• Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
adakita.news
Advertisement
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
adakita.news
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
adakita.news
No Result
View All Result
Home Budaya

UNP Kediri dan UTP Malaysia Berkolaborasi Kembangkan Batik Dermo dengan Teknologi AI dan Pertukaran Budaya

RedaksibyRedaksi
20 Desember 2025
UNP Kediri dan UTP Malaysia Berkolaborasi Kembangkan Batik Dermo dengan Teknologi AI dan Pertukaran Budaya

ADAKITANEWS, Kediri – Universitas Nusantara PGRI (UNP) Kediri menjalin kolaborasi internasional dengan Universiti Teknologi PETRONAS (UTP) Malaysia untuk memperkuat pengembangan UMKM Batik di Kampung Batik Dermo, Kota Kediri.

Kerja sama ini difokuskan pada penguatan rebranding produk, inovasi desain, serta pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) agar Batik Dermo memiliki daya saing dan mampu menembus pasar regional ASEAN.

Kolaborasi tersebut dikemas dalam program pengabdian kepada masyarakat yang melibatkan mahasiswa UNP Kediri dan UTP Malaysia. Para mahasiswa terjun langsung mendampingi perajin batik di Kelurahan Dermo, mulai dari mempelajari proses membatik tradisional hingga mengembangkan motif batik baru berbasis teknologi digital yang lebih adaptif terhadap selera pasar internasional.

Tak hanya batik, mahasiswa dari kedua negara juga mengikuti kegiatan pembuatan wayang kulit bersama perajin lokal. Aktivitas ini menjadi bagian dari pertukaran budaya sekaligus upaya pelestarian kearifan lokal yang terintegrasi dengan dunia pendidikan.

Dekan Fakultas Teknik UNP Kediri, Dr. Sulistiono, M.Si., menilai Batik Dermo memiliki potensi besar untuk berkembang, namun masih membutuhkan penguatan dari sisi identitas merek dan inovasi produk.

“Mahasiswa kami arahkan untuk mendesain motif batik menggunakan teknologi AI. Hasil desain tersebut nantinya ditawarkan kepada para pengrajin di Dermo sebagai alternatif motif baru. Harapannya, Batik Dermo memiliki branding yang lebih kuat dan setidaknya bisa menembus pasar ASEAN,” ujar Sulistiono saat kegiatan di Kantor Kelurahan Dermo, Sabtu (20/12/2025).

Ia menambahkan, selain pengembangan desain, kegiatan ini juga memperkaya wawasan mahasiswa melalui pembelajaran langsung teknik membatik kain hingga pembuatan wayang kulit, sebagai bagian dari penguatan pengabdian masyarakat berbasis budaya lokal.

Sementara itu, Vice Provost Student Affairs UTP Malaysia, Saravanan Muthiah, mengapresiasi keterampilan dan kreativitas masyarakat Kelurahan Dermo dalam menjaga tradisi batik yang bernilai seni tinggi.

“Kami melihat masyarakat di sini sangat terampil dan cerdas dalam bidang batik. Ini merupakan pengalaman luar biasa bagi mahasiswa kami untuk belajar langsung teknik pembuatan batik yang memiliki nilai seni dan budaya tinggi,” ungkapnya.

Menurut Saravanan, kegiatan di Kampung Batik Dermo merupakan kolaborasi kedua antara UTP Malaysia dan UNP Kediri. Ia menilai kesiapan UNP Kediri membuat mahasiswa UTP mampu menyerap nilai-nilai pengabdian masyarakat secara optimal.

“Kami membawa mahasiswa untuk mengenal masyarakat di sini secara lebih mendalam. Mereka sangat aktif dan terbuka, terutama dalam pengembangan batik,” katanya.

Sebanyak 30 mahasiswa dan empat staf UTP Malaysia mengikuti rangkaian kegiatan pengenalan budaya di UNP Kediri dan Kampung Batik Dermo. Mereka mempraktikkan langsung pembuatan batik dan wayang kulit sebagai bagian dari upaya pelestarian budaya lintas negara.

“Tanpa dukungan UNP Kediri, saya rasa kegiatan ini tidak akan berjalan dengan baik. Kami sangat berterima kasih karena diberi kesempatan belajar langsung di sini,” imbuh Saravanan.

