ADAKITANEWS, Kediri – Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati resmi memberangkatkan iring-iringan Kirab Budaya Pesanggrahan Siti Inggil yang digelar di Kelurahan Lirboyo pada Minggu (5/7/2026). Prosesi sakral tersebut diawali dengan ritual siraman gunungan hasil bumi sebagai perlambang rasa syukur atas limpahan rezeki sekaligus doa keselamatan bagi seluruh warga.
Agenda tahunan ini berlangsung semarak dengan menyuguhkan gunungan hasil bumi berukuran besar serta pawai busana adat yang diperagakan oleh perwakilan delapan RW dan 28 RT se-Kelurahan Lirboyo. Kemeriahan kirab semakin lengkap dengan adanya arak-arakan benda pusaka, atraksi kesenian tradisional jaranan, hingga suguhan tari kreasi baru yang memamerkan khazanah seni khas daerah.
Adapun rute konvoi budaya ini mengambil titik awal di Jalan Sitinggil, kemudian bergerak menyusuri Jalan Kademangan, Jalan Semeru, Jalan Penanggungan, dan kembali menuju garis finis di Jalan Sitinggil.
Sebelum melepas para peserta kirab, Wali Kota Kediri yang akrab disapa Mbak Wali menekankan bahwa Kirab Budaya Pesanggrahan Siti Inggil bukan sekadar tontonan musiman, melainkan wadah pelestarian adat sekaligus instrumen penguat rajutan gotong royong antarwarga.
Ia mengapresiasi pembuatan gunungan hasil bumi yang murni lahir dari swadaya dan hasil kolaborasi nyata seluruh lapisan masyarakat, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa yang menyumbangkan hasil panen pribadi mereka.
“Saya berharap kegiatan hari ini dapat menjadi media edukasi bagi masyarakat Kota Kediri, khususnya warga Kelurahan Lirboyo. Tradisi seperti ini harus terus dijaga dan dilaksanakan setiap tahun agar generasi muda mengenal serta mencintai budaya daerahnya,” kata Vinanda Prameswati.
Lebih lanjut, Mbak Wali mengajak masyarakat untuk merawat eksistensi tradisi lokal ini sebagai modal sosial dalam menjaga kerukunan, kebersamaan, dan kekompakan di lingkungan bertetangga.
Di samping misi merawat peradaban luhur, Vinanda berharap Kirab Budaya Pesanggrahan Siti Inggil ke depan mampu mendongkrak potensi pariwisata berbasis kearifan lokal di Kelurahan Lirboyo, yang pada gilirannya berimbas positif terhadap roda perekonomian dan kesejahteraan warga setempat.(*)











