ADAKITANEWS, Kediri – Lebih dari 100 warga Kabupaten Kediri yang mayoritas merupakan ibu-ibu Muslimat mengikuti kegiatan sosialisasi hukum di salah satu hotel di Kabupaten Kediri, Sabtu (26/9/2026). Acara tersebut mengangkat tema “Pentingnya Kesadaran dan Pemahaman terhadap Hukum sebagai Fondasi Penguatan Pilar untuk Mewujudkan Keadilan”.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Kediri yang juga menjabat sebagai anggota Komisi B DPRD Provinsi Jawa Timur, M Hadi Setiawan atau yang akrab disapa Cak Hadi. Dalam acara tersebut, para peserta memperoleh paparan materi krusial mengenai perlindungan terhadap perempuan dan anak serta peningkatan kewaspadaan terhadap maraknya pinjaman online.
Sekretaris Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG) Kabupaten Kediri, Dinar Anggri Andina, hadir memaparkan materi seputar kekerasan terhadap perempuan dan anak. Ia menegaskan bahwa KPPG hadir bukan sekadar sebagai pelengkap organisasi, melainkan motor penggerak yang mendorong kaum perempuan agar berani bersuara ketika menghadapi tindak kekerasan maupun ketidakadilan.
Menurut Dinar, KPPG bekerja sama secara aktif dengan Tim Hukum Partai Golkar Kabupaten Kediri guna memberikan fasilitas pendampingan hukum yang komprehensif bagi perempuan yang membutuhkan. Fasilitas tersebut meliputi proses pembuatan berita acara pemeriksaan, pendampingan pemeriksaan medis, visum, hingga penanggungan biaya pemeriksaan terkait.
“Bahkan jika ada yang takut pulang, Golkar siap menjadi rumahnya,” ujar Dinar.
Ia menambahkan, kaum perempuan kerap kali diliputi rasa takut dan merasa tidak berdaya saat menghadapi pelbagai persoalan. Oleh karena itu, pihaknya berupaya memotivasi perempuan agar memiliki keberanian mental serta mampu bertindak sebagai agen penggerak di tengah masyarakat.
“Kami ingin mengajak agar perempuan untuk bisa, perempuan sebagai penggerak,” tuturnya.
Selain menyediakan layanan pendampingan hukum, KPPG juga secara rutin menggelar program pelatihan keterampilan bagi perempuan setiap satu bulan sekali. Program pembinaan tersebut tidak berhenti pada tahap pelatihan saja, melainkan berlanjut hingga pendampingan pengurusan izin edar pangan industri rumah tangga, nomor induk berusaha, dan kebutuhan legalitas usaha lainnya.
Di sisi lain, Konsultan Fintech Neng Ucik Susilowati turut hadir memberikan materi penyuluhan mengenai bahaya serta maraknya praktik pinjaman online ilegal maupun konsumtif. Ia mengingatkan para peserta, khususnya kaum ibu, agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap kemudahan akses pinjaman berbasis digital tersebut.
Kewaspadaan tinggi sangat diperlukan tidak hanya untuk melindungi diri sendiri, melainkan juga menjaga keutuhan keluarga, terutama anak-anak, dari jeratan utang akibat kemudahan akses pinjaman online saat ini.
Sementara itu, Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Kediri M Hadi Setiawan menjelaskan bahwa pemahaman yang baik terhadap aspek hukum sangat esensial agar masyarakat memahami hak serta kewajiban mereka secara utuh. Dengan demikian, warga mampu mengambil langkah antisipatif dan tepat ketika menghadapi berbagai permasalahan pelik.
“Kesadaran dan pemahaman terhadap hukum menjadi bagian penting dalam kehidupan bermasyarakat. Melalui kegiatan ini, kami ingin masyarakat, khususnya para ibu, memiliki pengetahuan yang cukup untuk melindungi diri dan keluarga serta berani mencari bantuan ketika menghadapi persoalan hukum,” ujar Cak Hadi.
Ia berharap materi edukatif yang disampaikan dalam forum sosialisasi ini dapat diserap dengan baik oleh para peserta serta diaplikasikan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam menghadapi ancaman kekerasan maupun mengantisipasi persoalan finansial terkait pinjaman online.(*)