Salah satu mahasiswa UTP Malaysia, Ahmad Idzhad Hamzie Bin Fazal Anuar, mengaku pengalaman membatik secara langsung menjadi momen yang sangat berkesan.

“Ini pertama kalinya kami, mahasiswa dari Malaysia, mencanting batik dan membuat wayang kulit secara langsung. Pengalaman ini benar-benar tidak terlupakan,” ujarnya.

Mahasiswa UNP Kediri juga berperan aktif sebagai pendamping sekaligus duta budaya. Dista Fatmawati, mahasiswi Program Studi Teknik Informatika Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer UNP Kediri, menilai interaksi lintas budaya tersebut memperkaya pengalaman akademik dan sosial mahasiswa.

“Seru dan menantang. Ada perbedaan budaya, bahasa, dan kebiasaan yang justru membuat pengalaman belajar kami semakin berharga,” tuturnya.

Melalui kolaborasi ini, UNP Kediri menegaskan komitmennya sebagai kampus berwawasan global yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, sekaligus konsisten mengangkat potensi budaya lokal, termasuk Batik Kelurahan Dermo, agar mampu bersaing di tingkat regional.(*)

Baca Juga

Dukung Energi Hijau, Mbak Wali Luncurkan Lingkar Kediri untuk Perluas Akses Literasi

Peringati Hari Posyandu Nasional, Mbak Wali Tinjau Implementasi Posyandu 6 SPM di Burengan

Lindungi Garda Terdepan, Pemkot Kediri Vaksinasi Ratusan Tenaga Kesehatan dari Campak dan Rubella

Tags: Ahmad Idzhad Hamzie Bin Fazal AnuarAI BatikArtificial IntelligenceASEAN MarketBatik DermoDista FatmawatiGlobal CollaborationInovasi BatikKampung Batik DermoKediriKota KediriMahasiswa UNPMahasiswa UTPPelestarian Budayapengabdian masyarakatPertukaran BudayaRebranding BatikSaravanan MuthiahSulistionoUMKM BatikUniversitas Nusantara PGRI KediriUniversiti Teknologi PETRONASUNP KediriUTP Malaysiawayang kulit

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending Minggu Ini

Waspada Pinjol, BRI dan Yayasan MJB Edukasi Ratusan Warga Kediri Kelola Keuangan Keluarga

Waspada Pinjol, BRI dan Yayasan MJB Edukasi Ratusan Warga Kediri Kelola Keuangan Keluarga

19 April 2026
Hari Kesiapsiagaan Bencana 2026, Jombang Gelar Simulasi Inklusif Bersama Siswa SLB

Hari Kesiapsiagaan Bencana 2026, Jombang Gelar Simulasi Inklusif Bersama Siswa SLB

26 April 2026
Muscam Golkar Kediri Dapil 3, 4, dan 5 Digelar Bertahap, Cak Hadi Dorong Munculnya Pemimpin Muda

Muscam Golkar Kediri Dapil 3, 4, dan 5 Digelar Bertahap, Cak Hadi Dorong Munculnya Pemimpin Muda

25 April 2026
Menatap Laga Kandang, Persik Kediri Siap Tempur Hadapi Borneo FC di Stadion Brawijaya

Menatap Laga Kandang, Persik Kediri Siap Tempur Hadapi Borneo FC di Stadion Brawijaya

28 April 2026
Penumpang Bandara Dhoho Kediri Diprediksi Melonjak 55 Persen, Posko Lebaran 2026 Resmi Disiagakan

Penumpang Bandara Dhoho Kediri Diprediksi Melonjak 55 Persen, Posko Lebaran 2026 Resmi Disiagakan

13 Maret 2026

Untuk Anda

Catat 6 Gangguan Selama Lebaran 2026, KAI Daop 7 Madiun Perketat Pengawasan Jalur KA
Nasional

Catat 6 Gangguan Selama Lebaran 2026, KAI Daop 7 Madiun Perketat Pengawasan Jalur KA

5 April 2026
Mas Dhito Instruksikan Kesiapsiagaan Hadapi Lonjakan Lalu Lintas dan Potensi Bencana Saat Nataru
Nasional

Mas Dhito Instruksikan Kesiapsiagaan Hadapi Lonjakan Lalu Lintas dan Potensi Bencana Saat Nataru

23 Desember 2025
adakita.news

PT. Adakita Aksara Media - ©2026

Informasi

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial

PT. Adakita Aksara Media - ©2026