ADAKITANEWS, Kediri – Pemerintah Kabupaten Kediri memberikan apresiasi tinggi atas komitmen Bank Jatim dalam membantu menjaga stabilitas harga pangan melalui program “Bazar Murah Ramadan Kareem” yang dipusatkan di halaman Masjid Jami Imam Baidhowi, Desa Langenharjo, Kecamatan Plemahan, pada Selasa (3/3/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari langkah antisipatif pemerintah daerah bersama sektor perbankan untuk meredam potensi lonjakan harga kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Wakil Bupati Kediri, Dewi Mariya Ulfa, yang mewakili Bupati Hanindhito Himawan Pramana, menegaskan bahwa bazar tahunan ini menjadi pelengkap dari program pasar murah yang telah dicanangkan pemerintah kabupaten di 19 titik wilayah. Mbak Dewi menjelaskan bahwa melalui skema tebus murah, masyarakat dapat memperoleh bahan pangan berkualitas dengan harga yang jauh lebih terjangkau dibandingkan harga pasar, sehingga daya beli masyarakat tetap terjaga di tengah tren kenaikan permintaan saat Ramadan.
Selain aspek ketahanan pangan, bazar yang berlangsung mulai tanggal 2 hingga 6 Maret 2026 ini juga diproyeksikan sebagai ajang promosi bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal. Mbak Dewi turut menyampaikan pesan khusus dari Bupati yang akrab disapa Mas Dhito agar masyarakat senantiasa berbelanja secara bijak dan tidak melakukan aksi borong (panic buying). Gotong royong dalam mendukung produk UMKM lokal diharapkan mampu menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah secara kolektif.
Pemimpin Cabang Bank Jatim Pare, Fiki Effendy, menambahkan bahwa kegiatan ini juga mengusung misi transformasi digital dengan mewajibkan transaksi nontunai melalui QRIS pada 20 stan yang berpartisipasi. Melalui penggunaan aplikasi JConnect dan sistem pembayaran digital, Bank Jatim berupaya mengedukasi masyarakat serta pelaku usaha mengenai kemudahan dan keamanan bertransaksi tanpa uang tunai. Strategi ini diharapkan tidak hanya membantu penyediaan paket sembako murah senilai Rp50 ribu per paket, tetapi juga mempercepat digitalisasi ekonomi di pedesaan Kabupaten Kediri.(*)











