ADAKITANEWS, Kediri – Usulan perbaikan Jalan Baruklinting yang mengalami kerusakan dari warga Desa Wonojoyo, Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri, akhirnya diakomodasi melalui Rumah Aspirasi DPD Partai Golkar Kabupaten Kediri.
Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Kediri yang juga menjabat sebagai anggota Komisi B DPRD Provinsi Jawa Timur, M Hadi Setiawan atau yang akrab disapa Cak Hadi, menyalurkan bantuan material aspal guna mendukung kelancaran perbaikan infrastruktur jalan tersebut.
Bahan aspal itu telah diambil oleh perwakilan Desa Wonojoyo dengan didampingi aparat TNI dari Kantor DPD Partai Golkar Kabupaten Kediri pada Senin (21/9/2026) siang. Rencananya, proses pengerjaan pengaspalan Jalan Baruklinting akan dilangsungkan pada Oktober 2026.
Cak Hadi menjelaskan bahwa bantuan material tersebut merupakan wujud respons cepat atas aspirasi warga Desa Wonojoyo yang dihimpun melalui Rumah Aspirasi DPD Partai Golkar Kabupaten Kediri.
“Usulan warga merupakan bagian penting dari aspirasi yang kami terima melalui Rumah Aspirasi. Setelah melihat kebutuhan perbaikan Jalan Baruklinting, kami berupaya mengakomodasi usulan tersebut melalui bantuan aspal. Mudah-mudahan pelaksanaannya nanti dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Cak Hadi.
Kepala Desa Wonojoyo Dwi May Susanto mengungkapkan rasa syukurnya lantaran usulan yang diajukan bersama para tokoh masyarakat serta lembaga desa akhirnya mendapat lampu hijau.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur usulan kami bersama tokoh dan lembaga desa sudah diakomodir oleh Cak Hadi dari Partai Golkar,” kata Dwi saat dikonfirmasi melalui pesan singkat.
Dwi menuturkan, kondisi fisik Jalan Baruklinting saat ini sudah mengalami kerusakan yang cukup parah dan dipenuhi banyak lubang. Titik-titik kerusakan tersebut terbentang di sepanjang ruas jalan kurang lebih 750 meter.
“Jalan sudah rusak parah, berlubang. Ada warga yang melintas sampai jatuh,” ujarnya.
Ia menambahkan, kerusakan infrastruktur jalan tersebut telah berlangsung selama kurang lebih empat tahun. Selama kurun waktu tersebut, warga setempat terpaksa melakukan perbaikan secara swadaya demi menjaga agar kondisi jalan tetap bisa dilalui untuk aktivitas sehari-hari.
Padahal, kata Dwi, Jalan Baruklinting memegang peranan vital bagi mobilitas masyarakat lantaran berfungsi sebagai jalur utama penghubung antardaerah, baik antara wilayah kota dan kabupaten maupun lintas kecamatan.
“Jalan tersebut selalu digunakan warga, baik dari kota maupun kabupaten, karena merupakan jalan utama yang menghubungkan dua daerah, kota dan kabupaten, maupun antarkecamatan,” jelas Dwi.(*)











