ADAKITANEWS, Jombang – Pemerintah Kabupaten Jombang menggelar sosialisasi pencairan insentif bagi ribuan guru Taman Pendidikan Alquran (TPQ) di Pendopo Kabupaten, Rabu (15/4/2026).
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari tersebut merupakan bentuk komitmen nyata pemerintah dalam memperkuat pendidikan karakter anak bangsa sejak usia dini.
Asisten Pemerintahan Setdakab Jombang, Purwanto, yang mewakili Bupati Warsubi, menegaskan bahwa peran guru TPQ adalah pilar utama dalam membangun moral bangsa.
Ia menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pendidik keagamaan yang telah berjuang keras memberantas buta aksara Alquran di seluruh pelosok wilayah.
“Bapak Ibu sekalian telah membantu pemerintah daerah dalam membimbing anak-anak agar lebih dekat dengan nilai-nilai agama,” tutur Purwanto.
Meski jumlah insentif yang diberikan terbatas, pemerintah berharap bantuan ini menjadi suntikan semangat bagi para guru dalam menjalankan tugas mulianya.
Kabag Kesra Setdakab Jombang, Supriadi, menjelaskan bahwa pemberian insentif tahun 2026 ini didasarkan pada Keputusan Bupati yang telah ditetapkan secara resmi.
Tahun ini, sasaran penerima manfaat mencakup 6.500 guru ngaji yang bernaung di bawah 1.816 lembaga TPQ se-Kabupaten Jombang.
Setiap guru akan menerima insentif sebesar Rp1.000.000 per tahun yang dicairkan dalam dua tahap melalui mekanisme administrasi yang tertib.
Selain sebagai bantuan dana, program ini juga bertujuan melakukan sinkronisasi data pengajar keagamaan untuk perencanaan program kesejahteraan di masa depan.
Dalam acara tersebut, dilakukan pula penyerahan santunan jaminan kematian dari BPJS Ketenagakerjaan kepada tiga ahli waris guru TPQ yang telah wafat.
Masing-masing ahli waris menerima santunan sebesar Rp42.000.000 sebagai bentuk perlindungan sosial bagi para tenaga pendidik keagamaan.
Supriadi menambahkan bahwa proses pencairan insentif ini dilakukan dalam enam sesi pertemuan guna menghindari kerumunan dan memastikan kelancaran teknis.
Sinergi yang kuat antara guru ngaji dan pemerintah daerah diharapkan mampu mewujudkan masyarakat Jombang yang lebih religius dan bermartabat.
Melalui langkah ini, Pemkab Jombang optimis kualitas pendidikan Alquran di tingkat kelurahan dan desa akan terus meningkat secara berkelanjutan.(*)











