ADAKITANEWS, Jakarta – Ketua Umum Lembaga Persahabatan Ormas Islam, Said Aqil Siroj, memberikan pembekalan strategis dalam Musyawarah Nasional (Munas) X LDII 2026, Rabu malam (8/4/2026).
Kiai Said menekankan pentingnya penguatan aqidah dan kapasitas keilmuan umat Islam sebagai modal utama menghadapi dinamika geopolitik dunia yang semakin kompleks.
Menurutnya, menjaga amanah agama harus berjalan beriringan dengan amanah insaniyah, yaitu penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi agar umat tidak tertinggal.
“Umat Islam harus memiliki kedaulatan mental dan intelektual. Tanpa penguasaan ilmu pengetahuan, kita akan sulit bersaing di kancah global,” tegas Kiai Said.
Ia juga mengingatkan bahwa ukhuwah Islamiyah dan penerapan prinsip Islam wasathiyah (moderat) menjadi fondasi penting dalam menjaga persatuan bangsa Indonesia.
Kemuliaan seorang hamba, lanjut Kiai Said, tidak hanya diukur dari aspek materi, melainkan dari kejujuran, amanah, serta akhlak mulia sebagaimana teladan Rasulullah SAW.
Pesan tersebut disambut positif oleh peserta Munas, termasuk dari kalangan pengelola pendidikan keagamaan di daerah yang hadir dalam forum tersebut.
Wakil Ketua Pondok Pesantren Wali Barokah Kota Kediri, Agung Riyanto, menilai materi tersebut sangat relevan dengan pola pembinaan di lingkungan pesantren saat ini.
Agung menyatakan bahwa ukhuwah Islamiyah dan prinsip moderasi beragama merupakan modal utama dalam menyikapi perubahan dunia yang sangat cepat.
“Pesan Kiai Said mengenai pentingnya menjaga amanah dan persatuan menjadi penguatan besar bagi kami dalam mendidik santri,” ungkap Agung Riyanto.
Sementara itu, Sekretaris Ponpes Wali Barokah, Daud Soleh, menyoroti penekanan Kiai Said mengenai pentingnya penguasaan sains bagi para generasi muda Islam.
Daud menjelaskan bahwa di Ponpes Wali Barokah, para santri terus didorong untuk adaptif terhadap ilmu pengetahuan modern di samping penguatan ilmu agama.
Penguasaan literasi dan sains dipandang sebagai bagian dari amanah kemanusiaan yang harus dipenuhi untuk mencetak sumber daya manusia berkualitas.
Melalui pembekalan ini, LDII diharapkan mampu berkontribusi lebih besar dalam meningkatkan kualitas SDM serta menjaga stabilitas nasional di tengah ketidakpastian global.
Sinergi antara ormas Islam dan lembaga pendidikan menjadi kunci utama dalam mewujudkan umat yang cerdas secara intelektual serta luhur secara budi pekerti.(*)













