adakita.news
Advertisement
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
adakita.news
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
adakita.news
No Result
View All Result
Home Nasional

Pemkab Jombang Perkuat Toleransi Melalui Temu Suku dan Etnis

Rochmatullah KurniawanbyRochmatullah Kurniawan
20 April 2026
Pemkab Jombang Perkuat Toleransi Melalui Temu Suku dan Etnis

Baca Juga

Cak Hadi Jalin Simakrama dengan PHDI Kediri, Dorong Penguatan Kerukunan dan Kolaborasi Budaya

Sambut Muktamar ke-35 NU, Pemkab dan PCNU Jombang Meluncurkan Program 99 Masjid Ramah Muktamirin

Bupati Warsubi Lantik 81 Pejabat Administrator dan Pengawas di Lingkungan Pemkab Jombang

ADAKITANEWS, Jombang – Pemerintah Kabupaten Jombang melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) bersama Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) menggelar kegiatan Temu Suku dan Etnis Kabupaten Jombang di Ruang Bung Tomo, Kantor Pemkab Jombang, Jumat (17/4/2026) malam. Kegiatan ini menjadi wujud komitmen nyata dalam memperkuat nilai toleransi dan menjaga keberagaman di tengah masyarakat.

Acara yang mengusung tema Merajut Silaturahim, Padukan Langkah dan Hati Menuju Jombang Sejahtera Penuh Harmoni tersebut dihadiri Wakil Bupati Jombang Salmanudin S.Ag., M.Pd mewakili Bupati Jombang Warsubi SH, M.Si. Turut hadir unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Agus Purnomo, SH., M.Si., para asisten, kepala OPD, serta tokoh agama, tokoh adat, perwakilan berbagai suku, etnis, dan Ketua FPK Jombang Drs. H.M. Zaimuddin Wijaya As’ad, S.U.

Dalam sambutan Bupati Jombang yang dibacakan Wakil Bupati Salmanudin, disampaikan bahwa kemajemukan merupakan kekuatan utama Kabupaten Jombang yang dikenal sebagai Kota Santri. Menurutnya, Jombang merupakan cerminan kecil dari keragaman bangsa yang harus terus dijaga kelestariannya.

“Kabupaten Jombang yang dikenal sebagai Kota Santri memiliki kekuatan kultural yang bersumber dari nilai-nilai religius dan kearifan lokal. Jombang juga sering disebut sebagai miniatur Indonesia karena keberagamannya,” ujarnya.

Salmanudin menegaskan pentingnya menjaga harmoni sosial dengan berpegang teguh pada nilai-nilai lokal yang telah diwariskan secara turun-temurun. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan kerukunan sebagai landasan utama dalam kehidupan bermasyarakat.

“Prinsip ‘Rukun Agawe Santosa, Crah Agawe Bubrah’ menjadi pedoman dalam menjaga harmoni sosial,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut juga dipaparkan capaian Indeks Harmoni Indonesia Tahun 2025, di mana Kabupaten Jombang berhasil meraih nilai rata-rata 6,83 dengan kategori baik. Secara rinci, dimensi keberagaman meraih skor tertinggi yakni 7,10, disusul dimensi budaya 6,84, dimensi sosial 6,81, dan dimensi ekonomi 6,62.

Meski demikian, Wakil Bupati mengingatkan adanya sejumlah tantangan sosial yang harus dihadapi bersama, seperti peredaran minuman keras, penyalahgunaan narkotika, serta fenomena tawuran antar pemuda yang memerlukan penanganan komprehensif.

“Di tengah capaian tersebut, kita juga dihadapkan pada sejumlah tantangan, antara lain meningkatnya peredaran minuman keras, penyalahgunaan narkotika, serta fenomena tawuran antar pemuda. Permasalahan ini memerlukan penanganan yang komprehensif dan berkelanjutan melalui sinergi lintas sektor. Dalam hal ini, peran Badan Kesatuan Bangsa dan Politik menjadi sangat penting melalui pelaksanaan program penguatan pembauran wawasan kebangsaan, serta fasilitasi P4GN,” tandasnya.

Ia menambahkan bahwa pembangunan daerah harus dilakukan secara seimbang antara aspek fisik dan nonfisik, termasuk penguatan karakter bangsa, nilai toleransi, dan harmoni sosial. Peran FPK dinilai sangat sentral dalam menjembatani berbagai perbedaan yang ada di tengah warga.

“FPK diharapkan dapat terus memperkuat perannya sebagai wadah dialog lintas etnis, mediator sosial, serta penggerak nilai-nilai toleransi dan persatuan di tengah masyarakat,” pungkasnya.

Kegiatan tersebut berlangsung hangat dan penuh kebersamaan. Perwakilan berbagai suku, mulai dari Jawa, Papua hingga etnis Tionghoa tampil mengenakan busana adat serta membawakan lagu-lagu daerah dari berbagai penjuru Nusantara sebagai simbol harmoni dalam keberagaman.(*)

Tags: BakesbangpolFPK JombangKabupaten JombangKeragaman BudayaPemkab JombangSalmanudinTemu Suku dan EtnisToleransi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending Minggu Ini

Bertahun-tahun Dikeluhkan Warga, Jalan Rusak di Desa Petungroto Kediri Akhirnya Mulai Diaspal

Bertahun-tahun Dikeluhkan Warga, Jalan Rusak di Desa Petungroto Kediri Akhirnya Mulai Diaspal

14 September 2026
Atribut Seragam Pramuka Abdul Mu’ti Jadi Sorotan Warganet Usai Terima Lencana Darma Bakti

Atribut Seragam Pramuka Abdul Mu’ti Jadi Sorotan Warganet Usai Terima Lencana Darma Bakti

9 September 2026
Rincian Lengkap Mutasi Pejabat Eselon 2, 3, dan 4 Pemkot Kediri yang Dilantik Wali Kota Vinanda Prameswati

Rincian Lengkap Mutasi Pejabat Eselon 2, 3, dan 4 Pemkot Kediri yang Dilantik Wali Kota Vinanda Prameswati

2 September 2026
KAI Daop 7 Madiun Sampaikan Permohonan Maaf Atas Keterlambatan Kereta Dampak Gempa Yogyakarta

KAI Daop 7 Madiun Sampaikan Permohonan Maaf Atas Keterlambatan Kereta Dampak Gempa Yogyakarta

12 September 2026
KAI Beri Diskon Tiket Hingga 30 Persen Semarakkan Madiun Running Fest 2026

KAI Beri Diskon Tiket Hingga 30 Persen Semarakkan Madiun Running Fest 2026

11 September 2026

Untuk Anda

Ribuan Pelanggan Manfaatkan Kereta Api di Wilayah Daop 7 Madiun Selama Libur Maulid Nabi
Travel

Ribuan Pelanggan Manfaatkan Kereta Api di Wilayah Daop 7 Madiun Selama Libur Maulid Nabi

22 Agustus 2026
KAI Daop 7 Madiun Berlakukan Tarif Khusus Per 11 Maret 2026, Cek Rute dan Harganya
Nasional

KAI Daop 7 Madiun Berlakukan Tarif Khusus Per 11 Maret 2026, Cek Rute dan Harganya

12 Maret 2026
adakita.news

PT. Adakita Aksara Mediatama - ©2026

Informasi

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer/Klausula
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial

PT. Adakita Aksara Mediatama - ©2026