ADAKITANEWS, Kediri – Pemerintah Kabupaten Kediri terus memacu pengembangan sektor olahraga serta pembinaan atlet daerah, termasuk pada cabang olahraga senam. Komitmen tersebut diwujudkan melalui perhelatan Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Persatuan Senam Indonesia (PERSANI) Jawa Timur 2026 yang dipusatkan di Kabupaten Kediri.
Agenda Kejurprov PERSANI Jawa Timur 2026 dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Kediri Dewi Mariya Ulfa yang hadir mewakili Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana di Convention Hall Simpang Lima Gumul (SLG) pada Rabu (16/9/2026).
Sebanyak 279 atlet dari 24 kabupaten dan kota se-Jawa Timur berpartisipasi dalam ajang bergengsi tersebut. Seluruh peserta bersaing pada tiga kategori lomba, yaitu senam aerobik, artistik, serta ritmik.
Sebagai tuan rumah penyelenggara, Kabupaten Kediri menerjunkan 12 atlet andalan untuk bertanding dalam kompetisi tingkat provinsi ini.
Dewi menyampaikan bahwa Kejurprov Gymnastic menjadi sarana evaluasi untuk mengukur sejauh mana efektivitas pembinaan atlet senam, khususnya dalam menjaring bibit-bibit berbakat di Kabupaten Kediri. Kompetisi ini juga menjadi media guna memperkaya jam terbang tanding para atlet di level regional.
“Harapannya kita bisa melahirkan atlet-atlet yang berprestasi untuk berbagai event seperti Porprov, PON maupun event nasional dan internasional,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Dewi memberikan apresiasi atas dedikasi KONI Kabupaten Kediri yang telah konsisten mengawal pembinaan atlet berprestasi selama lebih dari tiga dekade. Peran aktif tersebut dinilai selaras dengan fokus Pemkab Kediri dalam memajukan keolahragaan daerah.
Pada kesempatan yang sama, Ketua KONI Kabupaten Kediri Hakim Rahmadsyah Parnata menegaskan bahwa pihaknya mematok target perolehan medali emas pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2027. Salah satu strategi utama yang diterapkan yaitu memfokuskan pembinaan pesenam sejak bangku sekolah dasar.
Hakim menerangkan, pembinaan telah menyasar atlet-atlet belia, termasuk pesenam yang kini berusia sekitar 10 tahun. Langkah pembinaan dari akar rumput ini diharapkan menjadi fondasi yang kokoh bagi para atlet dalam menghadapi berbagai ajang kejuaraan di masa mendatang.
Selain konsentrasi menuju Porprov 2027, KONI Kabupaten Kediri mulai mematangkan berbagai aspek persiapan sebagai calon tuan rumah Porprov 2029. Tahapan peninjauan dan survei lokasi pertandingan (venue) mulai dijalankan secara bertahap.
“Kita sudah mulai proses untuk cek venue, survei juga dan dilaporkan kepada KONI Jatim untuk ditindaklanjuti agar segera di-SK-kan oleh Ibu Gubernur,” tambahnya.(*)











