• Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
adakita.news
Advertisement
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
adakita.news
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
adakita.news
No Result
View All Result
Home Politik Pemerintahan

Indonesia Paparkan Tiga Pilar Strategi Keimigrasian dalam Forum DGICM ASEAN di Kamboja

Rochmatullah KurniawanbyRochmatullah Kurniawan
24 Juni 2026
Indonesia Paparkan Tiga Pilar Strategi Keimigrasian dalam Forum DGICM ASEAN di Kamboja

Baca Juga

Realisasi PNBP Visa Imigrasi Semester I 2026 Naik Menjadi Rp2,81 Triliun

Ditjen Imigrasi Gandeng KPK Gelar Sosialisasi Penguatan Kepatuhan Internal Terintegrasi

Perkuat Integritas Organisasi, Dirjen Imigrasi Lantik Sejumlah Pejabat Strategis Baru

ADAKITANEWS, Siem Reap – Direktur Jenderal Imigrasi Indonesia, Hendarsam Marantoko, memaparkan tiga pilar strategi nasional keimigrasian dalam forum regional The 29th ASEAN Directors-General of Immigration Departments and Heads of Consular Affairs Divisions of the Ministries of Foreign Affairs (DGICM). Pertemuan tingkat tinggi tersebut diselenggarakan di Siem Reap, Kamboja, sejak Senin (23/6/2026) hingga Rabu (25/6/2026).

Formulasi tiga pilar utama tersebut mencakup penguatan pemeriksaan perbatasan, pengawasan pergerakan warga negara asing (WNA), serta akselerasi integrasi layanan digital. Kerangka kerja strategis ini disiapkan menjadi fondasi kokoh untuk mempertebal sistem keimigrasian nasional sekaligus menyokong upaya penangkalan kejahatan lintas negara.

“Penguatan pemeriksaan perbatasan, pengawasan warga negara asing (WNA), serta integrasi layanan digital menjadi tiga pilar yang menopang sistem keimigrasian Indonesia. Didukung dengan kolaborasi lintas instansi, kami telah mampu mendeteksi dini pelanggaran keimigrasian dan kejahatan transnasional, baik sebelum, saat, maupun setelah pemeriksaan dilakukan,” kata Hendarsam dalam pidato presentasinya.

Hendarsam menguraikan, langkah pengamanan di garda terdepan wilayah perbatasan dioptimalkan lewat analisis berbasis risiko menggunakan Passengers Analysis Unit (PAU) di Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI). Sistem pengawasan tersebut dipantau secara terpusat oleh instansi pusat melalui komando Immigration Traffic Monitoring Center (ITMC).

Pada klaster pengawasan orang asing, Direktorat Jenderal Imigrasi mengandalkan keandalan Aplikasi Pelaporan Orang Asing (APOA) yang saat ini datanya telah tersinkronisasi secara real-time dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Keterpaduan sistem ini dinilai sangat efektif untuk memonitor aktivitas WNA sekaligus menekan potensi pelanggaran penyalahgunaan dokumen izin tinggal.

Keberhasilan implementasi instrumen teknologi ini terbukti lewat keberhasilan aparat dalam mendeteksi dan membongkar sindikat penipuan investasi daring lintas negara yang diotaki oleh warga asing di Batam pada awal Mei 2026. Dalam operasi penegakan hukum tersebut, petugas berhasil mengamankan 210 WNA pelanggar aturan.

Di sela-sela jalinan agenda forum ASEAN tersebut, Hendarsam menyempatkan diri menggelar pertemuan bilateral dengan Department of Home Affairs (DHA) Australia. Pada kesempatan tatap muka itu, delegasi Indonesia mengajukan restrukturisasi mekanisme pengurusan dokumen Visa Kerja dan Liburan atau Working Holiday Visa (WHV) bagi warga negara Indonesia.

“Saya hari ini berkesempatan berdialog dengan DHA Australia. Kebetulan momennya pas, kami usulkan agar untuk prosedur penerbitan Visa Kerja dan Liburan (Working Holiday Visa) untuk WNI, dapat secara proporsional dikelola oleh pemerintah Australia. Usulan kami adalah dengan Sistem Undian (Ballot System) yang lebih sesuai untuk menjamin aspek keadilan, transparansi, serta efisiensi dalam pengelolaan kuota pendaftar yang tinggi dari Indonesia,” jelas Hendarsam.

