ADAKITANEWS, Surabaya – Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar Muhammad Sarmuji menghubungi saudara-saudaranya satu persatu melalui sambungan telepon usai resmi dilantik sebagai Menteri Perindustrian. Salah satu kerabat yang dihubungi adalah adiknya sendiri, M Hadi Setiawan, yang menjabat sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Kediri sekaligus anggota Komisi B DPRD Jawa Timur.
Dalam komunikasi jarak jauh tersebut, Sarmuji secara khusus memohon doa restu dari para saudaranya agar selalu diberi kekuatan dalam mengemban amanah baru di pemerintahan.
Di samping itu, ia turut menitipkan sebuah pesan kepada M Hadi Setiawan yang karib disapa Cak Hadi agar “melanjutkan berjualan telur”.
Cak Hadi menangkap pesan tersebut bukan dalam artian harfiah untuk kembali berdagang telur, melainkan sebagai sebuah instruksi metaforis agar dirinya senantiasa konsistensi dalam memberikan pengabdian kepada masyarakat.
“Setelah pelantikan, Cak Sar menelepon saudara-saudaranya satu per satu, termasuk saya. Kami ada empat bersaudara. Cak Sar telepon saya mengatakan minta doa restu. Sesama saudara pasti akan selalu saling mendoakan. Kemudian Cak Sarmuji berpesan kepada saya untuk tetap melanjutkan berjualan telur,” ujar Cak Hadi, Jumat (2/10/2026).
Ia menerangkan bahwa kalimat tersebut mengingatkannya pada kegiatan sosial pembagian telur kepada warga yang pernah dilakukan oleh jajaran DPD Partai Golkar Kabupaten Kediri sebelumnya.
“Bagi saya pesan tersebut disampaikan oleh Cak Sar sebagai seorang kader Partai Golkar. Sebelumnya DPD Partai Golkar Kabupaten Kediri memang pernah mengadakan kegiatan bagi-bagi telur kepada masyarakat. Dan program tersebut kemungkinan masuk ke dalam hati sanubari Cak Sar dan dinilai sebagai sebuah kebajikan,” ucapnya.
Bagi Cak Hadi, arahan tersebut diterjemahkan sebagai pendorong moril guna melangkah secara berkelanjutan dalam menghadirkan kebaikan bagi masyarakat tanpa gentar menghadapi bermacam tantangan.
“Selain itu, saya memaknai pesan tersebut adalah agar saya terus fokus dan konsisten berbuat yang terbaik untuk masyarakat, dan tidak menyerah meskipun menghadapi situasi apa pun,” tuturnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto melantik Muhammad Sarmuji sebagai Menteri Perindustrian di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Kamis (1/10/2026), untuk menggantikan pejabat sebelumnya, Agus Gumiwang Kartasasmita.
Penunjukan politikus yang sebelumnya duduk sebagai anggota DPR RI sekaligus Sekjen DPP Partai Golkar ini didasarkan pada Keputusan Presiden Nomor 104/P Tahun 2026.
Diketahui ada 18 pejabat yang hari itu dilantik bersama M Sarmuji, mencakup posisi menteri, wakil menteri, kepala badan, lembaga, hingga pimpinan tinggi. Di antaranya adalah Bahlil Lahadalia yang dilantik menjadi Menko Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi, Sugiono sebagai Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Dudung Abdurahman sebagai Menko Bidang Politik dan Keamanan, serta Arrmanatha Nasir sebagai Menteri Luar Negeri.(*)











