• Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
adakita.news
Advertisement
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
adakita.news
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
adakita.news
No Result
View All Result
Home Nasional Peristiwa

BMKG Prediksi Fenomena Bediding di Kediri Berlangsung hingga September dan Ingatkan Potensi Gangguan Kesehatan

Rochmatullah KurniawanbyRochmatullah Kurniawan
11 Juni 2026
BMKG Prediksi Fenomena Bediding di Kediri Berlangsung hingga September dan Ingatkan Potensi Gangguan Kesehatan

Baca Juga

Pantau Pladu Sungai Brantas, Pj Sekda Kediri Ingatkan Warga Prioritaskan Keselamatan

Kota Kediri Dilanda Cuaca Ekstrem, BPBD Tangani Pohon Tumbang di 13 Titik Strategis

Evaluasi Makan Bergizi Gratis di Kediri: Pemkot Bangun 3 SPPG Baru, Anggaran Per Porsi Diluruskan

ADAKITANEWS, Kediri – Warga Kota Kediri belakangan ini merasakan penurunan suhu udara yang cukup ekstrem, khususnya sejak malam hingga menjelang pagi hari. Gejala alam yang kerap disebut dengan istilah bediding ini merupakan peristiwa tahunan yang normal terjadi ketika suatu wilayah memasuki musim kemarau.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Kediri, Joko Arianto, membenarkan bahwa kawasan Kediri Raya beserta mayoritas wilayah di Jawa Timur kini tengah dilanda fenomena bediding. Kondisi ini ditandai dengan penurunan suhu udara yang amat mencolok pada waktu malam dan pagi hari.

“Fenomena ini merupakan hal yang wajar karena wilayah Jawa Timur telah memasuki musim kemarau sejak bulan Mei. Penyebab utamanya adalah aliran angin timuran yang membawa massa udara dingin dan kering dari Australia menuju Indonesia,” tutur Joko.

Ia menambahkan, sifat udara yang cenderung kering dan dingin tersebut mengakibatkan proses pembentukan awan di langit menjadi berkurang. Dampaknya, energi panas bumi yang diserap sepanjang siang hari akan terlepas kembali ke atmosfer secara cepat pada malam hari tanpa ada hambatan dari lapisan awan, sehingga memicu suhu udara menjadi jauh lebih dingin.

Berdasarkan hasil koordinasi BPBD Kota Kediri dengan BMKG Dhoho Kediri, fenomena bediding ini diperkirakan akan menyelimuti wilayah setempat sepanjang musim kemarau, yakni berkisar antara bulan Mei sampai September. Di samping memicu penurunan suhu, fenomena ini pun mengakibatkan tingkat kelembapan udara merosot serta laju kecepatan angin berembus lebih kencang.

“Kondisi tersebut berpotensi menyebabkan kulit kering, meningkatkan risiko Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), serta memperbesar potensi terjadinya kebakaran lahan maupun kebakaran akibat kelalaian manusia,” ucapnya.

Guna menghadapi situasi ini, warga diminta untuk lebih memperhatikan kondisi kesehatan tubuh. Beberapa langkah yang disarankan antara lain mengenakan baju hangat atau tebal di malam dan pagi hari, meningkatkan konsumsi air putih agar tubuh tidak kekurangan cairan, serta selalu mengenakan masker tiap kali melakukan mobilitas di luar ruangan.

Sebagai langkah mitigasi, BPBD Kota Kediri telah bersinergi dengan sejumlah instansi pemerintah daerah setempat. Bersama Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), upaya antisipasi difokuskan pada sektor pertanian melalui pengaturan jadwal tanam dan panen yang tepat agar para petani terhindar dari risiko gagal panen akibat kemarau.

Langkah preventif juga dijalankan bersama PDAM Tirta Dhaha guna mengantisipasi ancaman krisis air bersih. Strategi yang ditempuh meliputi peningkatan kapasitas produksi pada sejumlah sumur bor yang siap dioperasikan sewaktu-waktu jika terjadi kelangkaan pasokan air.

Pada bidang kesehatan, BPBD menjalin komunikasi intensif dengan Dinas Kesehatan untuk mengawal kesiapsiagaan terhadap ancaman penyakit yang rawan mewabah selama musim kemarau dan periode bediding berlangsung. Seluruh pembaruan data cuaca dari BMKG pun didistribusikan secara berkala ke tiap dinas terkait sebagai pijakan tindakan preventif.

Joko turut mewanti-wanti seluruh lapisan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman bencana kebakaran dengan menghindari aktivitas pembakaran di area terbuka secara sembarangan.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak membuang rokok sembarangan dan tidak membakar sampah karena dapat memicu kebakaran. Seluruh instansi terkait sudah siap menjalankan tugas dan fungsi masing-masing untuk mengantisipasi dampak musim kemarau dan fenomena bediding ini,” pungkasnya.

Jika warga menemui situasi darurat atau memerlukan penanganan cepat terkait imbas musim kemarau ini, mereka dapat segera melapor melalui saluran darurat resmi Lapor Mbak Wali 112 agar pesan tersebut bisa langsung diteruskan kepada dinas terkait.(*)

Tags: BPBD Kota Kediricuaca Kedirifenomena bedidingKesehatan masyarakatmusim kemaraupencegahan kebakaransuhu dingin

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending Minggu Ini

Bupati Jombang Resmikan Gedung Aimmah Ponpes El-Haq, Tegaskan Peran Strategis Pesantren Bangun Peradaban

Bupati Jombang Resmikan Gedung Aimmah Ponpes El-Haq, Tegaskan Peran Strategis Pesantren Bangun Peradaban

25 Januari 2026
DPD Partai Golkar Kabupaten Kediri Salurkan Bantuan Sosial untuk Korban Musibah di Pare dan Puncu

DPD Partai Golkar Kabupaten Kediri Salurkan Bantuan Sosial untuk Korban Musibah di Pare dan Puncu

2 Januari 2026
Imigrasi Bongkar Sindikat Love Scamming Internasional di Tangerang, 27 WNA Diamankan

Imigrasi Bongkar Sindikat Love Scamming Internasional di Tangerang, 27 WNA Diamankan

19 Januari 2026
Pemkot Kediri Perkuat Sinergi dengan Bank Indonesia, Dorong Ekonomi Tangguh dan Mandiri

Pemkot Kediri Perkuat Sinergi dengan Bank Indonesia, Dorong Ekonomi Tangguh dan Mandiri

28 Januari 2026
Isbat Nikah Massal Warnai Peringatan Hari Ibu di Kabupaten Kediri

Isbat Nikah Massal Warnai Peringatan Hari Ibu di Kabupaten Kediri

5 Desember 2025

Untuk Anda

Antisipasi Kepadatan Agenda Gus Iqdam, KAI Imbau Penumpang di Stasiun Kediri Datang Lebih Awal
Nasional

Antisipasi Kepadatan Agenda Gus Iqdam, KAI Imbau Penumpang di Stasiun Kediri Datang Lebih Awal

19 April 2026
Bank Indonesia Gelar SERAMBI 2026: Layanan Penukaran Uang Rupiah Lebaran Dibuka hingga 15 Maret
Ekonomi

Bank Indonesia Gelar SERAMBI 2026: Layanan Penukaran Uang Rupiah Lebaran Dibuka hingga 15 Maret

19 Februari 2026
adakita.news

PT. Adakita Aksara Media - ©2026

Informasi

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial

PT. Adakita Aksara Media - ©2026