ADAKITANEWS, Kediri – Tingginya antusiasme masyarakat dalam memanfaatkan kegiatan Car Free Day (CFD) di Kota Kediri menyebabkan kepadatan pengunjung dan pedagang yang cukup tinggi pada pelaksanaannya, Minggu (7/6/2026) pagi. Kondisi tersebut mendorong perlunya penataan dan penyediaan pusat informasi guna meningkatkan kenyamanan masyarakat.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Kediri, Paulus Luhur Budi Prasetya, menilai keberadaan posko informasi terpadu menjadi salah satu solusi untuk mengurai kepadatan sekaligus memberikan pelayanan yang lebih baik kepada pengunjung maupun pelaku usaha yang beraktivitas di kawasan CFD.
“Kepadatan penjual dan pengunjung memang luar biasa. Nanti ada beberapa perwakilan dinas terkait dalam posko itu,” kata Paulus.
Menurutnya, posko tersebut idealnya ditempatkan di kawasan Simpang Empat Aris Motor. Posko akan melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), seperti Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Dinkop), Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag), serta Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Disbudpar).
Melalui kehadiran perwakilan dari berbagai instansi tersebut, masyarakat maupun pedagang dapat memperoleh informasi yang dibutuhkan secara langsung selama kegiatan berlangsung.
“Jadi intinya pemerintah hadir dalam melayani dan memberikan informasi dengan jelas,” ujarnya.
Paulus menjelaskan, keberadaan posko juga akan membantu pemerintah dalam melakukan pemetaan dan pengelolaan kawasan CFD secara lebih terstruktur. Dengan adanya pusat informasi yang jelas, penataan area pedagang maupun jalur pengunjung dapat dilakukan lebih optimal.
Saat ini, sekitar 15 personel Satpol PP diterjunkan untuk membantu menjaga ketertiban selama pelaksanaan CFD. Ke depan, personel tersebut akan tetap disiagakan untuk mendukung penataan kawasan agar kegiatan berlangsung aman dan nyaman.
“Kalau ada posko semua akan mudah tertata. Kalau jelas penataannya pengunjung akan lebih nyaman. Misal, jalannya tidak semrawut dipenuhi pedagang. Selain itu pemanfaatan zona yang sudah diplot akan tertib. Personel Satpol PP sendiri akan stand by 4 sampai 5 minggu untuk membantu,” tambahnya.
Pemerintah Kota Kediri berharap melalui penataan yang lebih baik, kegiatan CFD tidak hanya menjadi ruang rekreasi dan olahraga masyarakat, tetapi juga mampu mendukung aktivitas ekonomi masyarakat tanpa mengurangi kenyamanan para pengunjung.(*)











