ADAKITANEWS, Kediri – Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati memberikan arahan strategis kepada Duta Generasi Berencana (GenRe) Kota Kediri serta Forum Anak Kota Kediri di Ruang Joyoboyo Balai Kota Kediri, Selasa (7/7/2026). Dalam forum tersebut, Kepala Daerah mengajak seluruh peserta yang hadir untuk tampil sebagai agen perubahan yang mampu menginspirasi kaum muda agar konsisten belajar, berani memelihara mimpi besar, dan membangun karakter yang tangguh.
Wali Kota yang akrab dengan sapaan Mbak Wali ini menggarisbawahi bahwa generasi muda merupakan aset paling berharga bagi masa depan bangsa. Oleh sebab itu, semua lapisan masyarakat memikul tanggung jawab kolektif dalam mencetak generasi penerus yang cerdas, berkarakter, berakhlak mulia, sekaligus kompetitif.
Ia menilai bahwa potret kualitas bangsa pada masa mendatang sangat bergantung pada tingkat kesiapan para pemuda hari ini dalam merespons berbagai dinamika tantangan zaman.
Mbak Wali menguraikan bahwa Duta GenRe dan Forum Anak mengemban fungsi yang sangat strategis lantaran mereka merupakan putra-putri pilihan Kota Kediri yang telah lolos proses seleksi ketat. Ia mengingatkan bahwa tanggung jawab para anggota tidak berakhir begitu saja setelah proses penobatan selesai, melainkan harus dibuktikan lewat tindakan nyata sebagai panutan di tengah lingkungan masyarakat.
“Saya berharap adik-adik dapat menjadi motivator bagi teman-teman sebaya, terutama dalam bidang pendidikan. Edukasikan bahwa pendidikan itu penting karena masa depan bangsa ada di tangan generasi muda. Jangan sampai ada yang kehilangan semangat untuk sekolah atau kuliah,” kata Mbak Wali.
Di samping memotivasi generasi muda agar mencintai dunia pendidikan, Wali Kota juga mendorong para Duta GenRe dan Forum Anak untuk memantik keberanian rekan-rekan sebaya mereka dalam merajut cita-cita tinggi. Ia menekankan bahwa faktor keterbatasan finansial tidak boleh dijadikan batu sandungan untuk menggapai masa depan yang cerah, mengingat Pemerintah Kota Kediri telah menggulirkan beragam skema beasiswa pendidikan.
“Jangan pernah takut bermimpi. Kalau ingin menjadi dokter, pilot, chef, atau profesi lainnya, tetaplah berusaha. Jangan patah semangat hanya karena keterbatasan ekonomi. Pemerintah Kota Kediri telah menyediakan program beasiswa sehingga kesempatan untuk meraih cita-cita tetap terbuka,” pesannya.
Melihat derasnya arus perkembangan teknologi digital saat ini, Mbak Wali turut menyelipkan pesan mengenai krusialnya penguatan kapasitas literasi. Ia mengajak kelompok muda untuk menumbuhkan kebiasaan membaca dari sumber-sumber yang valid dan tepercaya, sehingga mereka memiliki kemampuan memilah informasi yang akurat serta membentengi diri dari sebaran berita bohong atau hoaks.
“Tingkat literasi harus terus ditingkatkan. Biasakan membaca karena dengan membaca kita memiliki wawasan yang lebih luas dan mampu berpikir kritis. Sekarang banyak buku yang bisa diakses melalui platform digital, sehingga tidak ada alasan untuk tidak membiasakan budaya membaca,” tuturnya.
Mengakhiri pidato arahannya, Mbak Wali menaruh harapan besar agar Duta GenRe dan Forum Anak mampu memegang teguh amanat organisasi dengan optimal, serta tumbuh menjadi sosok pemuda yang disiplin, jujur, kritis, dan menjunjung tinggi nilai gotong royong. Mereka juga dituntut aktif mengampanyekan beragam isu krusial di masyarakat, mulai dari ketahanan keluarga, pendidikan, pemeliharaan kesehatan, hingga pelestarian lingkungan.
Pada penghujung agenda tersebut, pihak penyelenggara turut mengumumkan daftar para pemenang untuk kategori Lomba Batik PKK dan Lomba Jingle PKK Kota Kediri.(*/pty/kur)











