• Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
adakita.news
Advertisement
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
adakita.news
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
adakita.news
No Result
View All Result
Home Politik Pemerintahan

Ditjen Imigrasi Gandeng KPK Gelar Sosialisasi Penguatan Kepatuhan Internal Terintegrasi

Rochmatullah KurniawanbyRochmatullah Kurniawan
2 Juli 2026
Ditjen Imigrasi Gandeng KPK Gelar Sosialisasi Penguatan Kepatuhan Internal Terintegrasi

Baca Juga

Realisasi PNBP Visa Imigrasi Semester I 2026 Naik Menjadi Rp2,81 Triliun

Indonesia Paparkan Tiga Pilar Strategi Keimigrasian dalam Forum DGICM ASEAN di Kamboja

Perkuat Integritas Organisasi, Dirjen Imigrasi Lantik Sejumlah Pejabat Strategis Baru

ADAKITANEWS, Surabaya – Direktorat Jenderal Imigrasi berkolaborasi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memperkokoh integritas aparatur sipil melalui agenda Sosialisasi Penguatan Kepatuhan Internal Terintegrasi. Kegiatan yang berlangsung di Surabaya, Jawa Timur, sejak Rabu (1/7/2026) hingga Jumat (3/7/2026) ini diikuti oleh 272 peserta yang mencakup pejabat pimpinan tinggi pratama hingga kepala unit pelaksana teknis (UPT) keimigrasian se-Indonesia.

Dalam forum tersebut, Kepala Satuan Tugas Program Pengendalian Gratifikasi KPK, Nensi Natalia, memberikan pembekalan materi mengenai krusialnya pencegahan gratifikasi sebagai instrumen utama dalam mendirikan tata kelola birokrasi yang bersih.

Nensi menggarisbawahi bahwa pemutusan rantai gratifikasi dapat diwujudkan secara mandiri dengan konsisten merawat integritas, menjauhi benturan kepentingan, menyetorkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) secara periodik, serta sigap melapor ke pihak berwajib apabila menemui indikasi pemberian gratifikasi.

Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko, saat membuka acara secara resmi menyampaikan pesan tegas bahwa seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup keimigrasian diwajibkan menaruh nilai integritas serta moralitas di atas segalanya sewaktu memberikan pelayanan publik.

“Integritas dan kepatuhan harus menjadi fondasi utama dalam setiap pelaksanaan tugas dan fungsi keimigrasian. Masyarakat tidak hanya menilai hasil kerja kita, tetapi juga menilai bagaimana proses pelayanan itu diberikan,” kata Hendarsam.

Ia menambahkan, keteguhan sikap moral ini merupakan modal mutlak guna menjaga kehormatan serta marwah institusi sekaligus menumbuhkan kembali rasa percaya dari masyarakat terhadap performa imigrasi.

Selain isu korupsi, sosialisasi kali ini berfokus pada penguatan deteksi dini penyimpangan melalui penerapan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP). Seluruh pimpinan satker dibekali pemahaman mengenai penegakan kode etik profesi, penanaman budaya antikorupsi, kepatuhan mutlak pada Standar Operasional Prosedur (SOP), hingga optimalisasi fungsi penegakan hukum keimigrasian.

Kurikulum materi juga menyentuh strategi mitigasi risiko benturan kepentingan serta pemanfaatan kanal whistleblowing system (WBS) agar maladministrasi dapat diendus sejak awal sebelum meluas.

Guna meluaskan sudut pandang pengawasan lintas sektoral, Ditjen Imigrasi turut mengundang Direktur Pengawasan Bidang Politik dan Penegakan Hukum BPKP, Moch. Fachrudin, serta Anggota Ombudsman Republik Indonesia, Robertus Na Endi Jaweng, sebagai narasumber.

Hendarsam menginstruksikan agar konsep kepatuhan internal ini tidak disalahartikan hanya sebagai instrumen penghukuman atau fungsi pengawasan yang kaku, melainkan diresapi menjadi napas dan kultur kerja harian.

“Kepatuhan internal tidak boleh dipandang semata-mata sebagai fungsi pengawasan atau penindakan terhadap pelanggaran. Kepatuhan internal harus menjadi budaya kerja yang hidup dalam setiap organisasi, mulai dari pimpinan hingga pelaksana,” tegas Hendarsam.

Sebelum menutup forum, Dirjen Imigrasi mengimbau seluruh kepala kantor wilayah dan kepala UPT keimigrasian untuk lekas mengadopsi dan menerapkan hasil lokakarya ini di satuan kerja masing-masing. Evaluasi performa berkala bakal digulirkan demi menyukseskan visi reformasi birokrasi.

“Mari kita jadikan momentum ini sebagai langkah nyata untuk memperkuat tata kelola keimigrasian yang bersih, transparan, akuntabel, profesional, dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas,” pungkasnya.(*)

Tags: bpkpDitjen Imigrasikepatuhan internalKPKombudsman ripencegahan gratifikasisosialisasi integritasSurabayaunit pelaksana teknis

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending Minggu Ini

Sinergi KAI Daop 7 Madiun dan Komunitas Railfans Gencarkan Edukasi Keselamatan di Perlintasan Sebidang Blitar

Sinergi KAI Daop 7 Madiun dan Komunitas Railfans Gencarkan Edukasi Keselamatan di Perlintasan Sebidang Blitar

25 Juni 2026
Rencana Penerapan Lima Hari Sekolah di Kabupaten Kediri Masih Tahap Kajian dan Jaring Aspirasi

Rencana Penerapan Lima Hari Sekolah di Kabupaten Kediri Masih Tahap Kajian dan Jaring Aspirasi

25 Juni 2026
Gencarkan Literasi Keuangan Perempuan, Pemkot Kediri dan OJK Edukasi Ratusan Kader PKK Melalui Program SICANTIK

Gencarkan Literasi Keuangan Perempuan, Pemkot Kediri dan OJK Edukasi Ratusan Kader PKK Melalui Program SICANTIK

25 Juni 2026
Akselerasi Ekonomi Berkelanjutan, BI Kediri Gelar KKM x DIGIMAFest 2026 di Kawasan SLG

Akselerasi Ekonomi Berkelanjutan, BI Kediri Gelar KKM x DIGIMAFest 2026 di Kawasan SLG

27 Juni 2026
Kemenag Kota Pontianak dan Yayasan Karya Dua Anyam Integrasikan Literasi Keuangan di Bimwin Calon Pengantin

Kemenag Kota Pontianak dan Yayasan Karya Dua Anyam Integrasikan Literasi Keuangan di Bimwin Calon Pengantin

6 Juli 2026

Untuk Anda

Penjaga Gawang Asal Brasil Leonardo Navacchio Resmi Berpisah dengan Persik Kediri
Nasional

Penjaga Gawang Asal Brasil Leonardo Navacchio Resmi Berpisah dengan Persik Kediri

5 Juli 2026
Bupati Kediri Salurkan Bantuan 200 Ton Benih Jagung Senilai Rp19 Miliar untuk Ringankan Beban Petani
Ekonomi

Bupati Kediri Salurkan Bantuan 200 Ton Benih Jagung Senilai Rp19 Miliar untuk Ringankan Beban Petani

30 Juni 2026
adakita.news

PT. Adakita Aksara Media - ©2026

Informasi

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial

PT. Adakita Aksara Media - ©2026