ADAKITANEWS, Kediri – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Kediri memperingati momentum sakral 10 Muharam 1448 Hijriah dengan menggelar aksi sosial berupa penyaluran santunan kepada 26 anak yatim piatu yang dirangkai dengan agenda doa bersama. Kegiatan religi ini dipusatkan di Kantor DPD Partai Golkar Kabupaten Kediri pada Jumat (26/6/2026).
Agenda rutin tahunan tersebut dihadiri langsung oleh barisan fungsionaris partai, jajaran pengurus harian DPD, serta seluruh anggota Fraksi Golkar yang duduk di kursi parlemen. Guna mengagungkan keistimewaan bulan Muharam atau yang karib dikenal sebagai bulan Asyura, prosesi penyerahan santunan ini dikombinasikan dengan pembacaan salawat nabi serta lantunan zikir bersama secara khidmat.
Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Kediri, M. Hadi Setiawan yang akrab disapa Cak Hadi, menuturkan bahwa peringatan 10 Muharam ini merupakan momentum spiritual yang sangat tepat untuk mempertebal kepedulian sosial, berbagi kebahagiaan, sekaligus mengetuk pintu langit demi memohon rida dan perlindungan dari Allah SWT.
“Bulan Muharam adalah satu di antara empat bulan yang istimewa. Dari sini kami selaku pengurus DPD Partai Golkar Kabupaten Kediri dalam rangka mencari ridha Allah SWT, bersama-sama mengajak kita semua, khususnya adik-adik anak yatim piatu, untuk memuliakan bulan Asyura dengan membaca selawat serta berzikir mengharap ridha Allah SWT. Semoga kita sekalian tetap dalam lindungan dan rahmat-Nya,” kata Cak Hadi dalam sambutannya.
Pria yang juga mengemban amanah sebagai Anggota Komisi B DPRD Provinsi Jawa Timur ini mengimbuhkan, esensi dari pergelaran ini tidak sebatas seremonial pembagian donasi, melainkan menjadi stimulus psikologis bagi anak-anak yatim agar tetap memelihara api semangat dalam menempuh jenjang pendidikan formal.
Cak Hadi menegaskan, Partai Golkar mengusung komitmen kuat untuk mengawal keterjaminan akses serta pemenuhan sarana belajar bagi generasi muda prasejahtera di Kediri melalui optimalisasi fungsi pengawasan dan penganggaran di jalur legislatif.
“Mengajak adik-adik anak yatim untuk berbahagia bersama, berdoa bersama. Semoga sekolahnya terjaga, semangat belajarnya terus dijaga. Insya Allah Partai Golkar akan membantu, baik terkait pendidikan maupun kebutuhan sekolah yang digunakan untuk belajar,” tutur Cak Hadi.
Lebih lanjut, politisi senior ini memanfaatkan forum tatap muka tersebut sebagai ceruk strategis untuk menjaring aspirasi. Ia melayangkan seruan terbuka kepada para tenaga pendidik, wali murid, hingga elemen masyarakat luas untuk tidak ragu menitipkan bermacam keluhan dan masukan seputar dinamika sektor pendidikan kepada Fraksi Golkar.
“Silakan sampaikan kepada bapak dan ibu guru, Partai Golkar menerima aspirasi khususnya terkait masalah pendidikan. Akan kami kawal kebijakan itu agar bisa bermanfaat untuk masyarakat dan Kabupaten Kediri,” ujar Cak Hadi secara tegas.
Melalui sinergi kegiatan santunan, doa bersama, dan pembukaan posko aspirasi informal ini, DPD Partai Golkar Kabupaten Kediri berharap budaya saling berbagi serta kepekaan sosial dapat semakin mengakar kuat di tengah dinamika kehidupan masyarakat Kediri, selaras dengan spirit keberkahan yang dikandung oleh bulan suci Muharam.(*)











