ADAKITANEWS, Madiun – Tim penyidik Polres Madiun Kota bersama Bidang Laboratorium Forensik (Bidlabfor) Polda Jawa Timur menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) intensif terkait kasus pembunuhan tragis yang menimpa seorang ibu dan anak balitanya, Senin (27/10/2026).
Olah TKP beruntun tersebut difokuskan di dua titik lokasi, yakni kawasan Jalan Kunir dan Jalan Doho, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun.
Langkah ini diambil untuk menyusun konstruksi hukum, merangkai alur kejadian secara presisi, serta mendukung proses penyidikan joint investigation yang tengah ditangani bersama Polda Jatim.
Kapolres Madiun Kota, AKBP Rizki Pratama W.P., mengonfirmasi bahwa dalam penyisiran lokasi tersebut petugas berhasil mengamankan barang bukti kunci yang diduga kuat digunakan tersangka untuk mengeksekusi korban.
“Olah TKP dilakukan bersama tim Bidlabfor Polda Jatim untuk merekonstruksi rangkaian peristiwa berdasarkan fakta lapangan. Kami menemukan sejumlah barang bukti, termasuk alat yang diduga digunakan pelaku. Hasil lengkapnya kita tunggu pendalaman tim Polda Jatim,” ujar AKBP Rizki Pratama W.P.
Pengungkapan kasus pembunuhan ini merupakan titik terang dari laporan hilangnya korban ibu dan anak yang diterima Polres Madiun Kota sejak 5 Oktober 2026 lalu.
Dalam perkembangan penyelidikan intensif, terduga pelaku utama berinisial DBM (40) telah diringkus dan kini mendekam di Mapolda Jawa Timur untuk pemeriksaan mendalam.
Tim gabungan terus menyelaraskan temuan barang bukti fisik dari olah TKP dengan keterangan saksi serta tersangka guna memvalidasi kronologi secara utuh.
Mengenai motif pasti di balik aksi keji pelaku, AKBP Rizki menegaskan bahwa jajarannya masih terus mendalami berbagai kemungkinan bersama tim penyidik Ditreskrimum Polda Jatim.
Ia mengimbau masyarakat luas untuk tetap tenang dan tidak memperkeruh suasana dengan menyebarkan spekulasi liar yang belum terverifikasi.
“Kami imbau masyarakat tetap tenang dan tidak berspekulasi. Informasi resmi mengenai perkembangan perkara akan terus disampaikan secara berkala oleh kepolisian,” tegasnya.











