ADAKITANEWS, Madiun – Masyarakat di kawasan Madiun Raya dan sekitarnya masih harus bersabar menghadapi cuaca terik yang menyengat. Berdasarkan rilis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), suhu udara pada siang hari diprakirakan menembus 34 hingga 37 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan udara yang anjlok hingga 30-45 persen.
Kondisi udara yang cenderung panas dan sangat kering ini diprediksi masih bertahan hingga penghujung Oktober 2026, meskipun wilayah Madiun Raya secara iklim sudah memasuki masa transisi atau pancaroba.
Pranata Meteorologi dan Geofisika (PMG) Madya BMKG Nganjuk, Setiyaris, mengungkapkan bahwa teriknya cuaca saat ini didorong oleh hembusan angin Monsun Australia yang masih membawa gumpalan massa udara kering.
“Meski sudah memasuki masa pancaroba, bukan berarti hujan akan turun merata di seluruh wilayah. Peluang hujan masih bersifat lokal, terutama di daerah dataran tinggi pada sore hingga malam hari,” terang Setiyaris.
Selain pengaruh Monsun Australia, kombinasi fenomena iklim global seperti dinamika El Nino serta anomali positif Indian Ocean Dipole (IOD) turut memperlambat pembentukan awan-awan hujan, khususnya di kawasan dataran rendah Madiun Raya.
Imbasnya, potensi hujan dalam waktu dekat masih sangat minim dan hanya terjadi secara sporadis di wilayah perbukitan atau pegunungan.
Menghadapi paparan terik sinar matahari dalam durasi panjang, BMKG mewanti-wanti warga agar lebih disiplin dalam menjaga kesehatan tubuh, terutama saat terpaksa beraktivitas di luar ruangan pada siang hari.
“Suhu tinggi berpotensi meningkatkan risiko dehidrasi apabila tidak diimbangi dengan asupan cairan yang cukup,” imbau Setiyaris.
Guna mengantisipasi dampak buruk cuaca ekstrem ini, masyarakat disarankan untuk mencukupi konsumsi air minum harian agar terhindar dari heat stroke dan dehidrasi. Membatasi aktivitas fisik langsung di bawah terik matahari pada puncak siang hari. Mempergunakan pelindung diri (topi, payung, sunscreen) saat berada di luar ruangan. Serta bijak dan hemat dalam mengelola penggunaan air bersih selama masa kering berlangsung.











