adakita.news
Advertisement
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
adakita.news
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
adakita.news
No Result
View All Result
Home Politik Pemerintahan

Vinanda Prameswati Sampaikan Jawaban Pandangan Umum Fraksi DPRD Kota Kediri Terkait APBD 2025

Rochmatullah KurniawanbyRochmatullah Kurniawan
17 Juli 2026
Vinanda Prameswati Sampaikan Jawaban Pandangan Umum Fraksi DPRD Kota Kediri Terkait APBD 2025

Baca Juga

Menko Pangan Zulkifli Hasan dan Wali Kota Kediri Hadiri Pengajian Maulid Nabi di Ponpes Al-Amien

Wali Kota Kediri Dorong UNISKA Hadirkan Inovasi dan Solusi Nyata Ketahanan Pangan

Tutup Gelaran SYIAR 2026, Kota Kediri Catat Transaksi dan Pembiayaan Syariah Rp14,08 Miliar

ADAKITANEWS, Kediri – Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menyampaikan jawaban atas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna yang digelar di BKPSDM Kota Kediri, Jumat (17/7/2026).

Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Kota Kediri Firdaus. Sebelum penyampaian jawaban dari Wali Kota, tujuh fraksi DPRD terlebih dahulu menyampaikan pandangan umum terhadap raperda tersebut.

Dalam pemaparannya, Vinanda menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Kediri terus mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus meminimalkan potensi kebocoran penerimaan daerah. Berbagai langkah dilakukan, di antaranya melalui optimalisasi pendataan dan pemutakhiran data objek pajak serta retribusi, penerapan sistem pembayaran nontunai, pemanfaatan sistem pemantauan secara real time, penguatan pengawasan melalui pemasangan alat monitoring transaksi (tax mapper), serta peningkatan kepatuhan wajib pajak dan wajib retribusi melalui edukasi, sosialisasi, penegakan regulasi secara konsisten, dan pemeriksaan.

Selain itu, pemerintah daerah juga berupaya meningkatkan kontribusi badan usaha milik daerah (BUMD) terhadap PAD dengan memperkuat kualitas pelayanan kepada masyarakat. Langkah yang dilakukan meliputi pengembangan layanan digital, peningkatan kualitas pelayanan pelanggan, optimalisasi pemanfaatan aset perusahaan, pengembangan produk dan jasa yang memiliki prospek usaha, perluasan kerja sama dengan berbagai pihak, serta transformasi tata kelola perusahaan agar lebih profesional, efisien, dan berkelanjutan.

Vinanda mengungkapkan, berdasarkan realisasi tahun anggaran sebelumnya, Perumda Pasar telah melampaui target kontribusi PAD yang ditetapkan. Capaian tersebut akan terus dipertahankan melalui berbagai inovasi dalam pelayanan dan pengelolaan usaha.

“Secara umum Pemerintah Kota Kediri senantiasa melakukan evaluasi kinerja BUMD melalui penetapan indikator kinerja yang terukur, monitoring berkala, evaluasi terhadap pencapaian target perusahaan, serta penguatan implementasi tata kelola perusahaan yang baik sehingga BUMD mampu memberikan manfaat ekonomi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Vinanda juga memaparkan capaian misi pembangunan daerah, khususnya misi maju dan produktif. Untuk misi maju, sejumlah indikator seperti indeks gini, persentase kontribusi sektor strategis perdagangan, pertanian, dan perikanan terhadap produk domestik regional bruto (PDRB), indeks daya saing daerah, tingkat kemiskinan, serta tingkat pengangguran terbuka pada 2025 seluruhnya berada dalam kategori sangat tinggi.

Sementara itu, pertumbuhan ekonomi dinilai belum optimal. Namun, pertumbuhan ekonomi di luar sektor industri pengolahan mencapai 7,33 persen dan proporsi PDRB nonindustri pengolahan meningkat sebesar 1,09 persen.

“Sedangkan indikator pertumbuhan ekonomi, meskipun pertumbuhannya belum optimal, namun pertumbuhan ekonomi nonindustri pengolahan cukup tinggi sebesar 7,33 persen. Proporsi PDRB nonindustri pengolahan juga mengalami kenaikan sebesar 1,09 persen,” katanya.

Untuk misi produktif, Vinanda menyebut sejumlah indikator, seperti Indeks Pembangunan Manusia (IPM), indeks kesehatan, indeks pendidikan, dan indeks pembangunan gender pada 2025 juga berhasil mencapai kategori sangat tinggi.

Menutup pemaparannya, Wali Kota Kediri menjelaskan strategi pemerintah daerah dalam mengatasi keterbatasan kapasitas tempat pemrosesan akhir (TPA). Upaya tersebut dilakukan melalui optimalisasi pengurangan sampah di TPS3R, peningkatan peran bank sampah, serta penerapan sistem pemilahan sampah sejak dari sumbernya.(*)

Tags: APBD 2025 Kota KediriBUMD KediriDPRD Kota KediriPAD Kota KediriPengelolaan Sampah TPAPertumbuhan Ekonomi KediriPerumda Pasar KediriVinanda PrameswatiWali Kota Kediri

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending Minggu Ini

Rincian Lengkap Mutasi Pejabat Eselon 2, 3, dan 4 Pemkot Kediri yang Dilantik Wali Kota Vinanda Prameswati

Rincian Lengkap Mutasi Pejabat Eselon 2, 3, dan 4 Pemkot Kediri yang Dilantik Wali Kota Vinanda Prameswati

2 September 2026
Rinnegan Terkuat dalam Dunia Shinobi! Mata Legendaris dengan Kekuatan Dahsyat di Anime Naruto

Rinnegan Terkuat dalam Dunia Shinobi! Mata Legendaris dengan Kekuatan Dahsyat di Anime Naruto

20 Mei 2026
Atribut Seragam Pramuka Abdul Mu’ti Jadi Sorotan Warganet Usai Terima Lencana Darma Bakti

Atribut Seragam Pramuka Abdul Mu’ti Jadi Sorotan Warganet Usai Terima Lencana Darma Bakti

9 September 2026
Cak Hadi Jalin Simakrama dengan PHDI Kediri, Dorong Penguatan Kerukunan dan Kolaborasi Budaya

Cak Hadi Jalin Simakrama dengan PHDI Kediri, Dorong Penguatan Kerukunan dan Kolaborasi Budaya

5 September 2026
Pengcab ORADO Kota Kediri Gelar Domino Challenge di CFD untuk Kenalkan Olahraga Otak

Pengcab ORADO Kota Kediri Gelar Domino Challenge di CFD untuk Kenalkan Olahraga Otak

5 September 2026

Untuk Anda

Rilis Kinerja Maret 2026, Kepala OJK Kediri Ismirani Saputri Ungkap Aset Perbankan Tembus Rp116 Triliun
Ekonomi

Rilis Kinerja Maret 2026, Kepala OJK Kediri Ismirani Saputri Ungkap Aset Perbankan Tembus Rp116 Triliun

11 Juni 2026
Realisasi Investasi Kota Kediri 2025 Tembus Rp1,66 Triliun, Serap Puluhan Ribu Tenaga Kerja
Ekonomi

Realisasi Investasi Kota Kediri 2025 Tembus Rp1,66 Triliun, Serap Puluhan Ribu Tenaga Kerja

5 Maret 2026
adakita.news

PT. Adakita Aksara Mediatama - ©2026

Informasi

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer/Klausula
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial

PT. Adakita Aksara Mediatama - ©2026