ADAKITANEWS, Kediri – Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri, Komjen Pol Karyoto, S.I.K., menyoroti masih kurangnya kehadiran anggota Polri di tengah masyarakat saat melakukan kunjungan kerja ke Polres Kediri Kota, Senin (20/4/2026). Sorotan tersebut disampaikan sebagai bahan evaluasi penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian di lapangan.
Pesan tersebut disampaikan dalam amanatnya saat memimpin apel di lapangan Mako Polres Kediri Kota yang diikuti ratusan personel gabungan. Peserta apel terdiri dari jajaran Polres Kediri Kota, Bhabinkamtibmas, hingga unsur eksternal seperti petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan BPBD.
“Kehadiran kami bertujuan untuk melihat secara langsung serta memotret bagaimana perilaku anggota Polri di lapangan, khususnya yang bersentuhan langsung dengan masyarakat,” ujar Karyoto.
Ia menegaskan bahwa berdasarkan sejumlah hasil survei internal, masih terdapat kekurangan dalam hal kehadiran polisi di ruang publik, terutama personel dalam kondisi berseragam. Hal tersebut menjadi catatan krusial bagi seluruh jajaran agar segera diperbaiki demi meningkatkan rasa aman di masyarakat.
“Masih terdapat kekurangan dalam hal kehadiran anggota Polri di tengah masyarakat, khususnya dalam kondisi berseragam untuk menjadi perhatian penting,” kata Komjen Pol Karyoto.
Apel tersebut dipimpin langsung oleh Karyoto dengan AKBP Anggi Saputra Ibrahim selaku Kapolres Kediri Kota bertindak sebagai Komandan Apel. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 WIB hingga 10.00 WIB ini berjalan tertib, mencakup rangkaian upacara dari penghormatan pasukan hingga pemeriksaan kendaraan dinas.
Selain jajaran internal, kegiatan ini dihadiri pejabat dari Polda Jawa Timur seperti Brigjen Pol Muhammad Rudy Syarifudin dan Brigjen Pol Mokhamad Ngajib, serta pejabat utama Polres Kediri Kota lainnya. Dalam arahannya, Karyoto mengingatkan agar inovasi yang dilakukan anggota Polri tidak keluar dari tujuan utama pelayanan publik.
“Saya tidak menginginkan adanya inovasi yang berlebihan dan tidak tepat sasaran, seperti anggota kepolisian yang menggunakan atribut tertentu untuk berjualan atau kegiatan yang justru berpotensi mengganggu mata pencaharian masyarakat,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya sikap humanis dalam setiap pelaksanaan tugas. Menurutnya, sopan santun bukan hanya tuntutan profesional, tetapi bagian dari nilai moral yang harus dijunjung tinggi oleh setiap anggota kepolisian.
“Anggota polisi harus selalu bersikap sopan karena itu sebagai ladang amal kebaikan,” kata Karyoto.
Kabaharkam juga menyoroti kondisi fisik personel, terutama Bhabinkamtibmas yang berhadapan langsung dengan warga. Ia meminta seluruh anggota menjaga kebugaran sebagai penunjang utama tugas dan tetap mengedepankan etika.
“Kepada seluruh anggota, khususnya Bhabinkamtibmas, agar senantiasa menjaga kesehatan dan kebugaran fisik serta tetap mengedepankan sikap sopan santun dalam bertugas,” ujarnya.
Ia juga menegaskan peran strategis Polri bersama TNI dan relawan sebagai garda terdepan penanganan bencana. Oleh karena itu, kesiapsiagaan harus terus dipupuk melalui latihan bersama secara berkala. Rangkaian kunjungan diakhiri dengan pemeriksaan kendaraan dinas roda dua, roda empat, serta peralatan Dalmas yang dilaporkan dalam kondisi baik dan siap digunakan.(*)











