• Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
adakita.news
Advertisement
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
adakita.news
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
adakita.news
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Pemkot Kediri Gelar Monitoring Rumah Ibadah Ramah Anak demi Dukung Kota Layak Anak

Rochmatullah KurniawanbyRochmatullah Kurniawan
23 Juli 2026
Pemkot Kediri Gelar Monitoring Rumah Ibadah Ramah Anak demi Dukung Kota Layak Anak

ADAKITANEWS, Kediri – Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) terus memperkuat program Rumah Ibadah Ramah Anak (RIRA). Langkah ini diambil untuk mendukung tumbuh kembang spiritual dan sosial anak sekaligus memenuhi indikator penilaian Kota Layak Anak (KLA).

Kepala DP3AP2KB Kota Kediri dr. Moh. Fajri Mubasysyir menyatakan bahwa pihaknya menggelar kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) ke sejumlah rumah ibadah di Kota Kediri, Kamis (23/7/2026). Peninjauan tersebut bertujuan memastikan rumah ibadah telah memenuhi standar kelayakan sebagai ruang yang aman, nyaman, dan ramah bagi anak.

Pada pelaksanaan monev kali ini, tim mendatangi Masjid Al Kholid di Kelurahan Semampir serta Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW) Jemaat Kediri. Kedua tempat ibadah tersebut dinilai telah memenuhi kriteria awal untuk dievaluasi berdasarkan indikator RIRA.

“Hari ini kami melakukan evaluasi terhadap rumah ibadah di Kota Kediri. Salah satu indikator penilaian Kota Layak Anak adalah adanya rumah ibadah yang ramah anak. Karena itu kami melihat kelengkapan fasilitas, kondisi bangunan, serta program-program yang mampu mendidik dan mengembangkan potensi anak,” kata dr. Fajri.

Ia memaparkan bahwa aspek penilaian mencakup keamanan fisik bangunan, seperti kelayakan tangga dan fasilitas penunjang, hingga ketersediaan ruang bermain, ruang baca, ruang konseling, serta area kreativitas untuk menyalurkan bakat minat anak.

“Hasil monitoring ini akan kami evaluasi. Apabila masih terdapat indikator yang belum terpenuhi, akan kami sampaikan kepada pengelola rumah ibadah sebagai bahan perbaikan. Harapan kami, ke depan seluruh rumah ibadah di Kota Kediri dapat menjadi rumah ibadah yang ramah anak,” kata dr. Fajri.

Pada kesempatan terpisah, Ketua Gereja Ramah Anak (GRA) GKJW Jemaat Kediri Johana Dyah Susanti menerangkan bahwa konsep gereja ramah anak mengedepankan sikap terbuka serta penerimaan terhadap seluruh anak dengan berbagai latar belakang dan kebutuhan.

“Gereja ramah anak bukan hanya membentuk anak menjadi pribadi yang humanis dan mampu bersosialisasi, tetapi juga menumbuhkan pengenalan mereka kepada Tuhan sesuai dengan kondisi yang mereka miliki,” kata Johana.

Johana menambahkan, GKJW Jemaat Kediri telah menggulirkan beragam program pendukung, seperti latihan seni musik dan vokal, pemeriksaan kesehatan rutin bulanan, pelatihan daur ulang sampah, merajut, olahraga bersama, hingga pembekalan pengasuhan bagi orang tua.

Fasilitas penunjang seperti alat musik, area bermain, sarana olahraga, dan perpustakaan anak juga telah disediakan. Selain itu, anak-anak dan remaja dilatih berwirausaha melalui bazar mingguan dengan menjual produk makanan dan minuman selepas ibadah.

Dari hasil evaluasi lapangan, masih ada aspek yang perlu ditingkatkan, salah satunya penghijauan lingkungan gereja. Ke depan, GKJW Jemaat Kediri berencana membentuk Forum Anak di tingkat gereja yang terkoneksi dengan Forum Anak Kota Kediri guna memperluas jejaring, memupuk toleransi, dan mempererat interaksi sosial antaranak.

“Kami ingin anak-anak tidak hanya bertumbuh di lingkungan gereja, tetapi juga mengenal lingkungannya, memiliki kepedulian sosial, serta menjadi warga Kota Kediri yang baik. Anak-anak perlu terus didukung perkembangan pedagogik, sosial, spiritual, dan kemanusiaannya sebagai bekal masa depan,” kata Johana.(*)

Baca Juga

Peringatan Hari Anak Nasional ke-42 di Kota Kediri Diwarnai Aksi Edukatif dan Antiperundungan

Ada Acara Rekor MURI di Kota Kediri, KAI Daop 7 Imbau Calon Penumpang Datang Lebih Awal ke Stasiun

Pemkot Kediri Mulai Salurkan BLT DBHCHT 2026 untuk Warga Kurang Mampu dan Disabilitas

Tags: DP3AP2KB KediriGKJW Jemaat KediriKota KediriKota Layak AnakMasjid Al Kholid SemampirPemkot KediriRumah Ibadah Ramah Anak

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending Minggu Ini

Cegah Hoaks dan Perpecahan, Anggota DPRD Jatim Cak Hadi Ajak Warga Kediri Bijak Bermedia Sosial

Cegah Hoaks dan Perpecahan, Anggota DPRD Jatim Cak Hadi Ajak Warga Kediri Bijak Bermedia Sosial

22 Juli 2026
Kemenag Kota Pontianak dan Yayasan Karya Dua Anyam Integrasikan Literasi Keuangan di Bimwin Calon Pengantin

Kemenag Kota Pontianak dan Yayasan Karya Dua Anyam Integrasikan Literasi Keuangan di Bimwin Calon Pengantin

6 Juli 2026
Kader Posyandu se-Kecamatan Pesantren Studi Tiru ke Posyandu Seruni Ponpes Wali Barokah

Kader Posyandu se-Kecamatan Pesantren Studi Tiru ke Posyandu Seruni Ponpes Wali Barokah

18 Juli 2026
Dishub Kota Kediri Kenalkan Bus Sekolah Gratis di Masa MPLS, Ratusan Siswa Antusias

Dishub Kota Kediri Kenalkan Bus Sekolah Gratis di Masa MPLS, Ratusan Siswa Antusias

16 Juli 2026
KAI Daop 7 Madiun Tutup Perlintasan Sebidang di Papar Kediri, Lampaui Target Tahunan 2026

KAI Daop 7 Madiun Tutup Perlintasan Sebidang di Papar Kediri, Lampaui Target Tahunan 2026

16 Juli 2026

Untuk Anda

Perkuat Empati di Bulan Ramadan, PWI Pusat Gelar Buka Bersama dan Santunan Yatim Piatu
Nasional

Perkuat Empati di Bulan Ramadan, PWI Pusat Gelar Buka Bersama dan Santunan Yatim Piatu

24 Februari 2026
Warga Ploso Jombang Desak Rumah Kelahiran Bung Karno Segera Ditetapkan Sebagai Cagar Budaya
Nasional

Warga Ploso Jombang Desak Rumah Kelahiran Bung Karno Segera Ditetapkan Sebagai Cagar Budaya

19 Mei 2026
adakita.news

PT. Adakita Aksara Media - ©2026

Informasi

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial

PT. Adakita Aksara Media - ©2026