• Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
adakita.news
Advertisement
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
adakita.news
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
adakita.news
No Result
View All Result
Home Nasional

Dandim 0809/Kediri Tegaskan Video Viral Jual Beli Proyek KDKMP Adalah Hoaks

Rochmatullah KurniawanbyRochmatullah Kurniawan
17 Mei 2026
Dandim 0809/Kediri Tegaskan Video Viral Jual Beli Proyek KDKMP Adalah Hoaks

CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v62), quality = 80?

Baca Juga

Diikuti 5.000 Peserta, Bandara Dhoho Jadi Venue Kediri Half Marathon 2026

Kreatif, Pemuda Kediri Sulap Kaca Cembung Jalan Jadi Ladang Cuan Properti Foto Estetik

Hadiri Peresmian oleh Presiden Prabowo, Mbak Wali Siap Optimalkan Koperasi Merah Putih di Kediri

ADAKITANEWS, Kediri – Komandan Kodim 0809/Kediri, Letkol Inf. Dhavid Nur Hadiansyah, menegaskan video viral yang menarasikan adanya praktik jual beli titik proyek dan aliran dana kepada pejabat TNI dalam program Kelompok Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kediri Raya merupakan informasi bohong atau hoaks.

Penegasan tersebut disampaikan Dandim 0809/Kediri saat menggelar konferensi pers resmi di Markas Komando Distrik Militer (Makodim) 0809/Kediri, Minggu (17/5/2026), menyusul beredarnya video di media sosial sejak Sabtu malam.

“Saya nyatakan video itu tidak benar. Tidak ada jual beli, titik! Tidak ada jual beli titik KDKMP,” tegas Letkol Inf. Dhavid Nur Hadiansyah.

Dalam video yang beredar, tampak seorang perempuan mengenakan seragam ASN dengan badge Kabupaten Kediri dan seorang pria memakai celana loreng serta kaus loreng TNI Malvinas yang digambarkan seolah merupakan anggota Babinsa. Video tersebut disertai narasi yang menuding adanya penerimaan sejumlah uang atau fee oleh Dandim 0809/Kediri dari program tersebut.

Namun, Dandim membantah keras tudingan tersebut. Ia menegaskan selama lima bulan menjabat sebagai Komandan Kodim 0809/Kediri, dirinya tidak pernah berhubungan dengan ASN yang disebut dalam video tersebut.

“Selama lima bulan saya menjabat sebagai Komandan Kodim, tidak pernah saya berhubungan dengan ibu-ibu ASN tersebut, apalagi dinyatakan menerima fee dari program ini,” ujarnya.

Menurut Letkol Inf. Dhavid, narasi yang berkembang di media sosial juga dinilai sengaja menggiring opini negatif terhadap program KDKMP. Ia menegaskan program tersebut bukan proyek komersial, melainkan program strategis pemerintah yang diatur dalam Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025.

Ia menjelaskan, dalam pelaksanaan program tersebut pemerintah daerah bertugas menyiapkan lahan, sedangkan Kodim melaksanakan pembangunan fisik menggunakan sistem padat karya. Adapun pendanaan program berasal dari Agrinas di bawah tanggung jawab Wakil Panglima TNI.

“Saya selaku Kepala Kegiatan (Kalagiat) Satgas KDKMP di bawah Agrinas, Danramil sebagai koordinator unit, dan para Babinsa sebagai kepala unit masing-masing. Kami setiap hari turun langsung ke lokasi-lokasi KDKMP. Tidak ada intervensi dari ASN maupun pihak manapun,” paparnya.

Dandim juga mengaku prihatin adanya pihak yang dinilai menyudutkan anggota Babinsa melalui video tersebut. Karena itu, Kodim 0809/Kediri akan mendalami dan menelusuri pihak yang menyebarkan informasi tersebut.

“Saya sebetulnya sangat tidak terima apabila ada Babinsa saya dibuat seperti itu. Apabila itu salah, akan saya cari orangnya, apa maksud dari video yang tersebar itu,” katanya.

Selain itu, Dandim 0809/Kediri mengimbau masyarakat, pengguna media sosial, hingga awak media untuk tidak mudah mempercayai dan menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.

Ia menegaskan Kodim 0809/Kediri terbuka terhadap proses klarifikasi guna menjaga kondusivitas informasi di tengah masyarakat, khususnya terkait program nasional yang menyasar kesejahteraan warga.

“Kasian untuk warga masyarakat yang memang sedang menunggu program-program Bapak Presiden ini. Marilah kita bijak bermedia sosial. Tolong, tanyakan dulu kepada kami, lakukan klarifikasi sebelum menyebarkannya,” pungkas Letkol Inf. Dhavid Nur Hadiansyah.(*)

Tags: Berita ViralDandim KediriHoaksKDKMPKediriKodim 0809Konferensi Pers

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending Minggu Ini

Kreatif, Pemuda Kediri Sulap Kaca Cembung Jalan Jadi Ladang Cuan Properti Foto Estetik

Kreatif, Pemuda Kediri Sulap Kaca Cembung Jalan Jadi Ladang Cuan Properti Foto Estetik

17 Mei 2026
Yoga Adhi Wicaksananto Nahkodai PBPI Kota Madiun Periode 2026-2030

Yoga Adhi Wicaksananto Nahkodai PBPI Kota Madiun Periode 2026-2030

10 Mei 2026
Mbak Wali Hadiri Deklarasi Yakuza Maneges, Ajak Kolaborasi Wujudkan Kediri MAPAN

Mbak Wali Hadiri Deklarasi Yakuza Maneges, Ajak Kolaborasi Wujudkan Kediri MAPAN

10 Mei 2026
DPRD Kabupaten Kediri Bedah Dua Raperda Melalui Pandangan Umum Fraksi

DPRD Kabupaten Kediri Bedah Dua Raperda Melalui Pandangan Umum Fraksi

22 April 2026
DPRD Kabupaten Kediri Gandeng Insan Pers Wujudkan Kediri Damai, Murdi Hantoro: Cegah Hoaks dan Narasi Provokatif

DPRD Kabupaten Kediri Gandeng Insan Pers Wujudkan Kediri Damai, Murdi Hantoro: Cegah Hoaks dan Narasi Provokatif

8 April 2026

Untuk Anda

Lantik Dirjen Imigrasi Baru, Menteri Agus Andrianto Tegaskan Anggaran Kemenimipas Adalah Uang Rakyat
Nasional

Lantik Dirjen Imigrasi Baru, Menteri Agus Andrianto Tegaskan Anggaran Kemenimipas Adalah Uang Rakyat

1 April 2026
Imigrasi Kediri Deportasi Warga Turki Overstay 61 Hari, Masuk Daftar Penangkalan
Hukum & Kriminal

Imigrasi Kediri Deportasi Warga Turki Overstay 61 Hari, Masuk Daftar Penangkalan

1 November 2025
adakita.news

PT. Adakita Aksara Media - ©2026

Informasi

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial

PT. Adakita Aksara Media - ©2026