• Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
adakita.news
Advertisement
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
adakita.news
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
adakita.news
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Tata Ulang Kawasan CFD Jalan Dhoho, Dinkop UMTK Kediri Bereskan Masalah Klaim Lapak dan Jual Beli Lapak Liar

Rochmatullah KurniawanbyRochmatullah Kurniawan
1 Juli 2026
Tata Ulang Kawasan CFD Jalan Dhoho, Dinkop UMTK Kediri Bereskan Masalah Klaim Lapak dan Jual Beli Lapak Liar

Baca Juga

Pemkot Kediri Tata Ulang Kawasan CFD Jalan Dhoho, Hadirkan Pos Kesehatan Hewan Keliling

Antisipasi Kepadatan, Satpol PP Kota Kediri Wacanakan Pendirian Posko Informasi Terpadu di CFD

Dekatkan Pelayanan, Imigrasi Kediri Buka Layanan Eazy Passport dan Cek Kesehatan Gratis di Area CFD

ADAKITANEWS, Kediri – Pemerintah Kota Kediri resmi menabuh genderang penataan ulang ekosistem Car Free Day (CFD) di sepanjang koridor Jalan Dhoho. Langkah awal sterilisasi dan penertiban ini diwujudkan melalui agenda pembinaan intensif bagi ratusan pelaku usaha mikro yang diarsiteki oleh Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Tenaga Kerja (Dinkop UMTK) Kota Kediri di salah satu rumah makan setempat pada Rabu (1/7/2026).

Sebanyak 100 pelaku usaha mikro yang mengais rezeki di zonasi CFD—terbentang mulai titik perempatan Aris Motor hingga area depan Soto Pojok—hadir menyerap pengarahan. Seluruh pedagang yang dikumpulkan tersebut merupakan barisan pelaku usaha yang legalitasnya tercatat di bawah binaan Dinkop UMTK Kota Kediri.

Aksi restrukturisasi ini digulirkan demi menyulap kawasan CFD Jalan Dhoho agar kembali pada khitahnya sebagai ruang publik yang tertib, bersih, and nyaman. Selain mengemban misi ekologis berupa pengendalian polusi udara lewat pembatasan kendaraan bermotor, CFD dibidik menjadi episentrum interaksi sosial warga, motor penggerak ekonomi kreatif, sekaligus panggung kampanye gaya hidup sehat.

Koordinator Paguyuban Jalan Dhoho, Bayu, melayangkan apresiasi tinggi atas intervensi yang diambil oleh Pemerintah Kota Kediri. Menurut pandangannya, penataan ini krusial guna menyuguhkan jaminan kepastian hukum and keadilan bagi para pelaku UMKM lokal yang menggantungkan hidup di sektor informal tersebut.

“Kita selaku pelaku UMKM berterima kasih karena CFD bisa membangkitkan ekonomi UMKM di Kota Kediri,” kata Bayu.

Bayu tidak menampik bahwa sebelum pembinaan ini diketuk, sengkarut di lapangan terbilang cukup pelik akibat ulah oknum pedagang yang abai terhadap regulasi. Padahal, Pemkot Kediri sejauh ini telah memfasilitasi lapak gratis berdimensi 1,5 x 1,5 meter khusus bagi warga yang ber-KTP Kota Kediri.

“Sebelum adanya pembinaan banyak pedagang yang saling klaim lapak, dengan adanya pembinaan ini bisa rata semua,” ujar Bayu menguraikan kondisi riil di lapangan.

Sebagai nakhoda yang mengomandoi sekitar 150 pelaku UMKM di Jalan Dhoho, Bayu berkomitmen penuh membantu dinas terkait dalam mengawasi dan memberantas praktik jual beli lapak ilegal oleh spekulan liar. Ia membeberkan sejumlah borok pelanggaran yang kerap terjadi, mulai dari aksi penguasaan lahan secara sepihak, kepemilikan lapak ganda (monopoli), hingga rendahnya kesadaran mitigasi sampah domestik pedagang.

“Saya yakin penataan yang dilakukan Pemerintah Kota Kediri demi kebaikan bersama. Untuk itu saya berpesan kepada penjual agar patuh terhadap tata tertib yang dibuat, karena untuk CFD yang lebih baik,” tutur Bayu menyuarakan pesan tegas.

