 dalam mempersiapkan dokumen perjalanan keberangkatan haji.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Kediri Antonius Frizky Saniscara Cahya Putra menyampaikan bahwa sinergi sejak dini merupakan kunci kelancaran pengurusan paspor.
“Koordinasi yang dilakukan sejak awal kami tindak lanjuti dengan pelayanan secara terjadwal. Kami ingin memastikan proses pengurusan paspor berjalan tertib, nyaman, dan memberikan kemudahan bagi calon jemaah haji,” ujar Antonius.
Berdasarkan data kesepakatan dengan Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Nganjuk, total kuota jemaah haji Kabupaten Nganjuk untuk tahun 2027 mencapai 675 orang. Tahapan pelayanan bagi 160 CJH ini menjadi bagian dari persiapan awal pengumpulan dokumen perjalanan sebelum diberangkatkan ke Tanah Suci.
Layanan terpadu dan terjadwal ini menjadi wujud komitmen Imigrasi untuk Rakyat dalam menghadirkan pelayanan publik yang tertib, nyaman, serta berorientasi pada kebutuhan masyarakat.(*)











