ADAKITANEWS, Kediri – Dewan Pimpinan Cabang Persatuan Purnawirawan dan Warakawuri TNI dan Polri Kota Kediri melakukan kunjungan silaturahmi ke Pondok Pesantren Wali Barokah Kota Kediri pada Rabu (12/8/2026). Pertemuan ini menjadi momentum untuk mempererat jalinan komunikasi sekaligus mendiskusikan berbagai program pemberdayaan pesantren dan langkah menjaga ketahanan lingkungan.
Ketua Ponpes Wali Barokah, KH Sunarto, menyambut hangat kedatangan jajaran pengurus DPC Pepabri Kota Kediri. Kunjungan tersebut dinilai sangat berharga untuk memelihara keharmonisan yang telah dibangun bersama keluarga besar purnawirawan TNI dan Polri.
“Alhamdulillah, hubungan Ponpes Wali Barokah dengan TNI dan Polri selama ini berjalan dengan sangat baik. Silaturahim seperti ini penting untuk terus menjaga komunikasi, memperkuat kebersamaan, serta membangun sinergi dalam berbagai kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Sunarto.
Dalam kesempatan itu, Sunarto memaparkan keberadaan unit usaha produktif Al Qomar Bakery yang dikelola pihak pesantren. Selain bertujuan meningkatkan kemandirian ekonomi, unit usaha ini menjadi wadah pembelajaran serta pelatihan keterampilan bagi para santri.
“Al Qomar Bakery merupakan salah satu ikhtiar kami untuk mengembangkan kemandirian dan keterampilan. Harapannya, kegiatan seperti ini dapat terus berkembang sehingga memberikan manfaat secara ekonomi sekaligus menjadi sarana pembelajaran bagi para santri,” katanya.
Pembahasan dalam pertemuan tersebut juga mencakup isu pelestarian lingkungan hidup secara berkelanjutan. Ponpes Wali Barokah secara konsisten mengedukasi para santri untuk menjaga kebersihan, melakukan penghijauan, serta mengelola sumber daya secara bijaksana demi menciptakan kawasan pesantren yang ramah lingkungan.
“Menjaga lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi menjadi tanggung jawab bersama. Pesantren memiliki peran untuk memberikan contoh kepada masyarakat melalui pengelolaan lingkungan yang baik, kebersihan, penghijauan, hingga pemanfaatan sumber daya secara bijaksana,” jelasnya.
Pada kesempatan yang sama, Ketua DPC Pepabri Kota Kediri, Suratin BW, menyampaikan apresiasi atas penyambutan dari pihak pesantren. Ia mengungkapkan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari agenda Pepabri dalam merawat silaturahmi dengan berbagai komponen masyarakat, termasuk lembaga pendidikan keagamaan.
“Kami sangat mengapresiasi sambutan dari Ponpes Wali Barokah. Silaturahim ini menjadi kesempatan bagi kami untuk melihat secara langsung berbagai kegiatan yang dilakukan pesantren, termasuk Al Qomar Bakery dan kepedulian terhadap ketahanan lingkungan hidup,” tutur Suratin BW.
Suratin menambahkan bahwa keberadaan unit kemandirian seperti Al Qomar Bakery membuktikan peran aktif pesantren yang tidak hanya fokus pada pendidikan keagamaan, melainkan juga pada pengembangan potensi ekonomi dan keterampilan masyarakat.
“Pesantren memiliki potensi yang besar dalam membangun kemandirian. Kami melihat kegiatan Al Qomar Bakery sebagai sesuatu yang positif karena ada unsur pendidikan, keterampilan, sekaligus pemberdayaan ekonomi,” ujarnya.
Suratin berharap hubungan harmonis antara Pepabri dan Ponpes Wali Barokah dapat terus dipelihara. Menurutnya, sinergi yang kokoh antara pesantren dan unsur TNI-Polri merupakan pondasi penting dalam menjaga persatuan serta kondusivitas di wilayah Kota Kediri.
“Hubungan Wali Barokah dengan TNI dan Polri selama ini sudah sangat baik. Kami berharap silaturahim ini semakin memperkuat hubungan tersebut. Semangat kebersamaan dan komunikasi yang baik harus terus dijaga demi menciptakan lingkungan masyarakat yang aman, guyub, dan kondusif,” pungkasnya.
Rangkaian acara diakhiri dengan sesi dialog interaktif dan ramah tamah untuk membahas potensi kerja sama pada masa mendatang. Kegiatan ini diharapkan semakin mengukuhkan kolaborasi antara Pepabri, Ponpes Wali Barokah, dan seluruh elemen masyarakat di Kota Kediri.(*)