Di kesempatan yang sama, Kepala Dinkop UMTK Kota Kediri, Eko Lukmono Hadi, menerangkan bahwa orientasi utama dari pembinaan ini adalah untuk menyamakan persepsi kolektif mengenai esensi fungsi CFD, sekaligus memprioritaskan penempatan bagi pelaku usaha mikro asli daerah di sisi selatan Jalan Dhoho.

Eko menegaskan, konsep CFD ke depan tidak boleh sekadar mandek dan dipersepsikan sebagai pasar tumpah yang semrawut, melainkan diupgrade menjadi destinasi wisata kuliner yang estetik and tertata rapi.

Dalam forum tersebut, Dinkop UMTK menyosialisasikan draf aturan baru yang mencakup standarisasi jarak antarlapak serta kewajiban mutlak bagi pedagang kuliner dine-in (makan di tempat) untuk menyiagakan tong sampah mandiri. Aturan ini diterapkan agar denyut ekonomi rakyat tetap berputar tanpa harus mengorbankan hak kenyamanan dan kebersihan warga yang tengah berolahraga.

Tak sekadar galak dalam urusan penertiban zonasi fisik, Dinkop UMTK Kota Kediri juga mengulurkan program stimulus berupa pendampingan usaha secara cuma-cuma. Fasilitasi tersebut meliputi pengurusan sertifikasi halal produk hingga penerbitan izin Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT). Melalui perapian basis data (database) ini, pemerintah berharap skema pembinaan lanjutan dapat bergulir secara kontinu demi mendongkrak kelas dan daya saing komoditas UMKM Kota Kediri.(*)

Tags: Car Free Day KediriCFD Jalan DhohoDinkop UMTK KediriEko Lukmono HadiKuliner Kedirilapak gratis CFDpenataan UMKM Kediriperizinan PIRT halal

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending Minggu Ini

DPD Golkar Kabupaten Kediri Santuni Puluhan Anak Yatim dan Jaring Aspirasi Pendidikan di Momentum 10 Muharam

DPD Golkar Kabupaten Kediri Santuni Puluhan Anak Yatim dan Jaring Aspirasi Pendidikan di Momentum 10 Muharam

27 Juni 2026
Tegaskan Sejarah, Warga Ploso Jombang Terbitkan Maklumat Kelahiran Bung Karno di Desa Rejoagung

Tegaskan Sejarah, Warga Ploso Jombang Terbitkan Maklumat Kelahiran Bung Karno di Desa Rejoagung

28 Juni 2026
Penerapan Sistem Barcode dan Verifikasi Ketat Warnai Persiapan Porwanas XV Lampung 2027

Penerapan Sistem Barcode dan Verifikasi Ketat Warnai Persiapan Porwanas XV Lampung 2027

28 Juni 2026
Sinergi KAI Daop 7 Madiun dan Komunitas Railfans Gencarkan Edukasi Keselamatan di Perlintasan Sebidang Blitar

Sinergi KAI Daop 7 Madiun dan Komunitas Railfans Gencarkan Edukasi Keselamatan di Perlintasan Sebidang Blitar

25 Juni 2026
Akselerasi Ekonomi Berkelanjutan, BI Kediri Gelar KKM x DIGIMAFest 2026 di Kawasan SLG

Akselerasi Ekonomi Berkelanjutan, BI Kediri Gelar KKM x DIGIMAFest 2026 di Kawasan SLG

27 Juni 2026

Untuk Anda

Jaga Kekhusyukan Ramadan, Pemkab Kediri Larang Penggunaan Sound Horeg saat Sahur Keliling
Nasional

Jaga Kekhusyukan Ramadan, Pemkab Kediri Larang Penggunaan Sound Horeg saat Sahur Keliling

23 Februari 2026
Edukasi Sejarah Lewat Dokumenter “Jalan Stasiun”, Gus Barok Ajak Warga Kediri Rawat Memori Kota Modern
Budaya

Edukasi Sejarah Lewat Dokumenter “Jalan Stasiun”, Gus Barok Ajak Warga Kediri Rawat Memori Kota Modern

9 Februari 2026
adakita.news

PT. Adakita Aksara Media - ©2026

Informasi

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial

PT. Adakita Aksara Media - ©2026