adakita.news
Advertisement
  • Nasional
    • Desa Kita
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
adakita.news
  • Nasional
    • Desa Kita
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
adakita.news
No Result
View All Result
Home Politik Pemerintahan

Pemkot Kediri Evaluasi Kinerja Pemerintah Digital 2026 Bersama KemenPAN-RB

Rochmatullah KurniawanbyRochmatullah Kurniawan
22 September 2026
Pemkot Kediri Evaluasi Kinerja Pemerintah Digital 2026 Bersama KemenPAN-RB

Baca Juga

Pemkot Kediri Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Bencana Hidrometeorologi

Pemkot Kediri Raih ATM Award 2026 atas Komitmen Penanggulangan AIDS, TBC, dan Malaria

Pemkot Kediri Perkuat Implementasi Satu Data Indonesia Lewat Rencana Aksi Daerah 2026–2029

ADAKITANEWS, Kediri – Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) mengikuti Interview Evaluasi Kinerja Pemerintah Digital (PEMDI) Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB), Senin (21/9/2026).

Agenda evaluasi tersebut dilaksanakan oleh tim asesor KemenPAN-RB guna meninjau secara mendalam implementasi tata kelola pemerintahan berbasis digital di lingkungan Pemerintah Kota Kediri.

Kepala Diskominfo Kota Kediri, Sugeng Wahyu Purba Kelana, memaparkan adanya selisih antara hasil penilaian mandiri yang dilakukan secara internal oleh Pemkot Kediri dengan catatan evaluasi sementara dari pihak pusat. Berdasarkan pemaparan asesor, indeks PEMDI Kota Kediri tercatat pada angka 1,2 dari skala 5, sementara skor dari penilaian mandiri berada di angka 2,246.

“Memang ada jarak antara penilaian mandiri dengan hasil evaluasi sementara dari pusat. Setelah kami evaluasi, salah satu penyebabnya karena evidence atau bukti dukung dari beberapa aspek belum seluruhnya diunggah, meskipun secara substansi sudah tersedia,” jelas Sugeng.

Menurutnya, cakupan bukti dukung dalam evaluasi PEMDI meliputi beragam indikator penyelenggaraan pemerintahan digital, mulai dari aspek kebijakan, infrastruktur, sumber daya manusia, pengelolaan aplikasi, keamanan data, interoperabilitas, tingkat transparansi, hingga dampak nyata pemanfaatan teknologi bagi publik.

Sugeng menegaskan bahwa asesmen PEMDI tidak sekadar menilai keberadaan infrastruktur teknologi semata, melainkan mengevaluasi sejauh mana optimalisasi pemanfaatannya dalam mendukung efisiensi birokrasi dan peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat.

“Pemanfaatan teknologi saat ini sudah dilakukan untuk peningkatan pelayanan, pengolahan data, maupun interaksi dengan masyarakat. Dalam evaluasi tadi masih dibahas terkait batas kecukupan evidence yang harus diunggah pemerintah daerah,” ujarnya.

Sebagai langkah cepat guna merespons temuan tersebut, Diskominfo Kota Kediri langsung berkoordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait selaku pengampu program. Langkah ini ditempuh agar seluruh praktik baik penerapan pemerintahan digital yang telah berjalan dapat terdokumentasi secara utuh dan terunggah sebagai kelengkapan evidence.

“Kami sudah melakukan koordinasi dengan OPD pengampu untuk bisa mencukupi atau menambah evidence. Harapannya, data pendukung yang disampaikan dapat memperkuat hasil evaluasi dan menambah nilai,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Sugeng menyampaikan bahwa Pemkot Kediri memasang target perolehan indeks PEMDI Tahun 2026 di angka 2,246, selaras dengan hasil asesmen mandiri. Capayan tersebut juga melampaui target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) sebesar 1,7 yang dipatok sebagai standar nasional oleh KemenPAN-RB.

Guna mewujudkan target tersebut, pihaknya mengoptimalkan strategi penguatan koordinasi lintas sektor serta memperketat dokumentasi administratif terhadap seluruh inovasi digital yang telah beroperasi di lingkup Pemkot Kediri.

“Pemanfaatan teknologi yang sudah berlaku akan kami dokumentasikan dan dijadikan evidence. Komitmen Pemerintah Kota Kediri untuk meningkatkan pelayanan digital sudah dilakukan di semua lini, mulai dari level atas sampai bawah. Hanya saja, secara administratif kelengkapannya masih perlu diperkuat,” terangnya.

Ia pun memastikan bahwa Pemkot Kediri terus berfokus menyempurnakan kualitas penyelenggaraan pemerintahan digital secara menyeluruh, mencakup kesiapan aplikasi, penguatan infrastruktur, aspek regulasi, keamanan data, transparansi, hingga kebermanfaatan layanan bagi masyarakat.

“Kami berharap nilai PEMDI Kota Kediri bisa minimal sesuai dengan target yang kami tetapkan. Dari sisi infrastruktur sudah memenuhi dan layanan kami juga sudah berbasis digital. Selanjutnya yang perlu kami perkuat adalah kelengkapan evidence dan dokumentasinya,” pungkasnya.(*)

Tags: Diskominfo KediriEvaluasi PEMDI 2026KemenPAN-RBPemkot Kediri

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending Minggu Ini

DP3AP2KB Kota Kediri Perkuat Implementasi Peta Jalan Pembangunan Kependudukan Melalui Kampung KB Ketami

DP3AP2KB Kota Kediri Perkuat Implementasi Peta Jalan Pembangunan Kependudukan Melalui Kampung KB Ketami

3 November 2026
Puji Gagasan Konservasi Alam Bupati Mochamad Nur Arifin, Akademisi Korsel Jajaki Kerjasama dengan Trenggalek

Puji Gagasan Konservasi Alam Bupati Mochamad Nur Arifin, Akademisi Korsel Jajaki Kerjasama dengan Trenggalek

2 November 2026
Transfer Pusat Anjlok Rp 142 Miliar, Pemkab Ponorogo Harus Putar Otak Amankan Dana Desa dan Layanan Kesehatan

Transfer Pusat Anjlok Rp 142 Miliar, Pemkab Ponorogo Harus Putar Otak Amankan Dana Desa dan Layanan Kesehatan

20 Oktober 2026
Pemkot Kediri Kenalkan Edukasi Kesiapsiagaan Bencana Sejak Dini Lewat PAUD Sigap

Pemkot Kediri Kenalkan Edukasi Kesiapsiagaan Bencana Sejak Dini Lewat PAUD Sigap

2 November 2026
Hingga September 2026, Penerimaan Pajak Ekonomi Digital Capai Rp58,75 Triliun, PPN PMSE Jadi Penopang Utama

Hingga September 2026, Penerimaan Pajak Ekonomi Digital Capai Rp58,75 Triliun, PPN PMSE Jadi Penopang Utama

2 November 2026

Untuk Anda

PBB-P2 Jombang 2026 Resmi Diluncurkan, Bupati Warsubi Turunkan Ketetapan Pajak hingga Rp15,1 Miliar
Ekonomi

PBB-P2 Jombang 2026 Resmi Diluncurkan, Bupati Warsubi Turunkan Ketetapan Pajak hingga Rp15,1 Miliar

22 Januari 2026
Kediri Raih Opini WTP ke-10 Berturut-turut dari BPK
Pemerintahan

Kediri Raih Opini WTP ke-10 Berturut-turut dari BPK

30 Mei 2026
adakita.news

PT. Adakita Aksara Mediatama - ©2026

Informasi

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer/Klausula
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial

PT. Adakita Aksara Mediatama - ©2026