ADAKITANEWS, Kediri – Sebanyak 78 gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Kediri resmi beroperasi. Koperasi ini disiapkan sebagai sarana kegiatan ekonomi desa sekaligus infrastruktur penyalur bantuan sosial (bansos) dan barang subsidi kepada masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Kediri mendukung program strategis Presiden Prabowo Subianto ini, salah satunya melalui pengadaan lahan untuk pembangunan gerai. Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menegaskan keberadaan KDKMP di 344 desa dan kelurahan bukan untuk mematikan usaha lokal, melainkan menjamin pemenuhan barang bersubsidi.
“Bukan untuk bersaing, tapi untuk kebutuhan subsidi masyarakat nantinya dicukupi dari koperasi (KDKMP) ini,” kata Hanindhito usai mendampingi Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan meninjau KDKMP Sonorejo, Kecamatan Grogol, Kamis (15/10/2026).
Selain menjadi saluran distribusi bansos seperti Program Keluarga Harapan (PKH), KDKMP bakal difungsikan untuk menyalurkan elpiji 3 kilogram, pupuk bersubsidi, hingga kebutuhan pokok. Koperasi ini juga akan terintegrasi dengan layanan perbankan dan program permodalan usaha PNM Mekaar berbunga ringan.
Hingga saat ini, sebanyak 343 gerai KDKMP telah berdiri dari total 344 desa dan kelurahan di Kabupaten Kediri. Hanindhito meminta seluruh proses perizinan bangunan, termasuk Sertifikat Laik Fungsi (SLF), diperiksa secara teliti agar operasional berjalan tertib.
“Hari ini yang kita cek SLF-nya. Karena ini program prioritas Bapak Presiden, maka segala sesuatu yang berkaitan dengan perizinan dan sebagainya tentu harus tertib, itu pasti,” tegasnya.
Menko Pangan Zulkifli Hasan menambahkan, KDKMP diproyeksikan untuk mencegah kebocoran distribusi barang bersubsidi agar tepat sasaran. Koperasi ini juga dirancang menjadi penampung atau offtaker hasil pertanian warga, misalnya membeli gabah sesuai standar harga pemerintah jika harga di tingkat petani jatuh di bawah Rp6.500 per kilogram.
“Ini semualah yang diprogramkan Bapak Presiden agar tiap desa itu ada pusat pertumbuhan ekonomi sehingga desa maju dan berkembang,” ujar Zulkifli.(*)











