adakita.news
Advertisement
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
adakita.news
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
adakita.news
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Edukasi Gaya Hidup Sehat Remaja, Pemkot Kediri Gelar Workshop Peer Educator GEN Z SEHATI

Rochmatullah KurniawanbyRochmatullah Kurniawan
7 Agustus 2026
Edukasi Gaya Hidup Sehat Remaja, Pemkot Kediri Gelar Workshop Peer Educator GEN Z SEHATI

Baca Juga

Pemkot Kediri Susun Program Budaya Sekolah Aman dan Nyaman Cegah Kekerasan

Pemkot Kediri Evaluasi Kinerja Pemerintah Digital 2026 Bersama KemenPAN-RB

Ratusan Pedagang Pasar Kota Kediri Demo DPRD dan Pemkot Tuntut Evaluasi Pengelolaan Pasar

ADAKITANEWS, Kediri – Langkah Pemerintah Kota Kediri dalam mengajak kelompok remaja untuk lebih peduli terhadap kesehatan sejak dini disambut antusias oleh para pelajar. Hal tersebut tampak dalam agenda Workshop Peer Educator GEN Z SEHATI (Sehat Anti Hipertensi) yang diselenggarakan di salah satu hotel di Kota Kediri pada Kamis (6/8/2026).

Salah seorang peserta, Gracia, siswi SMAK St. Agustinus Kediri, mengutarakan bahwa dirinya mendapatkan banyak wawasan baru selama mengikuti workshop. Edukasi yang diperoleh mencakup teknik pengukuran tekanan darah hingga pentingnya pemeliharaan kesehatan mental.

“Di sini saya bisa belajar banyak hal, mulai dari cara mengukur tekanan darah sampai tentang mental health dari psikolog. Yang paling menarik bagi saya adalah materi tentang hipertensi di usia remaja,” ujar Gracia.

Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber profesional, yakni dr. M. Ujung Baehaqi, Sp.PD, dokter spesialis penyakit dalam RS Bhayangkara Kediri, serta Shofi Mirwani, M.Psi, Psikolog dari UIN Syekh Wasil Kediri.

Gracia menilai penjelasan yang disampaikan pemateri sangat komunikatif dan ramah remaja. Penyampaian teori yang dipadukan dengan sesi praktik langsung membuat seluruh materi dapat diserap dengan mudah.

“Penyampaian materinya mudah dipahami dan menggunakan bahasa yang mudah dicerna. Ditambah lagi ada praktikum, jadi saya semakin paham,” ucapnya.

Siswa kelas XI ini mengaku terdorong untuk mulai menerapkan pola hidup bersih dan sehat, terutama dalam memilih jenis asupan serta mengatur porsi gizi harian.

“Setelah mengikuti kegiatan ini, saya ingin mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat. Saya mau mencoba menyeimbangkan pola makan, porsi makanan, dan asupan gizi yang perlu saya cukupi dalam setiap piring yang saya makan,” katanya.

Ia berharap pelatihan serupa dapat diprogramkan secara berkesinambungan agar kebermanfaatannya menjangkau lebih banyak pelajar.

“Semoga kegiatan seperti ini rutin diselenggarakan. Kalau ada lagi, saya antusias untuk mengikuti lagi,” tuturnya.

Di sisi lain, Kepala Dinas Kesehatan Kota Kediri, dr. Hamida, Sp.P, mengungkapkan bahwa workshop ini digelar sebagai respons atas ditemukannya temuan kasus tekanan darah tinggi pada rentang usia remaja.

Merujuk pada data Aplikasi Sehat Indonesiaku (SSI) Kota Kediri tahun 2025, dari 5.697 remaja rentang usia 15-17 tahun yang mengikuti pemeriksaan tekanan darah, sebanyak 234 siswa atau 4,1 persen di antaranya mencatatkan angka tekanan darah mencapai atau melebihi 140/90 mmHg.

dr. Hamida menjelaskan, temuan ini mengindikasikan adanya pergeseran tren hipertensi ke kelompok usia muda. Pemicu utamanya didominasi oleh pola hidup minim aktivitas fisik, tingginya konsumsi makanan bernatrium tinggi, hingga beban tekanan akademik maupun lingkungan sosial.

