ADAKITANEWS, Tulungagung – Jajaran Polsek Pagerwojo, Polres Tulungagung, bergerak cepat melakukan monitoring dan pengamanan terhadap kondisi jembatan di Desa Kedungcangkring, Kecamatan Pagerwojo, Kabupaten Tulungagung.
Infrastruktur vital yang menjadi salah satu jalur alternatif menuju kawasan objek wisata Bendungan Wonorejo tersebut mengalami kerusakan parah berupa ambrolnya pondasi di bagian bawah.
Kerusakan ini dinilai sangat membahayakan keselamatan pengguna jalan sekaligus mengancam kelancaran mobilitas warga dan sektor perekonomian lokal.
Kasi Humas Polres Tulungagung, Iptu Nanang, menegaskan bahwa kepolisian langsung berkoordinasi dengan pemerintah desa dan dinas terkait begitu mendapati adanya kerusakan struktur jembatan.
“Kami mengimbau masyarakat agar mematuhi penutupan jalan dan arahan petugas di lapangan selama proses perbaikan berlangsung. Pengguna jalan, khususnya pengendara roda empat, diharapkan mengikuti jalur pengalihan yang telah ditentukan,” ujar Iptu Nanang, Sabtu (31/10/2026).
Saat ini, dinas terkait tengah bergerak melaksanakan perbaikan darurat di lokasi kejadian. Selama proses pengerjaan konstruksi berlangsung, akses utama jembatan ditutup total untuk menghindari risiko kecelakaan.
Guna mengurai potensi kemacetan dan menjaga kelancaran mobilitas, Polsek Pagerwojo memberlakukan skema pengalihan arus lalu lintas di mana kendaraan roda empat dialihkan sepenuhnya melalui jalur alternatif via Serabah, sementara kendaraan roda dua diperbolehkan melintas menggunakan jembatan darurat yang dibangun tepat di samping jembatan utama dengan tingkat kehati-hatian tinggi.
Polres Tulungagung memastikan personelnya akan terus bersiaga di sekitar lokasi untuk membantu pengaturan arus lalu lintas serta mengawasi kedisiplinan pengendara yang melintas.
Masyarakat diimbau agar tidak memaksakan diri menerobos area penutupan dan senantiasa mematuhi rambu-rambu petunjuk demi keselamatan bersama hingga perbaikan jembatan rampung sepenuhnya.











