ADAKITANEWS, Kediri – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Kediri, Eriani Annisa Hanindhito, secara resmi membuka rangkaian agenda Pondok Ramadan dan Bazar Ramadan di Pendopo Panjalu Jayati, Selasa (24/2/2026). Dalam arahannya, ia menggarisbawahi vitalnya peran seorang ibu dalam memperkokoh ketahanan keluarga sepanjang bulan suci.
Perempuan yang akrab disapa Mbak Cicha tersebut memandang bahwa atmosfer spiritual di dalam rumah sangat bergantung pada cara seorang ibu menghidupkan nilai-nilai ibadah. Istri Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana ini menegaskan bahwa sosok ibu adalah madrasah pertama bagi anak-anak dalam menanamkan karakter religi.
Ia memaparkan bahwa ketahanan keluarga dapat dibangun melalui aktivitas sederhana yang dilakukan secara berkelanjutan, seperti konsistensi salat berjemaah, penyiapan hidangan sahur, hingga pendampingan intensif bagi anak-anak yang tengah belajar berpuasa.
“Ketahanan keluarga tidak lahir dari hal-hal besar, tetapi dari kebiasaan kecil yang dilakukan dengan konsisten,” tutur Mbak Cicha dalam sambutannya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa Pondok Ramadan ini berfungsi ganda, yakni sebagai sarana penguatan spiritual sekaligus wadah sosialisasi ketahanan keluarga. Mengingat pentingnya materi yang disampaikan, ia berharap kegiatan yang dijadwalkan setiap Selasa dan Kamis hingga 13 Maret 2026 ini tidak hanya dihadiri oleh organisasi wanita, tetapi juga dimanfaatkan oleh masyarakat umum.
Melengkapi dimensi spiritual, TP PKK Kabupaten Kediri juga akan menyelenggarakan Bazar Ramadan pada 9–13 Maret 2026. Ajang ini direncanakan melibatkan puluhan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) unggulan dari berbagai penjuru Kabupaten Kediri.
Mbak Cicha mengajak masyarakat, terutama kaum perempuan, untuk aktif mendukung ekonomi kerakyatan dengan membeli produk-produk UMKM lokal. Baginya, memilih produk daerah adalah bentuk kontribusi nyata dalam menjaga stabilitas ekonomi keluarga di lingkungan sekitar.
“Dengan memilih dan menggunakan produk UMKM lokal, kita tidak hanya berbelanja, tetapi juga membantu menjaga ketahanan ekonomi keluarga-keluarga di sekitar kita di Ramadan ini,” jelasnya.
Senada dengan hal itu, Ketua Pokja 1 TP PKK Kabupaten Kediri, Dyah Saktiana, menambahkan bahwa seluruh rangkaian kegiatan ini juga diselingi dengan pengumpulan infak. Seluruh donasi yang terhimpun akan langsung disalurkan kepada warga yang membutuhkan sebelum Idulfitri tiba.
Dyah menyebutkan bahwa aksi sosial ini merupakan agenda rutin tahunan. Sebagai gambaran, pada tahun sebelumnya, TP PKK Kabupaten Kediri berhasil mengumpulkan dana infak sebesar Rp22,3 juta yang seluruhnya telah didistribusikan kepada masyarakat prasejahtera.
“Hasilnya akan langsung ditasrufkan pada bulan Ramadan tahun ini kepada masyarakat yang membutuhkan,” pungkasnya.(*)