Pada pergelaran forum kawasan tahun ini, Indonesia juga mendapatkan kepercayaan besar untuk memegang peran sebagai Voluntary Lead Shepherd (VLS). Penunjukan ini memosisikan Indonesia sebagai pemimpin perumusan kebijakan penanganan isu penyelundupan manusia dalam implementasi Plan of Action (PoA) DGICM ASEAN.

Sementara itu, untuk sektor kerja sama strategis lainnya diamanatkan kepada beberapa negara anggota ASEAN. Di antaranya Kamboja memimpin klaster Intelligence Data Sharing Protocol, Malaysia menakhodai Foreign Terrorist Fighters Movement, Singapura mengomandani Fraudulent Travel Documents, serta Brunei Darussalam yang dipercaya mengawal bidang Consular Matters.

Hendarsam memungkasi bahwa dinamika serta ancaman kejahatan transnasional saat ini menuntut adanya resolusi penanganan yang terpadu melalui skema kolaborasi yang erat di antara negara-negara di kawasan Asia Tenggara.

“Tantangan kejahatan lintas negara memerlukan penyelesaian yang terintegrasi. Melalui mandat Indonesia sebagai Lead Shepherd penanganan penyelundupan manusia, kami mendorong komitmen nyata seluruh anggota ASEAN untuk memperkuat pertukaran informasi intelijen dan penyelarasan teknologi demi kawasan yang lebih aman dan tangguh,” ujar Hendarsam mengakhiri paparan.(*)

Tags: Ditjen Imigrasiforum DGICM ASEANHendarsam Marantokokeimigrasian Indonesiakejahatan transnasionalPengawasan WNAstrategi keimigrasianWorking Holiday Visa

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending Minggu Ini

Ubah Stigma Negatif, ORADO Kota Kediri Siap Dorong Domino Jadi Cabang Olahraga Prestasi

Ubah Stigma Negatif, ORADO Kota Kediri Siap Dorong Domino Jadi Cabang Olahraga Prestasi

2 Agustus 2026
VP KAI Daop 7 Madiun Inspeksi Lintas Madiun–Kertosono Menggunakan Lori Dresin Guna Pastikan Keandalan Prasarana

VP KAI Daop 7 Madiun Inspeksi Lintas Madiun–Kertosono Menggunakan Lori Dresin Guna Pastikan Keandalan Prasarana

4 Agustus 2026
Meningkatkan Kualitas Kader PKK, Wawali Kota Kediri Serahkan Piala Lomba Cerdas Cermat Pokja IV

Meningkatkan Kualitas Kader PKK, Wawali Kota Kediri Serahkan Piala Lomba Cerdas Cermat Pokja IV

5 Agustus 2026
Puncak Peringatan Dies Natalis ke-49, UNP Kediri Gelar Wayang Kulit Semalam Suntuk dan Serahkan Anugerah Kampus 2026

Puncak Peringatan Dies Natalis ke-49, UNP Kediri Gelar Wayang Kulit Semalam Suntuk dan Serahkan Anugerah Kampus 2026

5 Agustus 2026
Raih Emas LKS Nasional 2026 Bidang Pengelasan, Pelajar SMK Kartanegara Wates Dapat Apresiasi Beasiswa dari Bupati Kediri

Raih Emas LKS Nasional 2026 Bidang Pengelasan, Pelajar SMK Kartanegara Wates Dapat Apresiasi Beasiswa dari Bupati Kediri

6 Agustus 2026

Untuk Anda

Jelang Ramadan, Bapanas dan Pemkab Jombang Pastikan Stok Pangan Aman di Pasar Pon
Ekonomi

Jelang Ramadan, Bapanas dan Pemkab Jombang Pastikan Stok Pangan Aman di Pasar Pon

13 Februari 2026
Momentum Harkitnas, KAI Daop 7 Madiun Gandeng Generasi Muda Kampanyekan Keselamatan di Perlintasan Kediri
Nasional

Momentum Harkitnas, KAI Daop 7 Madiun Gandeng Generasi Muda Kampanyekan Keselamatan di Perlintasan Kediri

20 Mei 2026
adakita.news

PT. Adakita Aksara Media - ©2026

Informasi

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial

PT. Adakita Aksara Media - ©2026