ADAKITANEWS, Kediri – Pemerintah Kota Kediri menggelar workshop Penguatan Kompetensi Guru PAUD dalam Pembelajaran Inklusi di Aula Ki Hajar Dewantara, Rabu (15/4/2026).
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini mengusung tema “Optimalisasi Deep Learning dalam Membentuk Karakter dan Kemandirian Anak”.
Sebanyak 250 perwakilan pendidik dari jenjang TK, KB, SPS, hingga TPA se-Kota Kediri hadir untuk meningkatkan kualitas pengajaran di lembaga masing-masing.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Kediri, Mandung Sulaksono, menegaskan bahwa penerapan metode Deep Learning kini menjadi perhatian serius pemerintah.
Metode Pembelajaran Mendalam ini mendorong guru menciptakan suasana belajar yang menyenangkan agar anak memiliki kesadaran penuh dalam memahami materi.
“Guru tidak hanya menyampaikan materi secara tekstual, melainkan membangun kondisi yang membuat anak sadar dan paham akan pesan yang disampaikan,” jelas Mandung.
Berdasarkan data nasional, penerapan metode ini di jenjang PAUD masih di bawah 30 persen, sehingga workshop ini menjadi langkah akselerasi yang penting.
Para peserta dibekali materi pembelajaran berdiferensiasi yang mencakup aspek olah pikir, olah rasa, serta olah hati bagi peserta didik.
Selain itu, diperkenalkan pula metode STEAM (Science, Technology, Engineering, Art, and Mathematics) untuk membangun karakter anak sejak dini.
Guru didorong lebih inovatif dalam memanfaatkan Alat Permainan Edukatif (APE) agar proses belajar mengajar menjadi lebih interaktif dan efektif.
Mandung menekankan bahwa anak didik PAUD saat ini adalah calon pemimpin masa depan yang akan mengisi momentum Indonesia Emas 2045.
Workshop ini menghadirkan narasumber kompeten, Wiedy Putri Fauziah dan Atik Rakhmawati, yang membimbing peserta dalam sesi praktik langsung.
Sebagai tindak lanjut, Dinas Pendidikan akan melakukan monitoring ke berbagai lembaga PAUD pada bulan Mei mendatang untuk mengevaluasi implementasi di lapangan.
Setiap lembaga juga diwajibkan mengirimkan video praktik baik sebagai bahan dokumentasi dan evaluasi bersama antar pendidik.
Mandung berharap semangat dan totalitas para guru PAUD dapat menjadi fondasi kokoh bagi pembentukan generasi masa depan bangsa yang berkualitas.(*)