“Pendekatan gaya hidup sehat kepada remaja akan jauh lebih efektif apabila disampaikan oleh teman sebaya. Karena itu, peserta tidak hanya dibekali pengetahuan medis dasar mengenai bahaya akumulasi gaya hidup yang tidak sehat, tetapi juga keterampilan psikologis,” jelasnya.

Melalui pelatihan ini, para peserta dibekali kemampuan teknis penggunaan alat ukur kesehatan untuk meningkatkan rasa percaya diri mereka saat mengedukasi rekan sebayanya di sekolah.


Pemkot Kediri memproyeksikan para peserta dapat bertindak sebagai peer educator atau pendidik sebaya sekaligus pelopor kampanye hidup sehat, layanan konseling dasar, hingga penggerak deteksi dini risiko penyakit tidak menular di area sekolah.

Dinas Kesehatan turut mengimbau pihak sekolah untuk memberikan dukungan penuh melalui optimalisasi wadah Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) guna menjamin keberlanjutan peran peer educator.

“Kami berharap tim pelaksana UKS di masing-masing sekolah dapat merangkul, memfasilitasi, dan mengintegrasikan peer educator ini ke dalam program kerja UKS. Dengan demikian, mereka memiliki ruang gerak yang terstruktur, mulai dari deteksi dini tekanan darah, menjadi konselor sebaya, hingga menggerakkan kampanye pola hidup sehat di sekolah secara berkelanjutan,” pungkas dr. Hamida.(*)

Tags: Berita KediriDinkes Kota Kediridr HamidaGEN Z SEHATIHipertensi RemajaKesehatan SekolahPeer EducatorPemkot Kediri

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending Minggu Ini

Usulan Warga Wonojoyo soal Jalan Rusak Diakomodasi DPD Golkar Kabupaten Kediri

Usulan Warga Wonojoyo soal Jalan Rusak Diakomodasi DPD Golkar Kabupaten Kediri

21 September 2026
Rincian Lengkap Mutasi Pejabat Eselon 2, 3, dan 4 Pemkot Kediri yang Dilantik Wali Kota Vinanda Prameswati

Rincian Lengkap Mutasi Pejabat Eselon 2, 3, dan 4 Pemkot Kediri yang Dilantik Wali Kota Vinanda Prameswati

2 September 2026
Kabupaten Kediri Jadi Tuan Rumah Kejurprov PERSANI Jatim 2026, 279 Atlet Bersaing di SLG

Kabupaten Kediri Jadi Tuan Rumah Kejurprov PERSANI Jatim 2026, 279 Atlet Bersaing di SLG

16 September 2026
KAI Daop 7 Madiun Kenalkan Moda Transportasi dan Keselamatan Kereta Api Sejak Dini Lewat Eduspoor

KAI Daop 7 Madiun Kenalkan Moda Transportasi dan Keselamatan Kereta Api Sejak Dini Lewat Eduspoor

17 September 2026
Pemkot Kediri dan Kementerian Koperasi Verifikasi Bangunan Fisik Koperasi Merah Putih Ngronggo dan Tosaren

Pemkot Kediri dan Kementerian Koperasi Verifikasi Bangunan Fisik Koperasi Merah Putih Ngronggo dan Tosaren

19 September 2026

Untuk Anda

Promo Diskon Tiket Kereta 30 Persen Masih Berlaku, KAI Daop 7 Madiun Ajak Masyarakat Manfaatkan hingga 10 Januari 2026
Ekonomi

Promo Diskon Tiket Kereta 30 Persen Masih Berlaku, KAI Daop 7 Madiun Ajak Masyarakat Manfaatkan hingga 10 Januari 2026

8 Januari 2026
KAI Daop 7 Madiun Tanamkan Disiplin Keselamatan Lewat Safari Kisah Kak David
Nasional

KAI Daop 7 Madiun Tanamkan Disiplin Keselamatan Lewat Safari Kisah Kak David

9 Mei 2026
adakita.news

PT. Adakita Aksara Mediatama - ©2026

Informasi

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer/Klausula
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial

PT. Adakita Aksara Mediatama - ©2026