ADAKITANEWS, Madiun – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2026 dengan menggelar kegiatan edukatif bagi anak-anak penyandang disabilitas. Selain diajak menikmati perjalanan kereta api secara gratis, para peserta juga diberi ruang untuk memamerkan beragam bakat dan kreativitas mereka.
Ajang peringatan Hari Anak Nasional yang jatuh pada Kamis (23/7/2026) ini diikuti oleh siswa-siswi dari SLB Negeri Banjarsari Wetan Kabupaten Madiun, SLB Manisrejo Kota Madiun, serta SLB Panca Bhakti Magetan. Rombongan diajak menjajal perjalanan menggunakan KA Singasari rute Madiun–Blitar serta kembali dengan KA Brantas rute Blitar–Madiun.
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun Tohari menyampaikan bahwa kegiatan ini digelar untuk membuka ruang berekspresi secara setara bagi anak-anak disabilitas. Momen ini sekaligus menjadi wadah edukasi mengenai alur perjalanan kereta api, mulai dari registrasi tiket, proses boarding, hingga pemahaman tentang keselamatan perjalanan.
“Anak-anak disabilitas memiliki hak yang sama untuk mengekspresikan diri. Melalui tema HAN ‘Sayangi Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan’, KAI berkomitmen menghadirkan sarana transportasi yang aman, nyaman, dan ramah disabilitas,” kata Tohari.
Sepanjang perjalanan, para siswa menyuguhkan aneka pertunjukan seni. Penampilan tersebut di antaranya persembahan paduan suara oleh anak tunarungu, peragaan busana oleh anak tunagrahita, hingga atraksi pencak silat yang dibawakan oleh penyandang tunarungu.
Sebagai wujud nyata kepedulian terhadap layanan inklusif, KAI telah menyediakan diskon tarif reduksi sebesar 20 persen bagi penumpang disabilitas untuk perjalanan kereta api jarak jauh yang terdaftar.
KAI juga menyediakan sarana ramah anak seperti area permainan di sejumlah stasiun, serta rutin membagikan hadiah berupa buku mewarnai dan puzzle pada momen liburan maupun hari raya.
Guna mengoptimalkan pelayanan di stasiun, KAI menyiagakan petugas Customer Service on Station dan Ticket Officer yang dibekali kemampuan bahasa isyarat untuk mempermudah komunikasi dengan calon penumpang tunarungu.
Lewat agenda ini, KAI Daop 7 Madiun berharap dapat memberikan pengalaman perjalanan yang berkesan bagi anak-anak penyandang disabilitas sekaligus memupuk rasa cinta terhadap moda transportasi kereta api sejak usia dini.(*)











