ADAKITANEWS, Kediri – Turnamen Bola Voli Putra dan Putri Wali Kota Kediri Cup Piala Bergilir resmi berakhir setelah menggelar laga final di Lapangan Voli Omah Sawah, Kelurahan Burengan, pada Sabtu (1/8/2026). Partai puncak kategori putra mempertemukan tim Kelurahan Betet melawan Kelurahan Ngampel, sedangkan sektor putri menyajikan duel antara Kelurahan Ngadirejo menghadapi Kelurahan Jamsaren.
Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati hadir menyaksikan langsung jalannya partai pemungkas tersebut bersama jajaran pejabat Pemkot Kediri. Sebelum laga utama bergulir, para penonton yang memenuhi arena sejak sore hari disuguhi pertandingan ekshibisi antara tim putri Omah Sawah melawan Petrokimia Gresik.
Dalam sambutannya, Vinanda Prameswati menyampaikan rasa syukur atas suksesnya penyelenggaraan turnamen yang berlangsung selama satu bulan penuh tersebut. Tingginya animo masyarakat dinilai menjadi bukti hidupnya atmosfer olahraga di Kota Kediri.
“Alhamdulillah, malam hari ini kita sampai pada pertandingan terakhir. Selama satu bulan terakhir saya melihat antusiasme masyarakat luar biasa. Setiap hari Lapangan Voli Omah Sawah selalu hidup dan dipenuhi Bapak-Ibu yang datang untuk menyaksikan Turnamen Bola Voli Wali Kota Kediri Cup,” jelasnya.
Wali kota yang akrab disapa Mbak Wali ini juga berpesan kepada seluruh atlet untuk senantiasa mengedepankan sportivitas. Penonton turut diimbau agar menjaga ketertiban, keamanan, serta kenyamanan selama acara berlangsung.
Apresiasi setinggi-tingginya disampaikan Vinanda kepada panitia pelaksana, Pengcab PBVSI Kota Kediri, dan seluruh pihak yang terlibat dalam menyukseskan gelaran ini.
“Saya melihat turnamen ini bukan hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi wadah mempererat kebersamaan dan memperkuat rasa persaudaraan. Saya berharap kerukunan ini tetap terjaga. Semoga dari turnamen ini lahir atlet-atlet bola voli berprestasi yang nantinya dapat mengharumkan nama Kota Kediri,” tuturnya.
Ia menitipkan pesan agar persatuan antarwarga tetap terpelihara tanpa terpecah belah oleh hasil pertandingan.
“Saya titip pesan, apa pun hasilnya nanti, jangan sampai karena tim yang didukung kalah justru menimbulkan perselisihan. Kita semua adalah keluarga besar Kota Kediri. Antarwarga dan antarkelurahan harus tetap rukun dan saling menjaga kebersamaan,” katanya.
Melalui laga yang berlangsung sengit, tim putra Kelurahan Ngampel akhirnya berhasil mengamankan gelar juara pertama setelah menaklukkan Kelurahan Betet. Sementara pada kategori putri, tim Kelurahan Jamsaren sukses keluar sebagai pemenang usai mengalahkan Kelurahan Ngadirejo.(*)











