ADAKITANEWS, Lumajang – Musibah tanah longsor melanda kawasan RT 22 RW 08 Dusun Jonggrang, Desa Tamanayu, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, pada Sabtu (31/10/2026) sekitar pukul 02.10 WIB.
Peristiwa naas tersebut dipicu oleh guyuran hujan berintensitas sedang hingga lebat yang melanda kawasan lereng tersebut sejak Jumat siang. Kondisi tanah yang labil memicu tebing setinggi kurang lebih 10 meter mendadak longsor dan menimbun rumah warga saat para penghuni sedang tertidur pulas.
Peristiwa ini mengakibatkan dua orang warga dilaporkan meninggal dunia di tempat, yakni Imron Rosadi (40) dan putri kandungnya, Ananda Hilya (9).
Pemerintah Kabupaten Lumajang melalui BPBD menyampaikan rasa belasungkawa mendalam serta mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan menghadapi ujian berat ini.
“Tim gabungan dari Koramil 0821/14 Pronojiwo, Pemdes Tamanayu, TRC-PB BPBD, serta warga setempat langsung bergerak cepat melakukan proses evakuasi korban dan pembersihan material tanah di lokasi,” rilis resmi BPBD Lumajang.
Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan masih berada di lokasi untuk melangsungkan kaji cepat (asesmen) guna mengidentifikasi tingkat kerusakan serta menghitung kebutuhan logistik lanjutan.
BPBD Kabupaten Lumajang juga memantau ketat pergerakan tanah di sekitar lokasi agar situasi tetap terkendali dan mencegah timbulnya longsor susulan.
Menyikapi tingginya curah hujan di awal musim penghujan ini, BPBD Kabupaten Lumajang meminta warga yang bermukim di daerah lereng, perbukitan, maupun di bawah tebing curam untuk memperketat kewaspadaan.
Masyarakat diminta segera mengungsi dan melapor ke perangkat desa atau BPBD jika mengamati indikasi bahaya seperti munculnya celah retakan baru pada tanah perbukitan atau halaman rumah, timbulnya resapan air abnormal pada dinding tebing, hingga perubahan aliran air selokan atau sungai di lereng yang mendadak keruh dan berlumpur secara tiba-tiba.











