adakita.news
Advertisement
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
adakita.news
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
adakita.news
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Kemenperin Siap Kembangkan Ekosistem Industri Rumput Laut Nasional Menuju Nomor Satu Dunia

Rochmatullah KurniawanbyRochmatullah Kurniawan
7 Oktober 2026
Kemenperin Siap Kembangkan Ekosistem Industri Rumput Laut Nasional Menuju Nomor Satu Dunia

Baca Juga

Kemenperin Pacu Sektor IKFT Guna Dukung Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen pada 2029

Menperin Gelar Rapat “Belanja Masalah”, Dorong Penguatan Industri Permesinan dan Agro Nasional

Menperin Muhammad Sarmuji Soroti Pentingnya Pengendalian Impor untuk Lindungi Industri Manufaktur Domestik

ADAKITANEWS, Jakarta – Kementerian Perindustrian menyatakan kesiapannya mengambil langkah strategis guna mempersiapkan ekosistem industri rumput laut nasional. Langkah tersebut diharapkan mampu mendongkrak produksi serta hilirisasi rumput laut Indonesia hingga menduduki peringkat pertama di kancah global.

Pernyataan itu disampaikan Menteri Perindustrian Muhammad Sarmuji saat peluncuran Integrated Seaweed Development Action Plan (ISDAP) 2026–2030 yang berlangsung di kantor Kementerian PPN/Bappenas, Jakarta, pada Selasa (6/10).

“Insyaallah jajaran Kemenperin siap mengambil langkah-langkah untuk mempersiapkan ekosistem industri rumput laut ini sebagai satu potensi baru yang membangkakan kita semua. Mudah-mudahan ini menjadi langkah penting agar produksi rumput laut Indonesia dan seluruh hilirisasinya bisa menjadikan produksi rumput laut Indonesia nomor satu di dunia, seperti yang disampaikan Kepala Bappenas,” ujarnya.

Kemenperin memperkuat pengembangan komoditas tersebut sebagai bagian dari agenda industrialisasi dan hilirisasi yang terintegrasi dari hulu hingga hilir guna menghasilkan produk bernilai tambah. Kebijakan ini selaras dengan program ISDAP 2026–2030 yang diinisiasi serta dikoordinasikan oleh Kementerian PPN/Bappenas.

Menurut Sarmuji, inisiatif tersebut sangat penting untuk memperkuat sinergi pembangunan sektor rumput laut nasional, terutama dalam aspek industrialisasi, penciptaan nilai tambah, serta pemacu pertumbuhan ekonomi. Ia juga memaparkan kinerja positif sektor manufaktur yang turut menopang perekonomian, di mana industri pengolahan nonmigas tumbuh 5,32 persen pada triwulan II 2026 atau melampaui pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,29 persen.

Pada periode yang sama, industri pengolahan nonmigas memberikan kontribusi Rp1.102,88 triliun terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), sekitar 38,98 persen terhadap realisasi investasi nasional, serta sekitar 82,40 persen terhadap total ekspor nasional. Sebanyak 14 dari 15 subsektor di bawah industri pengolahan nonmigas juga tercatat mencetak pertumbuhan positif.

Berdasarkan data Manufacturing Value Added (MVA) 2025 dari World Bank, nilai tambah industri manufaktur Indonesia mencapai USD275,61 miliar, yang menempatkan posisi Indonesia di peringkat ke-12 dunia sekaligus teratas di kawasan Asia Tenggara. Di samping itu, industri makanan dan minuman turut memegang peran strategis dengan sumbangan sebesar 41,86 persen terhadap PDB industri nonmigas dan 7,16 persen terhadap PDB nasional pada semester I 2026, serta mencatatkan pertumbuhan 6,77 persen.

Dalam sektor pengolahannya, rumput laut dipandang memiliki peluang besar untuk diolah menjadi berbagai produk bernilai tambah tinggi. Potensi turunan komoditas ini mencakup sektor pangan, agar dan karagenan, bahan baku industri farmasi, kosmetik, nutraceutical, biomaterial, hingga bioplastik.

Penguatan kapasitas industri, peningkatan inovasi, perluasan pasar, serta daya saing produk menjadi fokus utama dalam diversifikasi produk turunan ini. Aspek keberlanjutan seperti ketersediaan bahan baku, kualitas lingkungan, efisiensi sumber daya, dan kesejahteraan masyarakat di sentra produksi juga menjadi perhatian penting.

Seluruh arah pengembangan tersebut telah dimasukkan ke dalam Rencana Induk Pembangunan Industri Nasional (RIPIN) 2026–2045 yang kini sedang dalam tahap finalisasi. Sarmuji menekankan bahwa pembangunan ekosistem ini menuntut sinergi erat antara program pemerintah, investasi swasta, riset, inovasi, teknologi, pembiayaan, hingga kerja sama internasional.

Melalui sinergi lintas sektor tersebut, Kemenperin bertekad mendorong industrialisasi rumput laut yang tidak hanya berfokus pada pengolahan komoditas mentah, melainkan juga pembangunan rantai nilai serta optimalisasi ekonomi biru yang ramah lingkungan.

“Kementerian Perindustrian siap berkontribusi dalam memperkuat hilirisasi, nilai tambah, daya saing, dan akses pasar, serta terus bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan,” pungkasnya.(*)

Tags: BappenashilirisasiISDAP 2026-2030Kementerian PerindustrianMuhammad Sarmujirumput laut

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending Minggu Ini

“Lanjutkan Jualan Telur” dan Minta Didoakan, Pesan Menteri Sarmuji ke Keluarga Setelah Dilantik

“Lanjutkan Jualan Telur” dan Minta Didoakan, Pesan Menteri Sarmuji ke Keluarga Setelah Dilantik

2 Oktober 2026
Rincian Lengkap Mutasi Pejabat Eselon 2, 3, dan 4 Pemkot Kediri yang Dilantik Wali Kota Vinanda Prameswati

Rincian Lengkap Mutasi Pejabat Eselon 2, 3, dan 4 Pemkot Kediri yang Dilantik Wali Kota Vinanda Prameswati

2 September 2026
Presiden Prabowo Lantik Muhammad Sarmuji sebagai Menteri Perindustrian Baru

Presiden Prabowo Lantik Muhammad Sarmuji sebagai Menteri Perindustrian Baru

1 Oktober 2026
Doa Bersama untuk Sang Kakak, Cak Hadi: Semoga Amanah untuk Masyarakat Indonesia

Doa Bersama untuk Sang Kakak, Cak Hadi: Semoga Amanah untuk Masyarakat Indonesia

1 Oktober 2026
KAI Daop 7 Madiun Perkuat Komitmen Pelayanan dan Keselamatan di HUT ke-81

KAI Daop 7 Madiun Perkuat Komitmen Pelayanan dan Keselamatan di HUT ke-81

28 September 2026

Untuk Anda

Bupati Warsubi Apresiasi Peran Agen BRILink Gerakkan Ekonomi Jombang
Nasional

Bupati Warsubi Apresiasi Peran Agen BRILink Gerakkan Ekonomi Jombang

15 April 2026
Peringati Hari Pelanggan Nasional 2026, KAI Daop 7 Madiun Sapa Penumpang dan Bagikan Suvenir Eksklusif
Travel

Peringati Hari Pelanggan Nasional 2026, KAI Daop 7 Madiun Sapa Penumpang dan Bagikan Suvenir Eksklusif

5 September 2026
adakita.news

PT. Adakita Aksara Mediatama - ©2026

Informasi

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer/Klausula
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial

PT. Adakita Aksara Mediatama - ©2026